• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Perdamaian di Gaza Masih Belum Jelas

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 19 Mei 2021 - 10:09
in Headline
indoposco

Pengunjuk rasa Palestina berunjuk rasa sebagai rasa solidaritas mereka ditengah pertempuran Israel-Gaza, di Kota Tua Yerusalem, Selasa (18/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/FOC/djo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Israel mengebom Gaza dengan serangan udara dan militan Palestina terus menembakkan roket lintas perbatasan, tanpa kepastian pada Rabu (19/5/2021) tentang gencatan senjata yang akan terjadi meskipun ada seruan internasional untuk mengakhiri pertempuran yang berlangsung lebih dari seminggu.

Para pemimpin Israel mengatakan mereka menekan dengan serangan terhadap Hamas dan Jihad Islam, tetapi seorang juru bicara militer Israel mengakui bahwa dengan sekitar 12.000 rudal dan mortir di gudang senjata kelompok itu di Gaza, “mereka masih memiliki cukup roket untuk ditembakkan”.

BacaJuga:

Piala Dunia 2026: Hajar Haiti 3-0, Brasil Melesat ke Puncak Klasemen Grup C

Doli Kurnia: Pernyataan Jokowi Tegaskan Tak Ada “Dua Matahari”, Saatnya Fokus Sukseskan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Students Protest at DPR, Criticize Weak Government Oversight

Dua pekerja Thailand tewas dan tujuh orang terluka dalam serangan roket pada Selasa (18/5) di sebuah wilayah pertanian Israel di dekat perbatasan Gaza, kata polisi. Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, dan Jihad Islam mengaku bertanggung jawab.

Roket juga diluncurkan di kota Ashdod, Ashkelon dan Beersheba, lebih jauh ke utara, membuat penduduk berebut untuk berlindung, dalam serangan yang berlangsung hingga Selasa malam.

Pejabat medis Gaza mengatakan 217 warga Palestina telah tewas, termasuk 63 anak-anak, dan lebih dari 1.400 terluka sejak pertempuran dimulai pada 10 Mei. Otoritas Israel mengatakan 12 orang telah tewas di Israel, termasuk dua anak.

Israel mengatakan pesawatnya menyerang rumah milik beberapa militan Hamas yang digunakan sebagai pusat komando atau tempat penyimpanan senjata. Pada Rabu pagi, artileri Israel menembaki sasaran di Jalur Gaza selatan, kata saksi mata.

Hampir 450 bangunan di Jalur Gaza telah hancur atau rusak parah, termasuk enam rumah sakit dan sembilan pusat kesehatan perawatan primer, sejak konflik saat ini dimulai, kata badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sekitar 48.000 dari 52.000 pengungsi telah pergi ke 58 sekolah yang dikelola PBB.

Israel mengatakan lebih dari 3.450 roket telah diluncurkan dari Gaza, beberapa gagal dan lainnya ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iron Dome. Israel menyebutkan jumlah militan yang telah dibunuh sekitar 160 orang.

Hamas mulai menembakkan roket sembilan hari lalu sebagai pembalasan atas apa yang dikatakannya sebagai pelanggaran hak oleh Israel terhadap warga Palestina di Yerusalem selama bulan suci Ramadhan.

Dengan mengaitkan konfrontasinya dengan Israel dengan masalah sensitif Yerusalem, Hamas juga menjadi tantangan bagi saingan utamanya, Presiden Mahmoud Abbas yang berbasis di Tepi Barat, yang bulan lalu membatalkan pemilihan parlemen di mana kelompok itu tampaknya akan memperoleh keuntungan.

Permusuhan saat ini adalah yang paling serius antara kelompok militan dan Israel dalam beberapa tahun, dan menyimpang dari konflik Gaza sebelumnya yang memicu kekerasan jalanan di kota-kota Israel antara orang Yahudi dan Arab.

Diplomasi

Prancis pada Selasa menyerukan resolusi Dewan Keamanan PBB tentang kekerasan antara Israel dan gerilyawan Palestina, ketika para diplomat mengatakan Amerika Serikat telah berbicara kepada badan PBB itu bahwa “pernyataan publik sekarang” tidak akan membantu meredakan krisis.

“Tujuan kami adalah untuk mengakhiri konflik ini. Kami akan mengevaluasi hari demi hari apa pendekatan yang tepat. Pendekatan ini terus berlanjut bahwa diskusi di belakang layar yang tenang dan intensif secara taktis merupakan pendekatan kami saat ini,” Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan pada Selasa.

Mesir dan mediator PBB juga meningkatkan upaya diplomatik, dan Sidang Umum PBB akan membahas kekerasan pada Kamis (20/5).

Jerman menyerukan gencatan senjata dan menawarkan lebih banyak bantuan untuk membantu Palestina sebelum pembicaraan darurat Uni Eropa.

Bentrokan juga berkobar di Tepi Barat yang diduduki, tempat pasukan Israel menembak mati seorang Palestina yang mencoba menyerang mereka dengan senjata dan bahan peledak rakitan pada Selasa, kata militer.

Seorang warga Palestina lainnya dibunuh oleh pasukan Israel pada protes Tepi Barat, kata pejabat kesehatan. Militer mengatakan tentara diserang, yang melukai dua dari mereka, dan balas menembak.

Pemboman Israel di Gaza, bentrokan Ramadhan antara polisi dan jamaah di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem dan kasus pengadilan oleh pemukim Israel untuk mengusir rakyat Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang dicaplok Israel telah memicu ketegangan di Tepi Barat.

Berita Israel N12 TV, mengutip sumber-sumber Palestina yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Mesir, melalui “saluran rahasia”, telah mengusulkan agar pertempuran Israel-Gaza diakhiri pada Kamis pagi.

Ezzat El-Reshiq, seorang anggota biro politik Hamas yang berbasis di Qatar, mengeluarkan pernyataan pada Selasa yang mengatakan bahwa laporan bahwa mereka telah menyetujui gencatan senjata semacam itu tidak benar.

“Belum ada kesepakatan yang dicapai mengenai waktu tertentu untuk gencatan senjata,” katanya. “Kami menegaskan bahwa upaya dan kontak serius dan terus berlanjut dan tuntutan rakyat kami diketahui dan jelas.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan dalam sebuah unggahan di Twitter pada Selasa bahwa serangan Israel “akan terus berlanjut selama diperlukan untuk memulihkan ketenangan” bagi semua warganya.

Netanyahu mengatakan serangan Israel telah “membuat Hamas mundur bertahun-tahun” – yang menurut beberapa komentator berita Israel bisa menjadi kemungkinan awal gencatan senjata dalam beberapa hari saat dia bisa mengklaim kemenangan.

Tetapi Amos Yadlin, mantan kepala intelijen militer Israel, mengatakan gambaran situasinya lebih rumit, seraya menyebut kerusuhan sipil di Israel, meningkatnya protes oleh orang-orang Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan tembakan-tembakan roket dari Lebanon.

“Sejauh menyangkut (Hamas), apa yang terjadi di Tepi Barat dan mungkin dengan (kelompok Lebanon) Hizbullah dan warga Arab Israel – di sinilah Hamas menang,” kata Yadlin di Channel 12 TV. “Dalam pertarungan militer, mereka kalah.” (bro)

Tags: agresi IsraelgazaisraelJalur GazaKonflik Israel-Palestina

Berita Terkait.

cunha
Headline

Piala Dunia 2026: Hajar Haiti 3-0, Brasil Melesat ke Puncak Klasemen Grup C

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:27
joko
Headline

Doli Kurnia: Pernyataan Jokowi Tegaskan Tak Ada “Dua Matahari”, Saatnya Fokus Sukseskan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:31
students
Headline

Students Protest at DPR, Criticize Weak Government Oversight

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:21
demo
Headline

Mahasiswa Mulai Geruduk Gedung DPR Sore Ini, Suarakan Isu MBG hingga BBM

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:07
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Headline

Attorney General’s Office Reveals Alleged Role of Glory Harimas Sihombing, New Suspect in MBG Corruption Case

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:52
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Headline

Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7139 shares
    Share 2856 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
malarza
Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Editor Juni Armanto
Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57

INDOPOSCO.ID - Timnas Paraguay menang tipis 1-0 saat melawan Timnas Turki dalam laga kedua Grup D Piala Dunia 2026 di...

SelengkapnyaDetails
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.