INDOPOSCO.ID – Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI) tahun ini akan berlangsung tanpa kehadiran langsung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka.
SBY menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat menghadiri upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026). Sebelumnya, ia juga tidak dapat hadir dalam Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR, Jumat (14/8/2026).
Bukan tanpa alasan SBY harus melewatkan dua agenda kenegaraan tersebut. Saat ini, ia berada di Rochester, Amerika Serikat, untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic.
“Bulan Agustus ini, saya berada di Rochester, Amerika Serikat, untuk melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan atau medical check-up. Dan saya akan selesai melakukan pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic pada akhir Agustus ini,” ujarnya dalam keterangan video, Minggu (16/8/2026).
SBY menjelaskan, pemeriksaan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun. Pemeriksaan kesehatan itu berkaitan dengan riwayat operasi pengangkatan prostat yang pernah dijalaninya pada 2021. Menurut SBY, pemeriksaan di Mayo Clinic juga dilakukan sesuai dengan anjuran tim dokter kepresidenan.
Meski secara fisik berada jauh dari Tanah Air, SBY tetap menyampaikan pesan di tengah suasana perayaan kemerdekaan. Ia mengucapkan selamat ulang tahun kemerdekaan kepada seluruh rakyat Indonesia sekaligus menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat ikut merayakan langsung di Indonesia.
“Saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini di hari yang bersejarah dan membahagiakan bagi bangsa Indonesia, saya ingin mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia,” tambah Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.
Ucapan tersebut menjadi pesan SBY dari Rochester di tengah momentum 17 Agustus. Di usia kemerdekaan yang memasuki 81 tahun, ia tetap menitipkan salam kepada bangsa Indonesia, meski tahun ini harus menjalani pemeriksaan kesehatan jauh dari rangkaian perayaan di Istana. (her)























