• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Bekali Program Penguatan Kapasitas Personel Lemhannas RI

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 16 Juli 2021 - 13:23
in Nasional
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Surya Tjandra.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Surya Tjandra.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Surya Tjandra berkesempatan untuk menjadi pembicara dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Personel Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Tahun 2021 dengan tema Making Indonesia 4.0 secara daring, Kamis (15/07/2021).

Pada kegiatan tersebut, peserta dibekali program penguatan kapasitas personel dengan pendekatan Theory U dan Systems Thinking untuk memahami struktur permasalahan sistemik, perbedaan konsep berpikir linear dan sistem, serta cara mengkomunikasikan tantangan-tantangan sistemik secara efektif.

BacaJuga:

Tak Mau Lagi Ada Siswa Belajar di Tenda, Kemendikdasmen Kebut Pemulihan 4.922 Sekolah

Dari Hak Lansia sampai Anak Putus Sekolah, DPD RI: Kami Kawal Hingga Senayan

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS

Surya Tjandra memaparkan, poin penting dari Theory U adalah dua sumber dan dua siklus pembelajaran, yakni belajar dengan merefleksikan pengalaman-pengalaman masa lalu dan belajar dari masa depan.

“Siklusnya kita belajar dari masa lalu, kemudian bertindak, mengamati, merefleksi, merencanakan, bertindak lagi. Kemudian dalam teori ini, belajar dari masa depan juga rasanya perlu, terlebih dalam situasi yang begitu cepat,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Di dalam Systems Thinking, terdapat istilah presencing dan absencing, di mana pada saat yang sama, manusia menghadapi tantangan yang sebaliknya. Menurutnya, setiap ada keinginan untuk berkembang dan berkreativitas, selalu ada tantangan hingga intervensi.

“Keberhasilan dari suatu intervensi tergantung kondisi internal dari si pelaku intervensi. Intervensi adalah mindset. Bagaimana mengubah pikiran dan perilaku yang sudah mendarah daging. Rasanya tidak bisa tidak kalau ingin membuat perubahan. Orang itu harus berubah dulu,” tegas Wamen ATR/Waka BPN.

Surya Tjandra melanjutkan, dalam mengamalkan Theory U dan Systems Thinking, Lemhannas RI mempunyai tugas strategis untuk membantu pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Lemhannas bisa membantu kami yang berada di birokrasi pemerintahan untuk berpikir strategis, lebih global, apa situasi yang sedang terjadi di dunia dan bagaimana posisi relatif Indonesia. Kemudian apa yang terjadi di pemerintahan kita, apa yang bisa dikontribusikan,” tuturnya.

Ia pun menggambarkan bahwa situasi yang sedang dihadapi dunia saat ini adalah pandemi Covid-19. Situasi ini menuntut pemerintah untuk mengambil keputusan yang lebih bijaksana dengan mempertimbangkan antara kesehatan dan perekonomian masyarakat.

“Reasonable mind dan emotional mind harus dikombinasikan agar melahirkan sebuah kebijakan yang baik. Ini tidak bisa hanya di tengah, tidak bisa hanya satu sisi. Satu nyawa bernilai, tapi perlu juga pertimbangan ekonomi untuk penghidupan masyarakat,” tutur Surya Tjandra.

Wamen ATR/Waka BPN menambahkan, pemerintah sebagai sosok yang berhadapan langsung dengan masyarakat perlu melihat suatu persoalan dari berbagai sisi. Pemerintah juga membutuhkan pemimpin yang memiliki konsep-konsep kepemimpinan yang salah satunya adalah kemampuan untuk menunda penilaian, sinisme, dan ketakutan. Selain itu, kepemimpinan juga merupakan kemampuan untuk menyadari dan membangun konteks bersama.

“Bukan polarisasi, ini sebuah sistem yang menciptakan konteks bersama, sebuah sistem yang membentuk masa depan. Kepemimpinan adalah sebuah fenomena distributif yang diterapkan secara konsisten,” pungkasnya. (adv)

Tags: Kementerian ATR/BPNLemhannas RISurya TjandraWamen ATR/Waka BPN

Berita Terkait.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Tak Mau Lagi Ada Siswa Belajar di Tenda, Kemendikdasmen Kebut Pemulihan 4.922 Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:33
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Dari Hak Lansia sampai Anak Putus Sekolah, DPD RI: Kami Kawal Hingga Senayan

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:42
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:18
Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG
Nasional

Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:45
Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG
Nasional

Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:17
udin
Nasional

3 PMI Korban Kekerasan di Malaysia Masih Jalani Pemulihan Psikologis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:57

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7133 shares
    Share 2853 Tweet 1783
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1108 shares
    Share 443 Tweet 277
GET https://api.football-data.org/v4/matches
Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental
Olahraga

Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Editor Nasuha
Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33

INDOPOSCO.ID - Timnas Kolombia berhasil meraih poin sempurna setelah menaklukkan Timnas Uzbekistan 3-1 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.