• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pembajakan Woyla, Penumpang Histeris Diturunkan di Bandara Penang

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 20 Juni 2021 - 15:11
in Nasional
Kopilot Pesawat DC 9 milik Garuda Indonesia Hedhy Djuantoro (kiri) menceritakan keterangan tentang peristiwa pembajakan kepada Host Podcast Ngaco, Pemimpin Redaksi Indoposco, Juni Armanto. Dok: YouTube Ngaco

Kopilot Pesawat DC 9 milik Garuda Indonesia Hedhy Djuantoro (kiri) menceritakan keterangan tentang peristiwa pembajakan kepada Host Podcast Ngaco, Pemimpin Redaksi Indoposco, Juni Armanto. Dok: YouTube Ngaco

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pesawat DC 9 milik Garuda Indonesia atau dikenal “Woyla” ternyata tidak bisa langsung menuju Bangkok, Thailand. Karena pesawat harus meminta bahan bakar di bandara internasional Penang, Malaysia.

Pesawat dengan nomor penerbangan GA 206 itu dibajak di udara antara Palembang-Medan. Kala itu, pesawat transit di bandara Talangbetutu, Palembang baru saja lepas landas menuju Bandara Polonia, Medan.

BacaJuga:

Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe

Di Renungan Suci, Prabowo Tegaskan Api Perjuangan Pahlawan Kembali Diteguhkan

Absen dalam Perayaan Kemerdekaan di Tanah Air, SBY Kirim Pesan dari Rochester

Kopilot Hedhy Djuantoro mengatakan, bahan bakar pesawat tidak cukup jika harus terbang ke Thailand. Semula ia memawarkan mengisi bahan bakar di Singapura, tapi langsung ditolak si pembajak.

“Saya bilang bagaimana kalau Singapura, mereka ngga mau. Bagaimana Kuala Lumpur? ngga mau juga,” kata Hedhy dalam podcast Ngobrol Ala Indoposco (Ngaco) dilihat, Ahad (20/6/2021).

Pembajak yang berjumlah lima orang pimpinan Imran bin Muhammad Zein itu menginginkan pesawat mengisi bahan bakar tak berdekatan dengan negara tetangga.

“Saya mau yang jauh dari Indonesia (nadanya keras) membentak,” ucap Hedhy seraya menirukan bicara pembajak.

Ia sempat kebingungan jika melakukan pengisian bahan bakar tak satu arah jaraknya dengan pesawat itu. Namun, pembajak itu menyetujui bandara Penang, untuk mengisi bahan bakar.

“Akhirnya saya cari, Filipina tidak mungkun rutenya sudah jauh. Saya tawarin, bagaimana kalau Penang? ok boleh,” jawab pembajak ditirukan Hedhy.

Pesawat itu minta bahan bakar dan berkomunikasi dengan tower bandara Singapura memberitahukan tujuan berikutnya.

“Begitu dia bilang boleh, saya pikir dia tidak tahu geografi,” sindirnya.

“Saya omong ke Singapura, kita mau ke Penang isi bahan bakar, terus Singapura tanya apa destinasi terakhir kalian? kita diminta ke Kolombo. Ragu-ragu gitu omongnya,” tambah Hedhy.

Semua pesawat dari arah barat yang mendarat ke Singapura, kmudian dibelokkan semua. Artinya jalur tersebut hanya untuk pesawat Woyla.

“Kita dapat prioritas ke Penang,” tuturnya.

Setibanya di Penang siang hari, waktu tempuh perjalanan kurang lebih satu jam dari Palembang.

Berbekal informasi dari tower Singapura, pihak bandara Penang menyiapkan lintasan pendaratan pesawat Woyla. “Begitu mendarat kita tidak diarahkan ke terminal, kita dibuang ke ujung landasan,” ceritanya.

Selain meminta bahan bakar, rupanya pembajak itu menginginkan peta untuk tujuan penerbangannya ke Thailand. Semua permintaan itu dikawal Tentara Diraja Malaysia (TDM).

“Pembajak kasih syarat macam-macam. Mobil tangki itu dikirim sama peta-peta yang kita minta. Petanya itu dari TDM,” jelasnya.

Ketika selesai mengisi bahan bakar pesawat, tiba-tiba ada salah satu penumpang histeris. Sontak membuat situasi makin menegangkan.

“Dia teriak dan nangis. Kemudian dari pihak pembajak, saya tanya, ini bagaimana? jasihan ibu itu kasih turun saja. Dari pembajak dikasih izin biar turun saja,” tutur Hedhy.

Ia kemudian menghubungi pihak bandara Penang bahwa ada salah satu penumpang lanjut usia bernama Panjaitan akan diturunkan dari pesawat.

“Saya bilang ke tower Penang, pemumpang ada yang turun ibu Panjaitan. Yasudah kami jemput. Tapi tak pernah dijemput, akhirnya ibu itu berangkat naik mobil tanki,” tandas pria berusia 68 tahun itu. (dan)

Tags: garuda indonesiaNgacoPembajakan WoylaPesawat DC 9

Berita Terkait.

Sorue-Jaya
Nasional

Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:41
Prabowo
Nasional

Di Renungan Suci, Prabowo Tegaskan Api Perjuangan Pahlawan Kembali Diteguhkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:21
sby
Nasional

Absen dalam Perayaan Kemerdekaan di Tanah Air, SBY Kirim Pesan dari Rochester

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:06
posko
Nasional

BNPB Kebut Distribusi Bantuan Korban Gempa NTT, Logistik Diangkut Lewat Darat hingga Perahu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:11
cpns
Nasional

Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka, 4.770 Formasi Disiapkan untuk Talenta Muda

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:02
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Tangani Gempa M 7,7 Flores, BNPB: Fokus 8 Langkah Strategis Penanganan Darurat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:42

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1545 shares
    Share 618 Tweet 386
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3817 shares
    Share 1527 Tweet 954
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.