• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Idulfitri, Warga Malaysia Juga Dilarang Mudik

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 12 Mei 2021 - 19:50
in Internasional
indoposco

Ilustrasi. Puluhan PMI dari Malaysia mengantre setibanya di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Sabtu (1/5/2021). ANTARA/Naim/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO ID – Mohd Rezuan Othman biasanya akan bepergian dari Kuala Lumpur mudik ke kota kelahirannya di bagian selatan Malaysia untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga, namun penguncian nasional baru-baru ini terkait Covid-19 telah memadamkan rencananya untuk tahun kedua berturut-turut.

Di bawah kebijakan yang diumumkan pada Senin (10/5), beberapa hari sebelum hari raya Idul Fitri, Mohd Rezuan dan jutaan warga lainnya diminta untuk tak bertemu dengan orang-orang tersayang dalam perayaan tahunan itu karena adanya pembatasan perjalanan.

BacaJuga:

Prancis Minta Sidang Darurat PBB Bahas Operasi Militer Israel di Lebanon

Fase Armuzna Berjalan Lancar, Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina Menuju Makkah

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina

“Saya belum pulang ke kampung halaman untuk Raya selama hampir dua tahun, dan selama masa itu saya belum bertemu dengan orang tua saya,” kata juru masak berusia 40 tahun itu, dengan menggunakan bahasa Malaysia untuk Idulfitri.

Malaysia merupakan salah satu negara pertama di kawasan yang memberlakukan penguncian ketat pada tahun lalu untuk mengontrol pandemi. Pada tahun 2020, negara tersebut telah menderita pemerosotan ekonomi terburuk sejak Krisis Finansial Asia pada akhir 1990an.

Lonjakan jumlah kasus yang dimulai pada akhir tahun lalu mendorong pemerintah untuk memberlakukan status darurat pada bulan Januari, dan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pada Senin mendeklarasikan penguncian skala nasional selama satu bulan untuk menghadapi lonjakan baru yang lagi-lagi muncul.

Jumlah kasis Malaysia melampaui angka 444.000 dengan 1.700 kematian pada Senin (10/5), laju infeksi tertinggi ketiga di kawasan setelah Indonesia dan Filipina.

Beberapa orang, seperti Rusyan Sopian, meyakini bahwa pembatasan perjalanan merupakan langkah yang masuk akal mengingat otoritas kesehatan telah mengatakan bahwa lonjakan itu mungkin terkait dengan penyebaran varian yang lebih mudah menular.

“Jika (kebijakan) dapat membantu menahan virus, maka saya menerimanya,” ujar penulis berusia 38 tahun itu.

Namun di luar disrupsi terhadap kehidupan sosial, penguncian yang berulang telah menjadi ancaman terhadap kesejahteraan Mohd Rezuan dan banyak warga lainnya di Malaysia.

Bulan suci Ramadhan biasanya membawa aliran bisnis bagi restoran-restoran dan bazar-bazar makanan yang menyiapkan makanan bagi jutaan Muslim yang berbuka puasa usai matahari terbenam. Sekitar 60 persen dari populasi Malaysia yang berjumlah 32 juta adalah umat Muslim.

“Saya bekerja di industri makanan. Satu saat buka, satu saat lainnya tutup,” kata Mohd Rezuan, saat berbincang di waktu istirahatnya di sela-sela bekerja di restoran yang terletak di pinggiran kota Kuala Lumpur yang biasanya begitu ramai, namun kini menjadi sepi.

“Satu saat gaji saya mencukupi, dan satu saat lainnya tidak. Bagaimana saya dapat bertahan?” (bro)

Tags: IdulfitriMalaysiamudik lebaran 2021

Berita Terkait.

tank
Internasional

Prancis Minta Sidang Darurat PBB Bahas Operasi Militer Israel di Lebanon

Senin, 1 Juni 2026 - 00:30
Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Diwarnai Berawan Hingga Hujan Ringan
Internasional

Fase Armuzna Berjalan Lancar, Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina Menuju Makkah

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:21
Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina
Internasional

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:44
Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta
Internasional

Mendiktisaintek: Indonesia dan Prancis Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi dan Riset

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:21
Atasi Jalan Amblas di Lenteng Agung, Dinas SDA Pasang Pelat Besi
Internasional

Kepadatan Mina Jadi Alarm Haji 2026, Timwas Usul Formula Baru

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:05
iran
Internasional

Trump Ancam “Ledakkan” Oman, Iran Kecam Keras Retorika AS

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3491 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2538 shares
    Share 1015 Tweet 635
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5694 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.