• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pembajakan Woyla, Penumpang Histeris Diturunkan di Bandara Penang

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 20 Juni 2021 - 15:11
in Nasional
Kopilot Pesawat DC 9 milik Garuda Indonesia Hedhy Djuantoro (kiri) menceritakan keterangan tentang peristiwa pembajakan kepada Host Podcast Ngaco, Pemimpin Redaksi Indoposco, Juni Armanto. Dok: YouTube Ngaco

Kopilot Pesawat DC 9 milik Garuda Indonesia Hedhy Djuantoro (kiri) menceritakan keterangan tentang peristiwa pembajakan kepada Host Podcast Ngaco, Pemimpin Redaksi Indoposco, Juni Armanto. Dok: YouTube Ngaco

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pesawat DC 9 milik Garuda Indonesia atau dikenal “Woyla” ternyata tidak bisa langsung menuju Bangkok, Thailand. Karena pesawat harus meminta bahan bakar di bandara internasional Penang, Malaysia.

Pesawat dengan nomor penerbangan GA 206 itu dibajak di udara antara Palembang-Medan. Kala itu, pesawat transit di bandara Talangbetutu, Palembang baru saja lepas landas menuju Bandara Polonia, Medan.

BacaJuga:

50 Tahun Berkarya, Bridgestone Indonesia Raih Dua Penghargaan Bergengsi dan Perkuat Kepercayaan Konsumen

DPD RI: IHPS II 2025 BPK, Harus Jadi Perbaikan Nyata Bukan Sekadar Catatan

PLN Energi Gas Perkuat SDM Lokal Lewat Sertifikasi K3, Peluang Kerja Kian Terbuka

Kopilot Hedhy Djuantoro mengatakan, bahan bakar pesawat tidak cukup jika harus terbang ke Thailand. Semula ia memawarkan mengisi bahan bakar di Singapura, tapi langsung ditolak si pembajak.

“Saya bilang bagaimana kalau Singapura, mereka ngga mau. Bagaimana Kuala Lumpur? ngga mau juga,” kata Hedhy dalam podcast Ngobrol Ala Indoposco (Ngaco) dilihat, Ahad (20/6/2021).

Pembajak yang berjumlah lima orang pimpinan Imran bin Muhammad Zein itu menginginkan pesawat mengisi bahan bakar tak berdekatan dengan negara tetangga.

“Saya mau yang jauh dari Indonesia (nadanya keras) membentak,” ucap Hedhy seraya menirukan bicara pembajak.

Ia sempat kebingungan jika melakukan pengisian bahan bakar tak satu arah jaraknya dengan pesawat itu. Namun, pembajak itu menyetujui bandara Penang, untuk mengisi bahan bakar.

“Akhirnya saya cari, Filipina tidak mungkun rutenya sudah jauh. Saya tawarin, bagaimana kalau Penang? ok boleh,” jawab pembajak ditirukan Hedhy.

Pesawat itu minta bahan bakar dan berkomunikasi dengan tower bandara Singapura memberitahukan tujuan berikutnya.

“Begitu dia bilang boleh, saya pikir dia tidak tahu geografi,” sindirnya.

“Saya omong ke Singapura, kita mau ke Penang isi bahan bakar, terus Singapura tanya apa destinasi terakhir kalian? kita diminta ke Kolombo. Ragu-ragu gitu omongnya,” tambah Hedhy.

Semua pesawat dari arah barat yang mendarat ke Singapura, kmudian dibelokkan semua. Artinya jalur tersebut hanya untuk pesawat Woyla.

“Kita dapat prioritas ke Penang,” tuturnya.

Setibanya di Penang siang hari, waktu tempuh perjalanan kurang lebih satu jam dari Palembang.

Berbekal informasi dari tower Singapura, pihak bandara Penang menyiapkan lintasan pendaratan pesawat Woyla. “Begitu mendarat kita tidak diarahkan ke terminal, kita dibuang ke ujung landasan,” ceritanya.

Selain meminta bahan bakar, rupanya pembajak itu menginginkan peta untuk tujuan penerbangannya ke Thailand. Semua permintaan itu dikawal Tentara Diraja Malaysia (TDM).

“Pembajak kasih syarat macam-macam. Mobil tangki itu dikirim sama peta-peta yang kita minta. Petanya itu dari TDM,” jelasnya.

Ketika selesai mengisi bahan bakar pesawat, tiba-tiba ada salah satu penumpang histeris. Sontak membuat situasi makin menegangkan.

“Dia teriak dan nangis. Kemudian dari pihak pembajak, saya tanya, ini bagaimana? jasihan ibu itu kasih turun saja. Dari pembajak dikasih izin biar turun saja,” tutur Hedhy.

Ia kemudian menghubungi pihak bandara Penang bahwa ada salah satu penumpang lanjut usia bernama Panjaitan akan diturunkan dari pesawat.

“Saya bilang ke tower Penang, pemumpang ada yang turun ibu Panjaitan. Yasudah kami jemput. Tapi tak pernah dijemput, akhirnya ibu itu berangkat naik mobil tanki,” tandas pria berusia 68 tahun itu. (dan)

Tags: garuda indonesiaNgacoPembajakan WoylaPesawat DC 9

Berita Terkait.

bridgestone
Nasional

50 Tahun Berkarya, Bridgestone Indonesia Raih Dua Penghargaan Bergengsi dan Perkuat Kepercayaan Konsumen

Kamis, 23 April 2026 - 23:33
sidang
Nasional

DPD RI: IHPS II 2025 BPK, Harus Jadi Perbaikan Nyata Bukan Sekadar Catatan

Kamis, 23 April 2026 - 22:02
Rapat
Nasional

PLN Energi Gas Perkuat SDM Lokal Lewat Sertifikasi K3, Peluang Kerja Kian Terbuka

Kamis, 23 April 2026 - 21:01
Tina-Maman-Abdurrahman
Nasional

DWP Kementerian UMKM Apresiasi Perempuan Tangguh Lintas Profesi

Kamis, 23 April 2026 - 20:40
rini
Nasional

Pemerintah Percepat Transformasi Digital, Bansos Jadi Proyek Percontohan

Kamis, 23 April 2026 - 20:00
perta
Nasional

Kolaborasi Disnaker–Pertamina Drilling Buka Pintu Karier Energi bagi Talenta Lokal

Kamis, 23 April 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1322 shares
    Share 529 Tweet 331
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.