• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Dicap Teroris, OPM Makin Kehilangan Pamornya di Masyarakat

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 7 Juni 2021 - 10:57
in Headline
Ilustrasi Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ilustrasi Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelabelan teroris terhadap komplotan separatis di Papua rasanya sudah tepat, jika melihat rekam jejaknya yang brutal dan bukan hanya menyasar aparat, tetapi juga masyarakat.

Sehingga aparat cukup berhasil memisahkan kelompok tersebut dengan warga sipil. Pemisahan itu dilakukan agar warga sipil tidak dijadikan tameng.

BacaJuga:

Sikap Presiden Soal Pelemahan Rupiah, Timboel: Abaikan Dampak ke Buruh

Resmikan Museum Marsinah, Prabowo: Mungkin Ini Museum Buruh Pertama di Dunia

Tinggalkan Madinah, Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Bersiap Menuju Puncak Haji

“Benar, karena masyarakat tidak takut lagi memberi info tentang keberadaan teroris organisasi Papua merdeka (OPM) itu,” kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III TNI Kolonel CZI Gusti Nyoman Suriastawa melalui gawai, Senin (7/6/2021).

Keberadaan kelompok tersebut yang kerap menebar teror dan tindakannya membabi buta, telah membuat resah masyarakat. Tindakan itu justru melawan pemerintah.

Manuver OPM selama ini mencari perhatian dunia internasional dengan menyudutkan pemerintah Indonesia. Tujuan mereka meminta merdeka penuh dari Indonesia.

“Beberapa tokoh masyarakat terang terangan menentang dan mengusir teroris OPM dari wilayahnya,” tutur Suriastawa.

Aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hingga kini masih melakukan pengejaran dan penyisiran terhadap kelompok pro-kemerdekaan Papua, lantaran banyak melancarkan aksi kekerasan.

“OPM semakin kehilangan pamornya di masyarakat, karena aksinya selama ini memperkosa anak wanita, merampas harta warga, merampas anggaran desa yang seharusnya untuk pembangunan pedesaan,” imbuhnya.

“Merusak obyek vital yang sangat dibutuhkan rakyat Papua seperti bakar pesawat, menara komunikasi, bahkan tidak segan-segan membunuh warga,” tutur Suriastawa.

Status teroris itu merujuk pada Undang-undang nomor 5 tahun 2018 menyatakan, teroris adalah siapapun orang yang merencanakan, mengerahkan dan mengorganisasikan terorisme.

Sedangkan terorisme, setiap perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan, menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas.

Sehingga menimbulkan korban secara massal, kerusakan atau kehancuran obyek vital strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik dan internasional dengan motif ideologi, politik hingga keamanan. (dan)

Tags: KKB PapuaTeroris

Berita Terkait.

Aksi-Buruh
Headline

Sikap Presiden Soal Pelemahan Rupiah, Timboel: Abaikan Dampak ke Buruh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:20
bowo
Headline

Resmikan Museum Marsinah, Prabowo: Mungkin Ini Museum Buruh Pertama di Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:02
haji
Headline

Tinggalkan Madinah, Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Bersiap Menuju Puncak Haji

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:11
syahrie
Headline

Akui Khilaf Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:32
Yusril
Headline

Dorong Budaya Kritis, Yusril Persilakan Publik Debat dan Diskusi Film ‘Pesta Babi’

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:13
Nasarudin
Headline

Peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Pesan Mendalam Menag

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:20

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2002 shares
    Share 801 Tweet 501
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1224 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.