• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Lion Parcel Targetkan Pertumbuhan Transaksi 100 Persen di 2021

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 5 Mei 2021 - 12:19
in Ekonomi
indoposco
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan jasa ekspedisi Lion Parcel (PT. Lion Express) mencatatkan pertumbuhan transaksi yang cukup signifikan selama kuartal I 2021 dibandingkan dengan kuartal I pada tahun sebelumnya.

Chief Marketing Officer (CMO) Lion Parcel Kenny Kwanto mengatakan, catatan transaksi tersebut relatif baik di tengah-tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi nasional selama masa pandemi Covid-19.

BacaJuga:

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Tekanan Eksternal Mengganas, Rupiah Melemah di Tengah Alarm Krisis Energi

“Di tengah melemahnya perekonomian nasional, kami berhasil mencatatkan kenaikan transaksi sekitar 30 persen di kuartal I 2021. Pertumbuhan ini meningkat jika dibandingkan dengan kuartal I 2020 kemarin,” ujar Kenny Kwanto dalam keterangannya, Rabu (5/5/2021).

Kenaikan angka tersebut, menurutnya didukung oleh transaksi dari para mitra agen Lion Parcel. Hal itu dibuktikan oleh inovasi produk-produk Lion Parcel yang selalu mengedepankan kebutuhan masyarakat. Seperti program SIKAT (Setengah Kilo Hemat) dan BIGPACK pengiriman khusus diatas 10 kilogram yang keduanya diluncurkan pada awal Ramadan dan dibuat atas dasar kebutuhan masyarakat.

Selain itu, transaksi dari aplikasi Lion Parcel yang terus mengalami peningkatan juga ikut memberikan peran terhadap kenaikan pada kuartal I ini. Hingga kuartal satu tahun 2021 transaksi Lion Parcel melalui aplikasi meningkat hingga 155 persen dibandingkan dari tahun sebelumnya.

Lion Parcel, masih ujar Kenny, akan terus berfokus dan mengembangkan aplikasi untuk memberikan kemudahan dan memenuhi kebutuhan para pelanggan. “Seperti adanya fitur free pick up, kurir kami akan tetap memprioritaskan menjemput walaupun hanya kirim satu paket. Sehingga pelanggan dapat memastikan paket yang dikirimkan akan sampai ke rumahnya masing-masing,” katanya.

Oleh karenanya, Lion Parcel kembali memberikan gratis ongkos kirim untuk pengguna baru aplikasi. Mulai tanggal 3 Mei, bagi pengguna yang baru mendaftarkan diri di aplikasi Lion Parcel bisa mendapatkan saldo senilai Rp10 ribu dengan memasukkan kode referral “BERANIDIANDELIN”. Saldo tersebut dapat digunakan untuk transaksi pengiriman.

Lebih lanjut Kenny menggarisbawahi, salah satu misi Lion Parcel adalah untuk menjembatani perekonomian Indonesia dengan membantu para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di seluruh negeri. Karena, menurutnya, UMKM sebagai salah satu penopang perekonomian Indonesia, terutama pada saat melemahnya pertumbuhan ekonomi, perlu didukung agar mereka dapat tumbuh dan berkembang.

“Jika pelaku usaha mikro dapat tumbuh dan berkembang, maka perekonomian Indonesia juga dapat terdorong untuk mengalami pertumbuhan. Kami berupaya menjadi mitra yang aman dan terpercaya bagi masyarakat,” ungkapnya. (ibs)

Tags: lion expresslion parcel

Berita Terkait.

Budianto-Chandra
Ekonomi

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:09
Penumpang-Pesawat
Ekonomi

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:18
Mata-Uang
Ekonomi

Tekanan Eksternal Mengganas, Rupiah Melemah di Tengah Alarm Krisis Energi

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:47
Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44
Transaksi
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42
Mata-Uang
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:01

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.