• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Tesla Dekat Rumah

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 17 Mei 2021 - 05:05
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Akhirnya polisi sepakat dengan Tesla: kecelakaan itu tidak ada hubungannya dengan autopilot.
Itu berarti, polisi Texas, Amerika Serikat (AS) harus meralat keterangan awalnya. Yang begitu pasti: tidak ada pengemudi ketika kecelakaan itu terjadi –pada 17 April 2021 lalu. Menjelang tengah malam. Jam 23.25.

BacaJuga:

Pengusaha Pilihan

Weda Bay

Bali Lombok

Pertanyaan yang tersisa: kenapa mayat dokter William Varner ditemukan terduduk di kursi belakang. Sedang temannya, Everette Talbot, tetap di kursi depan, sebelah kanan.
Polisi memang tidak sepenuhnya salah. Waktu dilakukan pemeriksaan di lokasi, benar-benar ditemukan tidak ada orang (mayat) di kursi pengemudi. Hanya saja menyimpulkan bahwa kecelakaan ini akibat autopilot terlalu buru-buru.

Mungkin, begitu melihat Tesla, imajinasi polisi langsung ke autopilot. Kesan bahwa Tesla itu mobil yang bisa berjalan sendiri rupanya begitu kuat.
Di tulisan pertama dulu, saya juga menyimpulkan bahwa kecelakaan itu tidak jauh dari rumahnya. Kecepatan mobil itu mestinya juga tidak tinggi. Itu setelah saya melihat peta di Google. Saya cari lokasi kecelakaan itu. Saya lihat kecelakaan itu terjadi di jalan kuldesak (buntu). Juga dekat jalan melengkung.

Hanya saja, waktu itu, saya tidak tahu persis di mana posisi rumah dokter William. Barulah kemarin ada keterangan jelas: rumah William hanya sekitar 150 meter dari lokasi kecelakaan.

Berarti tempat tinggal pemilik Tesla model S itu di perumahan kuldesak itu juga. Berarti, ketika terjadi kecelakaan, kecepatannya belum tinggi. Pun seandainya istri dokter William masih di depan rumah dia akan bisa melihat kobaran api itu dari rumahnya.

Malam itu dokter William dan Talbot makan malam. Bersama istri mereka. Talbot adalah teman baik William. Ia pengusaha bidang keuangan. Rumah mereka beda kota tapi dua kota kecil itu berimpitan.
Setelah makan mereka ke rumah Talbot dulu. Untuk mengantar istri Talbot. Lalu ke rumah William untuk mengantar istri William.

Tak lama kemudian William dan Talbot kembali ke mobil. Hendak keluar berdua.
Yang polisi sulit mengelak adalah: data kamera di rumah William. Dari rekaman itu terlihat William memasuki pintu kiri depan Tesla. Berarti William duduk di kursi pengemudi.

Juga terlihat, di rekaman itu, Talbot membuka pintu depan kanan. Lalu duduk di kursi depan kanan.
Bahwa polisi tidak menemukan mayat terbakar di kursi pengemudi, itulah yang harus diperdebatkan. Tapi itu lebih mudah menjawabnya.

Dari tiga kemungkinan, hanya satu yang paling kuat: dokter William sengaja pindah ke kursi belakang. Itu dilakukan setelah terjadi kecelakaan. Mungkin ia tidak bisa lagi membuka pintu depan. Kemungkinan lain, ia ingin menjauh dari api. Yang sudah mulai menyala di bagian depan.

Dua kemungkinan lain bisa diabaikan. Yakni dokter William terlontar ke belakang. Saking kerasnya Tesla itu menabrak pohon. Satunya lagi: kecelakaan ini mengandung unsur kriminalitas. Yakni pengemudinya sengaja membunuh dua orang itu. Lalu melarikan diri.

Polisi memang menyebut Tesla itu melaju kencang sebelum menabrak pohon. Tapi keterangan awal itu juga terlalu tergesa. Terutama setelah jelas bahwa Tesla itu baru 150 meter meninggalkan rumah dokter William.

Memang api berkobar hebat dari Tesla itu. Besar sekali. Lama sekali. Begitu terlihat akan padam berkobar lagi. Lalu seperti mau padam lagi. Berkobar lagi. Selama empat jam.
Itu ternyata tidak hanya karena menabrak pohon. Di tikungan yang tidak tajam itu mobil menghantam dulu beton di pinggir jalan.

Itulah tugas polisi berikutnya. Bagaimana bisa mobil yang baru berangkat, di sebuah perumahan kuldesak, di tikungan yang tidak tajam, bisa terjadi peristiwa itu.
Yang jelas, nama perumahan itu –The Woodland– menjadi sangat terkenal: elitenya, hijaunya, dan perencanaan kotanya. Perusahaan perumahan itu kini beriklan agak gencar.

Memang, kota baru The Woodland ini dihuni para eksekutif perusahaan besar. Tujuan dibangunnya dulu memang untuk mereka: yang bosan tinggal di kota besar. Seperti Houston. Jaraknya pun hanya 30 menit bermobil dari ”ibu kota” minyak dunia itu.

Dengan pengakuan baru polisi itu Tesla pun lega. Kontroversi autopilot berakhir. Memang agak buru-buru juga, mengaitkan kecelakaan itu dengan autopilot. Tidak masuk akal –secara teknologi. Jalan di perumahan itu tidak dilengkapi garis. Padahal autopilot tidak berfungsi tanpa garis itu.

Meski begitu polisi tetap mengetatkan pengawasan pada pemakaian autopilot. Tiga hari lalu satu orang lagi ditangkap: Tesla model 3-nya melaju dengan pemiliknya duduk manis di kursi belakang.

Yang ditangkap itu Param Sharma –kelihatannya keturunan India. Ia kaya raya –orang tuanya. Ia tenang saja. Nilai denda tidak ada artinya. Pun kalau mobil harus disita –karena bukan baru kali ini ditangkap untuk pelanggaran yang sama. “Saya kan bisa beli Tesla yang lain lagi,” ujarnya seperti ditulis media-media di California.

Tapi kali ini ia harus masuk tahanan: di penjara Santa Rita. Umurnya 25 tahun. Di Instagram-nya banyak dipamerkan mobil mewahnya –termasuk Lamborghini. Dan kemewahan yang lain. Rumor di California menyebut ia anak pengusaha minyak atau bank.

Ketika ditanya soal itu, Sharma mengelak. “Yang jelas bukan pengusaha minyak,” katanya.
Seorang netizen, yang mengaku teman sekolahnya di Albany High, minta agar polisi mencabut saja SIM anak itu.

Dikatakan, Sharma sudah sering berbuat aneh. Ia ingin selalu menjadi pusat perhatian. Suatu saat ia posting bahwa penyanyi Rihanna itu menjiplak gayanya.

Waktu di mobil itu pun terlihat bibirnya bergerak-gerak seperti menirukan lagu rap yang diputar di mobil itu.
Sebelum ditutup, Instagram-nya memiliki follower 5.000. Tapi follower Instagram-nya yang lain pernah mencapai 400.000 –sebelum ditutup karena banyaknya follower palsu. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

Kanan Dalam
Disway

Pengusaha Pilihan

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Weda Bay

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Bali Lombok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Rocky Gerung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Polsek Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Jumling Suyudi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:00

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Bangun Energi Positif dari dalam, PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi Lewat ICONMOVE

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.