• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPRD Lebak Dukung Penutupan Tempat Wisata di Banten

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 16 Mei 2021 - 11:01
in Nusantara
Pantai Sawarna yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Foto: Safar/INDOPOSCO.ID

Pantai Sawarna yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Foto: Safar/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota DPRD Lebak Musa Weliansyah mendukung kebijakan Gubernur Banten Wahidin Halim yang menutup seluruh wisata karena berpotensi penyebaran pandemi Covid-19.

“Kami dari awal juga tidak setuju destinasi wisata dibuka setelah Hari Raya Lebaran 1442 Hijriah,” kata Musa Weliansyah yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Lebak, di Lebak, Minggu kepada Antara.

BacaJuga:

Srikandi PLN Nusantara Power Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Perempuan di Koto Panjang

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kebijakan Pemerintah Provinsi Banten dinilai sangat tepat untuk melakukan penutupan kawasan wisata, karena terjadi kerumunan massa dan bisa menjadikan klaster penyebaran kasus Covid-19.

Saat ini, kata dia, diberbagai lokasi wisata terjadi antrian panjang kendaraan, seperti jalur kawasan Pantai Anyer menuju Carita juga di Lebak bagian selatan.

Dengan demikian, kata dia, Wahidin Halim menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 556/901-Dispar/2021, tentang penutupan seluruh destinasi wisata di wilayah Banten.

Penutupan obyek wisata mulai tertanggal 15 sampai 30 Mei tahun 2021 guna mengantisipasi pencegahan penularan Covid-19.

“Kami tentu sangat mendukung penutupan wisata demi kemaslahatan dan perlindungan agar warga Banten usai Lebaran tetap sehat dan tidak tertular penyakit yang mematikan itu,” kata Politisi PPP Lebak.

Ia mengatakan, pengalaman penyebaran Covid-19 jangan sampai terjadi seperti di negara India hingga angka kematian tertinggi di dunia.

Dimana saat itu, kata dia, tingkat kesembuhan pasien Corona di India cukup baik dibandingkan Indonesia.

Namun, menurut dia,pemerintah India kembali memberikan pelonggaran kepada masyarakatnya untuk melakukan kegiatan ekonomi, keagamaan, tradisi masyarakat, pariwisata, politik dan lainnya.

Pelonggaran kegiatan itu, kata dia, dalam beberapa pekan memicu penyebaran Covid-19 hingga banyak warga yang menjadi korban meninggal.

“Kami minta masyarakat mematuhi kebijakan Pemprov Banten dengan tidak mendatangi lokasi wisata guna mencegah pandemi Covid-19,” katanya menegaskan.

Ia juga mengatakan, pihaknya mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan polisi, TNI, dan instansi lain untuk pengendalian Covid-19 dengan melakukan penyekatan.

Penyekatan itu, ujar dia, di antaranya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, karena memicu terjadi kerumunan massa.

Penyebaran Corona itu ditularkan oleh manusia,sehingga lebih tepat adanya posko penjagaan untuk mencegah larangan mudik Lebaran.

“Kami setuju Gubernur Banten mengeluarkan maklumat penutupan tempat pariwisata itu,” katanya.

Menurut pantauan INDOPOSCO.ID, kepadatan wisatawan juga terlihat di Pantai Anyer. Kepadatan terlihat dari sepanjang jalan yang mengakibatkan arus lalu lintas di ruas tol Tanggerang – Merak dialihkan. Tidak hanya itu, karena jumlah pengunjung yang membeludak terpaksa masyarakat yang hendak masuk kawasan pantai disuruh putar balik oleh petugas.

Para pengunjung ini umumnya merupakan warga asal Banten yang memilih menghabiskan libur lebaran dengan berkunjung ke pantai.

Dian pengunjung asal Banten mengaku datang bersama keluarganya. Dian mengatakan bahwa diperjalanan dia sama sekali tidak terjebak macet. “Tapi pantai sangat ramai,” katanya. Setiap pengunjung yang hendak memasuki kawasan pantai tidak diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh terlebih dahulu. (mai/mg1)

Tags: BantenDPRD Lebakpenutupan tempat wisata

Berita Terkait.

Latihan
Nusantara

Srikandi PLN Nusantara Power Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Perempuan di Koto Panjang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:04
opini
Nusantara

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45
sigit
Nusantara

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:07
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Peredaran 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalimantan, Selamatkan Kerugian Negara Rp2,65 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:46
Dana-Cukai
Nusantara

Bea Cukai Gencarkan Edukasi Cukai dan Gempur Rokok Ilegal di Jawa Tengah dan Jogjakarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:54
Petugas-BC
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Banjarmasin, TNI, dan Polri Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:14

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3697 shares
    Share 1479 Tweet 924
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.