• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Pengasuh Ponpes Al-Falah KH Djazuli Meninggal

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Juli 2021 - 23:47
in Nusantara
indoposco

KH Zainudin Djazuli semasa hidup. Foto : HO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim) KH Zainudin Djazuli meninggal dunia di RSUD dr Iskak Tulungagung.

Djazuli sempat dirawat di ruang transit intensif yang merupakan ruang perawatan sementara bagi pasien yang menunggu hasil pemeriksaan atau tes usap PCR guna memastikan ada/tidaknya paparan Covid-19.

BacaJuga:

Mahasiswa UGM Geruduk Diskusi Pejabat: Jangan Jadikan Pancasila Pemanis

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

“Kondisi almarhum terus naik turun sejak mulai masuk RSUD dr. Iskak pada Rabu (7/7) sore sekitar pukul 15.30 WIB,” kata Kasubbag Humas RSUD dr Iskak Tulungagung, Mochammad Rifai di Tulungagung, Sabtu (10/7/2021).

Sejak awal masuk IGD, KH Djazuli saat itu langsung dibawa ke ruang transit intensif untuk memastikan sakit yang diderita tokoh ulama asal Ploso, Kediri itu. Hasil tes usap PCR keluar, dan KH Zainudin Djazuli yang sebelumnya dalam status menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, dipertahankan di ruang transit intensif untuk mendapatkan perawatan optimal.

“Ruang transit intensif ini adalah ruang steril yang sudah menerapkan standar penanganan pasien Covid-19. Meskipun si pasien statusnya masih ‘suspect’, belum positif (Covid-19), ataupun yang sudah terkonfirmasi positif namun masih menunggu kamar layanan di ruang intensif Covid-19. Tempat tidur antar pasien maupun dengan ruang perawat dipisah dinding transparan untuk mencegah risiko penularan,” terang Rifai.

Meski kondisi klinis KH Zainudin Djazuli tidak stabil. Saturasi oksigen dalam darahnya juga menurun, sehingga petugas memasang ventilator, untuk membantu pernafasannya. “Sempat membaik, namun kemudian kondisi kesehatan almarhum KH Djazuli mengalami pemburukan sehingga meninggal pada Sabtu (10/7) sore tadi, sekitar pukul 14.45 WIB,” jelasnya dilansir Antara.

Informasinya, KH Djazuli sedianya dipindah ke ruang perawatan intensif Covid-19 di Pulmonary Center. Namun karena pasien di Pulmonary Center masih penuh, keberadaannya masih dipertahankan di ruang transit intensif IGD yang dulunya merupakan ruang “High Care Unit” (HGU) IGD RSUD dr. Iskak.

Ruang transit intensif ini memiliki standar fasilitas untuk pelayanan pasien COVID-19. Selain setiap tempat tidur dikelilingi dinding kaca, juga telah dilengkapi ventilator serta hepafilter. Alat penghisap bertekanan negatif yang mampu menghisap bahkan mematikan virus ataupun partikel kecil lainya.

Jenazah almarhum kemudian diperlakukan dengan standar perlakuan jenazah pasien Covid-19. Usai dimandikan, dikafan dan dimasukkan ke peti mati, jenazah kemudian dibawa ke Ponpes Al Falah untuk selanjutnya dimakamkan di makam keluarga di area pesantren. Tepatnya di samping Masjid PP Al Falah.

Di lokasi tersebut juga ada makam KH Djazuli Utsman dan ibu Nyai Hj Rodliyah Djazuli. Wafatnya Gus Dien juga menjadi duka mendalam bagi keluarga, santri, hingga alumni. Para santri juga sudah menyiapkan rencana pemakaman almarhum, yang juga segera dilakukan.

M Irfan Ilmie, salah satu alumni santri PP Al Falah, Ploso, Kabupaten Kediri mengaku sangat kehilangan. Walaupun kini bekerja di luar negeri, ia tetap mempunyai hubungan yang baik dengan pesantren. “Beliau salah satu ulama yang mampu memodernisasi pondok pesantren salaf di Jawa,” ujar Irfan.

Gus Dien adalah putra pertama pendiri PP Al Falah, Ploso, KH Djazuli Utsman. Gus Dien adalah kakak kandung ulama nyentrik KH Hamim Djazuli atau yang akrab disapa Gus Miek. Setahun sebelumnya adik beliau, KH Fuad Mun’im Djazuli juga wafat.

PP Al Falah, Ploso, merupakan pondok pesantren salaf termuda di Jawa karena baru dua generasi. Kini tinggal dua adik beliau yang mengasuh PP Al Falah yakni KH Nurul Huda Djazuli dan Ibu Nyai Hj Badriyah Djazuli. Tiga adik beliau, yakni KH Fuad, KH Munif Djazuli dan Gus Miek telah lebih dulu wafat. (aro)

Tags: coronacovid-19ponpesulama

Berita Terkait.

demo
Nusantara

Mahasiswa UGM Geruduk Diskusi Pejabat: Jangan Jadikan Pancasila Pemanis

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:11
Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi
Nusantara

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:01
Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Nusantara

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7051 shares
    Share 2820 Tweet 1763
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1767 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.