• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pengungsi Myanmar Kesulitan Tempat Tinggal dan Logistik

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 20 Mei 2021 - 05:37
in Internasional
Pengunjuk rasa membawa bendera dan memberikan salam tiga jari saat memprotes kudeta militer dan menuntut pembebasan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, di Yangon, Myanmar, Jumat (12/2/2021). Foto: Antara/REUTERS

Pengunjuk rasa membawa bendera dan memberikan salam tiga jari saat memprotes kudeta militer dan menuntut pembebasan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, di Yangon, Myanmar, Jumat (12/2/2021). Foto: Antara/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Warga Myanmar yang mengungsi akibat pertempuran di Negara Bagian Chin, menyuarakan keprihatinan atas tempat tinggal dan persediaan logistik akibat konflik antara tentara dan pemberontak anti junta.

Eksodus itu juga mendorong lebih banyak orang mengungsi ke perbatasan terdekat dengan India, di mana seorang pejabat pemerintah India mengatakan lebih dari 15.000 orang telah mengungsi sejak kudeta 1 Februari lalu.

BacaJuga:

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Aher Soroti Dugaan Pembatasan Jilbab di Azerbaijan: HAM Tak Boleh Bermuka Dua

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

“Saat hujan turun, kami tidak memiliki tempat berlindung yang kokoh,” kata Mai, yang melarikan diri dengan berjalan kaki dari Kota Mindat pada akhir pekan, dan sekarang berada di sebuah desa yang jauhnya 15 kilometer dari wilayah asalnya.

“Kami punya cukup beras dan kacang polong kering, tetapi kami harus pergi dan mencari sayuran. Ada kekurangan minyak dan bahan bakar untuk sepeda motor. Tidak ada persediaan medis. Bahkan jika kami punya uang, kami tidak bisa membeli bahan makanan,” kata Mai seperti dikutip Antara, Rabu (19/5/2021).

Mereka yang melarikan diri mengatakan ribuan orang meninggalkan Mindat setelah tentara menyerang pejuang dari Pasukan Pertahanan Chinland, yang bersekutu dengan Pemerintah Persatuan Nasional yang dibentuk oleh lawan junta.

“Ada juga laporan warga sipil tewas dan terluka dan properti sipil rusak atau hancur. Akses oleh lembaga kemanusiaan ke orang-orang yang melarikan diri dari kekerasan atau mereka yang masih berada di rumah mereka menjadi sulit karena ketidakamanan,” kata Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Selasa (18/5).

Sejak menggulingkan dan menahan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, junta telah berjuang untuk memaksakan otoritasnya dalam menghadapi protes harian, pemogokan yang melumpuhkan ekonomi, serta meningkatnya pertempuran melawan kelompok lama dan baru dari pejuang etnis minoritas.

Global New Light of Myanmar yang dikelola negara mengatakan pemberontak telah menyerang dua lokasi lain di Negara Bagian Chin, yang berbatasan dengan India, pada Senin (17/5). Dilaporkan tidak ada anggota pasukan keamanan yang terluka dalam serangan itu.

Penduduk mengatakan pertempuran itu telah mendorong banyak orang mengungsi dari Kota Kanpet Let, sekitar 20 kilometer dari Mindat. “Sangat menyedihkan kami harus melarikan diri dari rumah kami sendiri,” kata Salai (24), yang sekarang mengungsi di desa terdekat.

PBB menyatakan hampir 10.000 orang telah mengungsi di Negara Bagian Kachin di utara akibat pertempuran baru sejak pertengahan Maret. Ribuan orang juga mengungsi akibat bentrokan di timur dan timur laut Myanmar. (wib)

Tags: junta militerMyanmarPengungsi Myanmar

Berita Terkait.

tibet
Internasional

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:20
siswa
Internasional

Aher Soroti Dugaan Pembatasan Jilbab di Azerbaijan: HAM Tak Boleh Bermuka Dua

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:02
Kredit BCA Tembus Rp1.017 Triliun, Pembiayaan UKM Tumbuh 6,9 Persen
Internasional

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:07
Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB
Internasional

Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:17
Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada
Internasional

Pimpin Komite ASEAN di Ottawa, Indonesia Pacu Kemitraan Ekonomi ASEAN-Kanada

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:57
aidi
Internasional

BKSAP DPR Soroti Larangan Jilbab di Azerbaijan: Bukan Simbol Ekstremisme

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4292 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.