• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kurikulum Merdeka Belajar, Ini Target Output 2045

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 1 Juni 2021 - 11:17
in Nasional
indoposco

Ilustrasi. Foto: Instagram/@ditjen.dikti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menyongsong era kampus merdeka belajar program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Trilogi Jakarta menyelenggarakan seminar dengan tema ‘Sarasehan Kurikulum Merdeka Belajar Menuju Pendidikan Merdeka’, Senin (31/5), secara virtual.

Kepala Program Studi PGSD Universitas Trilogi Jakarta sekaligus ketua panitia seminar Dr. Rudi Ritonga mengatakan, ini penting karena terkait arah dan orientasi pendidikan tinggi ke depan. Perubahan orientasi ini otomatis mempengaruhi kurikulum pendidikan tinggi.

BacaJuga:

Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak

Daewoong Luncurkan Fexuprazan di Indonesia, Bawa Terapi P-CAB Generasi Baru untuk GERD

Satukan Kekuatan Alumni, IKA Unpad Targetkan Masuk 300 Besar Universitas Dunia

“Tak bisa dimungkiri, perubahan ini juga dipengaruhi kemajuan informasi teknologi,” ujarnya

Rektor Universitas Trilogi, Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro yang membuka seminar itu menekankan kesiapan penerapan merdeka belajar dan kampus merdeka (MBKN) di Universitas Trilogi. Pada seminar yang berlangsung secara daring ini menghadirkan peserta sebanyak 1.400 orang dari seluruh Indonesia.

Sesi pertama seminar ini dipandu Dr. Kabul Wahyu Utomo selaku Wakil Rektor Universitas Trilogi. Di sini, Prof. Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho,M.M, Ketua Yayasan Pembangunan Pendidikan Indonesia Jakarta menjelaskan kampus merdeka itu adalah kampus mandiri, bebas berfikir untuk mencari kebenaran melalui tridharma perguruan tinggi.

“Konsep merdeka belajar di Universitas Trilogi diterapkan melalui teknososiopreneur untuk mendorong kemajuan pendidikan terpadu,” jelasnya.

Kemudian, Prof. Dr. Amilin, S.E.Ak., M.Si., CA., QIA., BKP., CRMP, Dekan FEB UIN Jakarta memaparkan implementasi MBKM dan pengalaman di UIN Jakarta. Dikatakannya, MBKM sejatinya diturunkan dari visi SDM unggul Indonesia berkarakter Pancasila.

“Ini mencakup berahlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong dan kebhinekaan global,” sebutnya.

Sedangkan pada sesi kedua dipandu oleh Rossi Iskandar. MPd, Dosen PGSD Universitas Trilogi. Dalam paparan sesi kedua ini, Prof. Dr. Komarudin Sahid, M.Si, Rektor Universitas Negeri Jakarta menekankan permasalahan implementasi MBKM pada semua kampus. Utamanya, kuliah di luar kampus 3 semester dengan jumlah 20 SKS.

“Paradigma pendidikan selama ini human resources development (HRD) dan human capacity development (HCD). Kebijakan MBKM muncul karena kurang diserap dunia usaha, maka lebih ke paradigma HRD,” jelasnya.

Kemudian, Dr. Gunas Mahdianto Kepala Bidang SD dan PKLK mewakili Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjelaskan, merdeka belajar ialah mengubah paradigma pembelajaran. Ada kebebasan sistem pembelajaran terbaik. Disesuaikan lingkungan sekolah dan peserta didik. Di sini, Dr. Gunas menyoroti aspek literasi dan numerik serta penilaian.

“Siswa harus mampu berpikir kritis dan lebih menggunakan kemampuan kognitif,” imbuhnya.

Paparan terakhir disampaikan Prof. Aris Djunaidi, mewakili Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim yang lebih menekankan kebijakan MBKM yang diturunkan dari visi SDM Indonesia 2045. Esensinya menjelaskan secara komprehensif dan holistik tentang bagaimana kebijakan dan implementasi kebijakan MBKM.

“Output-nya di tahun 2045 ialah memproduksi SDM (sumber daya manusia) unggul Indonesia maju yang berjiwa dan berkarakter Pancasilais,” pungkasnya. (arm)

Tags: Kemendikbud Ristekmerdeka belajaruniversitas trilogi

Berita Terkait.

Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak
Nasional

Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak

Minggu, 20 September 2026 - 17:07
2
Nasional

Daewoong Luncurkan Fexuprazan di Indonesia, Bawa Terapi P-CAB Generasi Baru untuk GERD

Minggu, 20 September 2026 - 15:05
ferry
Nasional

Satukan Kekuatan Alumni, IKA Unpad Targetkan Masuk 300 Besar Universitas Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 14:04
trisakti
Nasional

IKA Trisakti Jadi Wadah Bersama, Maman Dorong Alumni Perkuat Kebersamaan

Minggu, 20 September 2026 - 11:11
pmdg
Nasional

Beri 2 Karya Istimewa ke Prabowo, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ungkap Makna di Baliknya

Minggu, 20 September 2026 - 10:10
Abdul Mu'ti
Nasional

Revitalisasi 2026: Sekolah Terdampak Bencana hingga Wilayah 3T Jadi Prioritas

Minggu, 20 September 2026 - 09:09

OLAHRAGA

persib
Olahraga

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Editor Ali Rachman
Minggu, 20 September 2026 - 12:38

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung datang ke Jepara dengan membawa pekerjaan yang belum tuntas. Pangeran Biru akan menghadapi Persijap Jepara pada...

SelengkapnyaDetails
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5534 shares
    Share 2214 Tweet 1384
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.