• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

RI Minta Uni Eropa Tidak Diskriminatif terhadap Sawit

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 2 Juni 2021 - 19:13
in Nasional
Pertemuan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Perwakilan Tinggi EU untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell di Gedung Pancasila, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Foto: Antara/HO-Kemlu RI

Pertemuan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Perwakilan Tinggi EU untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell di Gedung Pancasila, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Foto: Antara/HO-Kemlu RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi kembali meminta Uni Eropa (EU) agar tidak diskriminatif terhadap produk kelapa sawit Indonesia, guna mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi.

“Permintaan Indonesia sederhana, agar kelapa sawit Indonesia diperlakukan secara adil,” kata Retno dalam pernyataan pers virtual, usai bertemu dengan Perwakilan Tinggi EU untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell di Jakarta seperti dilansir Antara, Rabu (2/6/2021).

BacaJuga:

Ketika Syarat Wakil Presiden Bermasalah, Jalur Hukum Apa yang Tersedia?

Wamendagri Pastikan Dana Otsus Papua Berdampak bagi Masyarakat

BAZNAS Petakan Potensi Zakat Pertanian Desa Capai Rp326,95 Miliar

Dalam upaya mendorong kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan antara kedua pihak, Retno menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen menghasilkan kelapa sawit secara berkelanjutan dan terus memperkuat sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

“Saya sampaikan, kerja sama ekonomi dan perdagangan yang adil, tidak diskriminatif, dan terbuka akan membantu percepatan pemulihan ekonomi,” tutur dia.

Perdagangan Indonesia-EU diwarnai perselisihan soal minyak kelapa sawit pada 2019, setelah blok itu membuat kebijakan Renewable Energy Directive II (RED II) dan Delegated Regulation yang disebut akan membatasi akses masuk produk-produk bahan bakar hayati yang dinilai tidak bersifat ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Di bawah aturan EU tentang energi terbarukan itu, penggunaan bahan bakar berbasis minyak sawit akan dihapuskan pada 2030 karena minyak sawit telah diklasifikasikan oleh blok tersebut sebagai penyebab deforestasi yang berlebihan sehingga tidak dapat lagi dianggap sebagai bahan bakar transportasi yang dapat diperbarui.

Meskipun demikian, perwakilan tinggi EU Josep Borrell menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada larangan impor minyak sawit di Eropa. Bahkan ia mengklaim bahwa impor minyak sawit di Eropa meningkat sebesar 26 persen pada 2020.

“Artinya tidak ada larangan, hanya masalah keberlanjutan yang harus kita selesaikan bersama,” ujar dia.

Mengakui bahwa isu sawit telah membahayakan hubungan EU dan Indonesia, Borrell menegaskan bahwa pihaknya siap bekerja sama untuk mencari solusi atas masalah tersebut.

“Saya sangat menyadari pentingnya kelapa sawit untuk industri dan masyarakat Indonesia, juga untuk orang-orang yang telah keluar dari kemiskinan dan kita harus mencari solusi yang dapat memperhatikan misi keberlanjutan dan pembangunan. Kami akan bekerja sama untuk melakukannya,” kata Borrell.

Minyak sawit merupakan salah satu komoditas terpenting dalam perdagangan luar negeri Indonesia. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memperkirakan pendapatan devisa dari minyak sawit dapat mencapai hingga 21 miliar dolar AS (sekitar Rp298,2 triliun) pada 2020.

Untuk melawan kebijakan EU yang dinilai diskriminatif, Indonesia sejak 2019 telah menyampaikan gugatan mengenai isu sawit di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), bersama dengan sesama produsen minyak sawit yaitu Malaysia.

Dalam perkembangannya, pemerintah Malaysia pada Senin (31/5) mengatakan bahwa WTO menyetujui permintaan dari Kuala Lumpur untuk membentuk panel yang akan memeriksa peraturan EU tentang pembatasan penggunaan bahan bakar nabati dari minyak sawit. (bro)

Tags: Menlu Retno Marsudisawituni eropa

Berita Terkait.

Bea Cukai Gresik Musnahkan 9,1 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp13,61 Miliar
Nasional

Ketika Syarat Wakil Presiden Bermasalah, Jalur Hukum Apa yang Tersedia?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:01
ribka
Nasional

Wamendagri Pastikan Dana Otsus Papua Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:13
zainut
Nasional

BAZNAS Petakan Potensi Zakat Pertanian Desa Capai Rp326,95 Miliar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:03
mbg
Nasional

Tak Sekadar Masalah Tata Kelola, Komnas HAM Ungkap Pelanggaran HAM di Program MBG

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:22
Bima Arya Sugiarto
Nasional

Pesan Wamendagri kepada Peserta Masadagri: Perkuat Karakter dan Bangun Jejaring

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:35
jamaah
Nasional

DPR Soroti Biaya Haji 2027, Subsidi Dinilai Jadi Penahan Beban Jemaah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:33

OLAHRAGA

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia
Olahraga

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Editor Ali Rachman
Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Hadi Tjahjanto, melepas kontingen karate Indonesia yang akan...

SelengkapnyaDetails
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.