• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Emas Jatuh Lagi, Fed Kemungkinan Uraikan Rencana “Tapering”

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 16 Juni 2021 - 09:51
in Ekonomi
Emas batangan. Foto: Antara/ANDBZ/ABACA via Reuters Connect/pri

Emas batangan. Foto: Antara/ANDBZ/ABACA via Reuters Connect/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga Emas jatuh lagi pada akhir perdagangan Selasa (15/6) atau Rabu (16/6) pagi WIB, mencatat penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut, tertekan penguatan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah karena pasar menimbang kemungkinan bahwa Federal Reserve Amerika Serikat (AS) pekan ini boleh jadi dapat mengisyaratkan pelonggaran stimulus.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, tergelincir lagi 9,5 dolar AS atau 0,51 persen menjadi ditutup pada 1.856,40 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (14/6), emas berjangka anjlok 13,7 dolar AS atau 0,73 persen menjadi 1,865,90 dolar AS.

BacaJuga:

Tak Banyak yang Tahu, Pencairan JHT saat Pensiun hingga Rp50 Juta Dikenai Pajak 0 Persen

Kemitraan Strategis RGI dan NNA Hadirkan Peluang Baru bagi Industri SKT

PDC Perkuat Kolaborasi dengan Prabumulih, SDM Lokal Jadi Prioritas Pengembangan

Emas berjangka juga terpuruk 16,8 dolar AS atau 0,89 persen menjadi 1.879,60 dolar AS pada Jumat (11/6), setelah naik tipis 0,9 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.896,40 dolar AS pada Kamis (10/6), dan menguat 1,1 dolar AS atau 0,06 persen menjadi 1.895,50 dolar AS pada Rabu (9/6).

Ekspektasi pasar meningkat bahwa Federal Reserve akan mengendalikan inflasi pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dimulai pada Selasa (15/6) dan akan berakhir pada Rabu (16/6).

“Ada kegelisahan yang berkembang tentang kenaikan inflasi dan perasaan di pasar logam mulia adalah bahwa bank sentral akan mulai merespons sedikit lebih agresif terhadap tekanan inflasi ini,” kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir, dikutip dari Antara.

Meir mengatakan sementara emas bisa menghadapi kemunduran “berumur pendek” jika Fed memulai tapering atau mengurangi pembelian obligasi pada akhir 2021 atau bahkan mengisyaratkan itu pada Rabu waktu setempat, emas kemungkinan akan dibeli “saat turun” di tengah kekhawatiran atas kenaikan inflasi.

The Fed telah berulang kali mengatakan bahwa lonjakan harga-harga saat ini bersifat sementara, tetapi pertemuan dua hari yang akan berakhir pada Rabu waktu setempat dapat menampilkan diskusi awal di antara pembuat kebijakan tentang kapan dan seberapa cepat untuk mengurangi program pembelian obligasi besar-besaran guna mengatasi inflasi.

Lebih lanjut mengurangi daya tarik emas, indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya menguat setelah mencapai tertinggi satu bulan dan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun yang dijadikan acuan naik, meningkatkan peluang kerugian emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Di sisi fisik, konsultan Metals Focus mengatakan penurunan pembelian emas batangan oleh ETF (exchange traded funds – reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek) dapat membatasi permintaan emas tahun ini.

Sementara itu, data menunjukkan penjualan ritel AS turun lebih dari yang diharapkan pada Mei, sementara harga produsen naik lebih dari yang diperkirakan.

Data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis pada Selasa (15/6/2021) menunjukkan bahwa indeks harga produsen yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir meningkat 0,8 persen pada Mei. Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS turun 1,3 persen pada Mei.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 34,6 sen atau 1,23 persen, menjadi ditutup pada 27,693 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 16,7 dolar AS atau 1,43 persen, menjadi ditutup pada 1.148,60 dolar AS per ounce. (arm)

Ilustrasi-Emas batangan. Foto: Antara/ANDBZ/ABACA via Reuters Connect/pri

Tags: emasharga emas

Berita Terkait.

Tak Banyak yang Tahu, Pencairan JHT saat Pensiun hingga Rp50 Juta Dikenai Pajak 0 Persen
Ekonomi

Tak Banyak yang Tahu, Pencairan JHT saat Pensiun hingga Rp50 Juta Dikenai Pajak 0 Persen

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34
Kemitraan Strategis RGI dan NNA Hadirkan Peluang Baru bagi Industri SKT
Ekonomi

Kemitraan Strategis RGI dan NNA Hadirkan Peluang Baru bagi Industri SKT

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:24
PDC Perkuat Kolaborasi dengan Prabumulih, SDM Lokal Jadi Prioritas Pengembangan
Ekonomi

PDC Perkuat Kolaborasi dengan Prabumulih, SDM Lokal Jadi Prioritas Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:13
PLN Indonesia Power Perkuat Komitmen ESG, Dorong Generasi Unggul Melalui Program Darurat Literasi
Ekonomi

PLN Indonesia Power Perkuat Komitmen ESG, Dorong Generasi Unggul Melalui Program Darurat Literasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:53
Transformasi Jadi Kunci, Bank Jakarta dan BEI Ungkap Tantangan Baru Industri Keuangan
Ekonomi

Transformasi Jadi Kunci, Bank Jakarta dan BEI Ungkap Tantangan Baru Industri Keuangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:41
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Ekonomi

Lewat CEO Talks di Universitas Andalas, Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda “Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini”

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.