• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Satu Rumah Singgah Covid-19 di Banten Butuh 120 Tenaga Kesehatan

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 28 Juni 2021 - 10:41
in Nusantara
indoposco

Jubir Satgas Covid-19 Banten, Ati Pramudji Hastuti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya menekan angka kasus Covid-19, yang mengalami lonjakan sejak dua pekan terakhir.

Salah satunya dengan menambah rumah singgah untuk tempat isolasi pasien yang terpapar virus corona. Dari 600 tempat tidur di rumah singgah, kini telah ditambah menjadi 988.

BacaJuga:

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

“Rumah singgah kami bekerja sama dengan Bupati, Wali Kota untuk menambah rumah singgah. Awalnya kita hanya sekitar 600 tempat tidur, sekarang 988. Ini harus ditambah,” kata juru bicara Satgas Covid-19 Banten Ati Pramudji Hastuti, Senin (28/6/2021).

Namun masalahnya saat ini, lanjut Ati, pemerintah bisa saja menambah rumah singgah, tapi yang sulit dicari adalah tenaga kesehatan. Sebab untuk satu rumah singgah, membutuhkan 120 tenaga kesehatan mulai dari dokter ahli, spesialis dan perawat.

“Tenaga kesehatan bergantung, kalau rumah singgah yang penting ada dokter spesialis, dokter umum, perawat, non kesehatannya. Hanya saja ini harus 24 jam. Jadi ketika satu rumah singgah butuh tenaga kesehatan 120, jadi nggak mudah, banyak juga yang tumbang,” ungkapnya.

Menurutnya, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi semua elemen. Terlebih, penanganan Covid-19 bukan hanya merawat yang sudah terpapar, tapi harus menjaga protokol kesehatan.

“Inilah PR buat kita. Penanganan covid tidak hanya untuk menunggu orang sakit, tapi bagaimana orang sehat ini. Namun yang harus diingat, obat, tempat tidur bisa dibeli. Tapi tenaga kesehatan sulit untuk membeli karena di daerah lain membutuhkan,” paparnya. (son)

Tags: covid-19Pemprov BantenRumah Singgah Covid-19Satgas Covid-19

Berita Terkait.

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Nusantara

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11
gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5668 shares
    Share 2267 Tweet 1417
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.