• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indikasi Runtuhnya Ekologi Mulai Terlihat

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 6 Juni 2021 - 01:49
in Nasional
indoposco

Manajer Kampanye Keadilan Iklim WALHI Yuyun Harmono saat berbicara dalam webinar Lestari Kini dan Nanti dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 yang diadakan Lawalata IPB secara daring diakses dari Jakarta, Sabtu (5/6/2021). (ANTARA/Virna P Setyorini)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 akademisi hingga aktivis lingkungan mengingatkan perihal indikasi runtuhnya ekologi yang terlihat dari daya dukung dan daya tampung areal urban dan industri yang kelebihan kapasitas.

“Indikasi itu sudah terjadi di areal urban dan industri. Sudah over capacity, sehingga memungkinkan akan terjadi keruntuhan ekologi. Ini tidak kita harapkan, namun kalau tidak kita atasi maka penurunan fungsi eksponensial benar terjadi, dan di abad 21 ini akan sampai pada titik itu,” kata Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB University Prof Hefni Effendi dalam webinar Lestari Kini dan Nanti yang diadakan Lawalata IPB dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 secara daring diakses di Jakarta seperti dikutip Antara, Sabtu (5/6/2021).

BacaJuga:

Bisnis Maritim Kian Kompleks, PPAL Dorong Sinergi Lewat Pusat Kajian Baru

Mendiktisaintek: Forum Rektor Indonesia Harus Jadi Motor Hilirisasi Riset Kampus

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Karenanya, menurut Hefni, perbincangan mengenai runtuhnya ekologi mengemuka baik di dunia maya maupun nyata saat ini. “Yang sekarang terkenal dengan perubahan iklim dan ditambah dengan pandemi”.

Dari dua pemodelan yang ia tunjukkan memperlihatkan overshoot dan collapse sistem global pada pertengahan abad 21. Sedangkan skenario ketiga menghasilkan dunia yang stabil.

“Saat ini posisi kita sudah di awal pertengahan abad 21. Apakah kita terus terlena dengan sikap hedonistik dan antroposentris, tak all out mematahkan prediksi model tersebut?” kata Hefni.

Sementara itu, Manajer Kampanye Keadilan Iklim WALHI Yuyun Harmono mengatakan jika model sosial, politik, ekonomi tidak diubah maka tidak akan tercapai hak rakyat atas sumber kehidupan dan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan untuk rakyat.

“WALHI memiliki misi untuk itu. Kami beranggapan yang paling baik mengelola sumber daya dan lingkungan ya masyarakat itu sendiri, karena mereka punya ilmu sendiri yang mempengaruhi faktor sosial dan lingkungan di tingkat mikro atau lokal,” kata Yuyun.

Praktik masyarakat merawat Bumi secara turun temurun itu menjadi pandangan tanding bagi model ekonomi yang ada saat ini. Namun yang, menurut dia, menjadi persoalan adalah bagaimana mengubah paradigma yang fokus hanya pada pertumbuhan ekonomi saja, bukan kesejahteraan rakyat.

“Selain kita kritisi dan tolak ekonomi eksploitatif, kita tawarkan ekonomi lebih adil dan berkelanjutan. Lewat penerbitan buku Ekonomi Nusantara sebagai solusi untuk pemulihan lingkungan hidup di Nusantara. Itu tawaran tanding untuk ekonomi pertumbuhan yang ada sekarang,” ujar Yuyun. (bro)

Tags: EkologiHari Lingkungan Hidup Sedunia

Berita Terkait.

maritim
Nasional

Bisnis Maritim Kian Kompleks, PPAL Dorong Sinergi Lewat Pusat Kajian Baru

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:20
brian
Nasional

Mendiktisaintek: Forum Rektor Indonesia Harus Jadi Motor Hilirisasi Riset Kampus

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:30
to
Nasional

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:53
enang
Nasional

Warga Sampaikan Terima Kasih Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:06
Dokter
Nasional

Soroti Ketimpangan Dokter di Daerah, DPR: Masalahnya Bukan Kekurangan, tapi Distribusi

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:44
Program-Dauroh
Nasional

61 Guru dan Dosen Indonesia Perdalam Bahasa Arab di Universitas Ummul Qura Makkah

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:24

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2294 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Hossam-Hassan
Olahraga

Jelang Lawan Argentina, Pelatih Mesir Curi Perhatian Lewat Pesan Solidaritas Palestina

Editor Dilianto
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:58

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan mengalihkan fokus dari laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Argentina demi...

SelengkapnyaDetails
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.