• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

JPMI Minta Para Santri Kawal Kasus Korupsi Hibah Ponpes Banten

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 2 Juni 2021 - 00:12
in Nusantara
Kejati Banten. Foto: Ist

Kejati Banten. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus dugaan korupsi dana hibah untuk pondok pesantren pesantren (Ponpes) tahun anggaran 2018 sebesar Rp 66 miliar lebih dan tahun anggaran 2020 sebesar Rp 117 miliar lebih saat ini tengah ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Penyidik Kejati Banten telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus tersebut. Dua tersangka di antaranya mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Banten Irvan Santoso (IS) dan mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesra Banten Toton Suriawinata (TS).

BacaJuga:

Jalur Temajuk Dibuka Lagi, Aher: Perbatasan Harus Jadi Beranda Kemajuan Bangsa

Banten Siap Jadi Pionir Ekosistem Pelayanan Pertanahan yang Cepat dan Tepercaya

Bea Cukai Bersama BNN Musnahkan 2,2 Kg Sabu dan 753 Butir Ekstasi di Jambi

Koordinator Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) Deni Iskandar, meminta kepada semua elemen mahasiswa dan santri di Banten, untuk bersama-sama mengawal kasus korupsi dana hibah Ponpes tersebut.

“Jadi persoalan korupsi hibah Ponpes di Banten, harus dikawal oleh semua stakeholder dan semua elemen masyarakat, dari mulai mahasiswa maupun oleh para santri di pondok pesantren,” kata Deni, pada diskusi publik, bertajuk: ‘Banten dalam Pusaran Korupsi,” di Sodong, Pandeglang, Selasa (1/6/2021).

Deni juga meminta agar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga independen segera turun tangan mengusut tuntas persoalan korupsi tersebut, yang melibatkan rihuan Ponpes.

“Dalam hal ini, KPK harus turun ke Banten. Jangan sampai para kiai dan para alim ulama, menjadi korban kebijakan, dan menjadi tersangka semua. Jangan juga dalam pengusutan kasus ini, kemudian ada banyak Ponpes yang disegel oleh Kejati,” jelas Deni.

Sebelumnya, JPMI secara resmi telah melaporkan kasus korupsi dana hibah Ponpes ke KPK pada Rabu, 24 April 2020. JMPI melaporkan tiga orang pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang diduga terlibat dalam pusaran korupsi hibah tersebut yakni Gubernur Banten Wahidin Halim, Sekretaris Daerah Al Muktabar, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rina Dewiyanti.

“Hari ini, Kejati sudah memanggil Sekda dan Kepala BPKAD. Tapi kan faktanya, Kejati tidak berani juga memanggil Gubernur Banten Wahidin Hakim,” katanya

Maka dengan itu, kata Deni, JPMI meminta agar KPK segera turun tangan.

“Kita tidak ingin nama para kiai penjaga gerbang Banten ini, justru dikorbankan. Ini penting, KPK harus turun tangan dan datang ke Banten,” ujarnya. (dam)

Tags: JPMIKorupsi Hibah Ponpes Banten

Berita Terkait.

Aher
Nusantara

Jalur Temajuk Dibuka Lagi, Aher: Perbatasan Harus Jadi Beranda Kemajuan Bangsa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:29
Rakernas-II
Nusantara

Banten Siap Jadi Pionir Ekosistem Pelayanan Pertanahan yang Cepat dan Tepercaya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:44
bc2
Nusantara

Bea Cukai Bersama BNN Musnahkan 2,2 Kg Sabu dan 753 Butir Ekstasi di Jambi

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:08
bc
Nusantara

Ekspor Perdana 26 Ton Kopra Karimun, Bea Cukai Beri Asistensi Penuh

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:47
MedcoEnergi Perkuat Dukungan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT
Nusantara

MedcoEnergi Perkuat Dukungan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:23
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,1 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Terdampak
Nusantara

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,1 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Terdampak

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:51

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.