• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Harus Petakan Kesiapan Sekolah dan Vaksinasi Guru

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 5 Juni 2021 - 21:20
in Nasional
indoposco

Ilustrasi. Foto: Instagram/@kemenkeuri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koordinator Nasional Pendidikan dan Guru Satriwan (P2G) Satriwan Salim mengatakan, program vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan di Indonesia masih lamban. Dan hal tersebut banyak terjadi di daerah.

“Proporsi vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan banyak terjadi di daerah dibandingkan di kota-kota,” ujar Satriwan Salim melalui gawai, Sabtu (5/6/2021).

BacaJuga:

Bisnis Maritim Kian Kompleks, PPAL Dorong Sinergi Lewat Pusat Kajian Baru

Mendiktisaintek: Forum Rektor Indonesia Harus Jadi Motor Hilirisasi Riset Kampus

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Ia menyebut, untuk program vaksinasi guru dan tenaga kependidikan di Jakarta relatif lebih cepat. Saat ini sudah mencapai 78 persen.

Lebih jauh dia mengungkapkan, vaksinasi guru dan tenaga kependidikan menjadi syarat pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Mendikbudristek) pada saat program vaksinasi.

“ Sampai akhir Mei lalu saja baru 1 juta kurang, padahal target 5 juta rampung sampai akhir Juni ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, menurutnya, program vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan harus rampung di bulan Juni ini. “Kalau Mas Menteri konsisten, jadi harus rampungkan dulu vaksinasi terhadap guru dan tenaga kependidikan,” tegasnya.

Terkait daftar periksa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek (Kemdikbudristek) untuk sekolah yang akan membuka PTM terbatas, masih ujar Satriwan, hingga saat ini baru 55 persen. Data tersebut juga masih harus dikroscek lagi oleh pemerintah daerah.

“Ada 11 item yang harus dipenuhi dalam daftar periksa sekolah, seperti ketersediaan fasiltas prokes, air bersih yang mengalir hingga termogun,” bebernya.

Dari jumlah sekolah yang belum mengisi daftar periksa, dikatakan Satriwan, harus dilakukan pemetaan oleh pemerintah. Sehingga mengetahui daerah mana saja yang belum mengisi daftar periksa.

“Banyak kekhawatiran orangtua yang kami terima. Jadi sebaiknya ini (daftar periksa dan vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan) dipetakan dulu,” ujarnya. (nas)

Tags: P2GPTMsekolahsekolah tatap mukaVaksinasi Covid-19Vaksinasi Guru

Berita Terkait.

maritim
Nasional

Bisnis Maritim Kian Kompleks, PPAL Dorong Sinergi Lewat Pusat Kajian Baru

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:20
brian
Nasional

Mendiktisaintek: Forum Rektor Indonesia Harus Jadi Motor Hilirisasi Riset Kampus

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:30
to
Nasional

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:53
enang
Nasional

Warga Sampaikan Terima Kasih Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:06
Dokter
Nasional

Soroti Ketimpangan Dokter di Daerah, DPR: Masalahnya Bukan Kekurangan, tapi Distribusi

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:44
Program-Dauroh
Nasional

61 Guru dan Dosen Indonesia Perdalam Bahasa Arab di Universitas Ummul Qura Makkah

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:24

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2294 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Hossam-Hassan
Olahraga

Jelang Lawan Argentina, Pelatih Mesir Curi Perhatian Lewat Pesan Solidaritas Palestina

Editor Dilianto
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:58

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan mengalihkan fokus dari laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Argentina demi...

SelengkapnyaDetails
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.