• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP-FAO Sepakati Kerjasama hingga 2023

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 11 Juli 2021 - 18:12
in Nasional
Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar. Foto: ANTARA/HO-KKP

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar. Foto: ANTARA/HO-KKP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama-sama dengan Badan Pangan Dunia (FAO) menyepakati perpanjangan kerja sama dalam konservasi dan penggunaan berkelanjutan ke dalam praktik perikanan di ekosistem air tawar (I-Fish) hingga tahun 2023.

“Kami menyambut baik persetujuan perpanjangan kerja sama I-Fish oleh Global Environmental Facility (GEF). Ini bentuk komitmen dan dukungan terhadap upaya KKP mewujudkan tata kelola perikanan darat yang berkelanjutan,” jelas Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar, dalam siaran pers di Jakarta, Minggu.

BacaJuga:

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam Lewat Adhahi

Adaksi Sampaikan 7 Tuntutan pada Hardiknas 2026, Apa Saja

Peran Guru Ngaji Itu Memperkuat Moral Bangsa, Ini Penilaian Menag

Ia memaparkan, kerja sama senilai 6,1 juta dolar AS hingga jangka waktu dua tahun ke depan ini bertujuan untuk memperkuat kerangka kerja pengelolaan untuk pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati perairan darat guna meningkatkan perlindungan ekosistem air tawar bernilai konservasi tinggi dan keanekaragaman hayati di Indonesia.

Antam menambahkan dalam rancangan akhir perpanjangan I-Fish tetap mempertahankan empat komponen utama kerja sama, antara lain pengarusutamaan keanekaragaman hayati perairan darat dalam kebijakan pengembangan dan pengelolaan sumber daya, dan demonstrasi konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati perairan darat.

Kemudian, lanjutnya, pemantauan dan penilaian keanekaragaman hayati perairan darat, serta pemantauan dan evaluasi kerja sama serta manajemen adaptif. “Komponen I-Fish dirancang mendukung prioritas KKP tahun 2021-2024 khususnya dalam membangun kampung-kampung perikanan budidaya tawar, payau dan laut berbasis kearifan lokal yang digaungkan Menteri Trenggono,” ujar Antam.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo menyebutkan bahwa strategi IFish adalah integrasi upaya pengarusutamaan keanekaragaman hayati perairan darat ke dalam kebijakan melalui kegiatan demonstrasi konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati perairan darat terhadap habitat kritis di lima lokasi di Kalimantan, Jawa dan Sumatera.

“I-Fish merupakan kerja sama pengelolaan perikanan darat terbesar di Indonesia antara KKP dan FAO. Harapannya secara langsung berkontribusi pada pencapaian target pembangunan kampung perikanan air tawar,” ungkap Agung.

Lebih jauh, Agung menguraikan perikanan darat umumnya dilakukan oleh usaha skala kecil, yakni komunitas/masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai. Dia menekankan pentingnya perikanan darat pada pemenuhan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat.

Ia mengungkapkan, aktivitas utama I-Fish meliputi antara lain pelaksanaan situs demonstrasi di antaranya untuk Ikan Belida di Kabupaten Kampar, Ikan Sidat di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cilacap; Ikan Arwana dan perikanan Beje di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Barito Selatan.

Selain itu, ujar dia, pengarusutamaan pengelolaan perikanan darat di level Kabupaten melalui skema Kelompok Kerja di Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Sukabumi, penyusunan Rencana Pengelolaan Perikanan untuk Ikan Sidat, serta penyusunan Buku Petunjuk Identifikasi Spesies Ikan Perairan Darat, dan penyusunan Integrated Inland Fisheries Geographic Information System (IIFGIS).

“Ke depan pembelajaran dan praktik terbaik implementasi I-Fish menjadi rujukan pembuatan kebijakan pengelolaan perikanan darat Indonesia. Tersedianya kebijakan dan pengelolaan yang lebih baik akan berperan sebagai katalis upaya pengelolaan perikanan darat pada berbagai jenis habitat darat lainnya,” ucapnya.

Sebagai informasi, I-Fish merupakan kerja sama KKP dan FAO dibawah kerangka Global Environment Facility (GEF) yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal KKP dan Representatif FAO Indonesia dan Timor-Leste pada tahun 2017. Durasi kerja sama ini awalnya berlangsung dari 2017-2021.

Merujuk hasil rapat koordinasi antara jajaran KKP, Representatif FAO Perwakilan Indonesia dan GEF Operasional Focal Point Indonesia, tanggal 18 Juni 2021, dengan mempertimbangkan pentingnya kerja sama hibah ini bagi keberlanjutan perikanan darat, maka I-Fish akan diperpanjang hingga 2023 dengan jumlah hibah yang dapat dimanfaatkan senilai 4 juta dolar AS. Pembahasan perpanjangan telah dilaksanakan pada akhir Juni 2021. (bro)

Tags: Kerjasama hingga 2023KKP-FAO

Berita Terkait.

haji
Nasional

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam Lewat Adhahi

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:06
adaksi
Nasional

Adaksi Sampaikan 7 Tuntutan pada Hardiknas 2026, Apa Saja

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:05
umar
Nasional

Peran Guru Ngaji Itu Memperkuat Moral Bangsa, Ini Penilaian Menag

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:44
kai
Nasional

Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI: 76 Orang Telah Kembali dan 24 Masih Jalani Perawatan

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:30
menaker
Nasional

Terbitkan Perpres 25/2026, Pemerintah Pastikan Hak Awak Kapal Perikanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:20
diknas
Nasional

Momentum Hardiknas Meneguhkan Pendidikan yang Memerdekakan dan Berkarakter

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:30

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3522 shares
    Share 1409 Tweet 881
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2563 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1593 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.