• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Lewat Petani Milenial, Mentan SYL Garap Porang Jadi Komoditas Andalan

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 5 Juni 2021 - 18:25
in Nasional
indoposco Lewat Petani Milenial, Mentan SYL Garap Porang Jadi Komoditas Andalan
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan sangat serius dalam menggarap peningkatan produksi komoditas porang untuk mendukung peningkatan perekonomian nasional. Salah satu terobosanya dengan mencetak banyak petani milenial yang inovatif, mampu melewati tantangan dan mengkoneksikan pasar ekspor.

“Hari ini saya bersama Syaharuddin Alrif petani millenial andalan bahkan duta petani milenial kita secara nasional yang mengembangkan terobosan terobosan pertanian.Sesuai arahan Presiden Jokowi meminta saya melakukan akselerasi- akselerasi penting dan serius terhadap komoditas komoditas yang memang menjanjikan memiliki skala ekonomi,” demikian dikatakan Mentan SYL Hal ini saat meninjau kebun porang milik Kelompok Tani ‘Semangat Millenial’ binaan petani milenial, Syaharuddin Alrif di Desa Talumae, Kecamatan Watan Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sabtu (5/06/2021).

BacaJuga:

Wartawan Diingatkan Pentingnya Kompetensi dan Analisis Risiko

Materi UKW Cerminan Aktivitas Wartawan Sehari-hari di Lapangan

Tak Sekadar Ujian, UKW Bantu Peserta Introvert Jadi Lebih Percaya Diri Berkomunikasi

Mentan SYL mendorong petani-petani muda untuk bergairah dan memiliki kreativitas mengelola sektor pertanian sehingga menghasilkan produk siap pakai. Tidak hanya itu, petani milenial yang agresif dalam dunia pertanian juga akan disupport oleh jajaran pemerintah.

“Hari ini Syaharuddin membuktikan tanah yang seperti apa adanya ini dengan porang bisa menghasilkan miliaran rupiah dan tidak hanya itu tumpang sari Beliau lakukan dengan pisang,” ucapnya.

“Biaya untuk pengolahan termasuk tenaga kerjanya, intervensi terhadap pengolahan dan back up awal dari pertanian, ini langsung bisa jalan,” pinta SYL.

Menurut SYL, upaya memajukan komoditas porang hingga menghasilkan kualitas ekspor yang bagus, melibatkan peran lintas kementerian. Kementan di sisi pengembangan budidaya dan produksinya, sinergitas yang dilakukan oleh lembaga lainnya dilaksanakan seperti dari Kementerian Perindustrian yang membina industri pengolahan, sedangkan pasar dan ekspor oleh Kementerian Perdagangan.

“Porang ini masuk super prioritas pertanian. Porang ini masa depan. Saya mau lihat hasil pengembangannya dalam 3 bulan lagi. Buat ini lebih kuat,” kata SYL.

Perlu diketahui, produksi komoditas porang sebanyak 80 hingga 85 % dihasilkan dalam bentuk chips untuk di ekspor, sedangkan 10 hingga 15 % untuk konsumsi dalam negeri dalam bentuk beras porang maupun mie porang. Selain pengolahan pascapanen menjadi beras Porang dan mie, komoditas porang mempunyai 21 produk turunan dalam bentuk makanan lainnya, kosmetik, industri dan yang lainnya.

“Pak Dirjen, saya mau sisi intervensi pertanian nanti bisa mengangkat kesejahteraan petani itu 20 persen, hitung itu. Ini harus segera dikerjakan,” tutur SYL.

Petani milenial, Syaharuddin Alrif mengatakan kebun porang yang dikembangkanya mulai dari tahun 2020, ditumpangsarikan dengan komoditas pisang. Kebun ini diharapkan dapat menjadi percontohan seluruh masyarat Indonesia untuk menggarap budidaya porang secara modern, profesional, dan maju.

“Dengan menanam pisang kita mampu menghasilkan 200 juta perhektar selama satu setengah tahun. Ini bisa membiayai kehidupan sehari hari dan porangnya nanti kita tabung buat beli mobil,” ujarnya.

Syaharuddin melaporkan ada 400 hektar lahan pengembangan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) yang berada di 7 desa sehingga kedepan industri pengolahan hasil panen harus segera diupayakan untuk menghasilkan produk siap pakai yang akan diekspor ke berbagai negara. Sementara hingga saat ini luas lahan porang di Provinsi Sulsel baru mencapai 2.000 hektar dengan hasil perhektarnya mencapai Rp 270 juta hingga Rp 300 juta.

“Dari hasil budidaya yang kami lakukan maka sudah menghasiokan benih yang berkualitas, sudah berlabel dan bersertifiksi jadi buat masyarakat yang ingin tanam tidak perlu khawatir, benih ini sudah siap disebar ke masyakat untuk dikembangkan di tempat lain,” sebutnya.

“Dan kami berharap bantuan Pak Menteri Pertanian agar bisa menambah pengembangan porang di Sulawesi Selatan ini dari 2.000 menjadi 25.000 hektar. Dari luasan ini, menghasilkan uang yang berlipat-lipat. Petani siap membudidayakan porang,” imbuh Syaharuddin.

Pada kunjungan di Kabupaten Sidrap ini, Mentan Syahrul juga meninjau rice milling unit yang berada di Kabupaten Sidrap. Tidak hanya itu, Mentan juga sekaligus melepas truk mobil beras yang akan didistribusikan ke Kupang. (bro)

Tags: KementanMentan Syahrul Yasin LimpoPetani MilenialPorang

Berita Terkait.

Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi
Nasional

Wartawan Diingatkan Pentingnya Kompetensi dan Analisis Risiko

Senin, 21 September 2026 - 15:24
Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi
Nasional

Materi UKW Cerminan Aktivitas Wartawan Sehari-hari di Lapangan

Senin, 21 September 2026 - 14:28
Pakar: Karhutla Kejahatan Serius, Sanksi Pelaku Harus Diperkuat
Nasional

Tak Sekadar Ujian, UKW Bantu Peserta Introvert Jadi Lebih Percaya Diri Berkomunikasi

Senin, 21 September 2026 - 11:08
Pakar: Karhutla Kejahatan Serius, Sanksi Pelaku Harus Diperkuat
Nasional

Pakar: Karhutla Kejahatan Serius, Sanksi Pelaku Harus Diperkuat

Senin, 21 September 2026 - 10:24
230 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu pada 2027
Nasional

230 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu pada 2027

Senin, 21 September 2026 - 10:09
Kapolri Bangga Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia
Nasional

Kapolri Bangga Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 23:35

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    964 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.