• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Sedih Gunung Liman Baduy Ditambang, Iti: Ini Ketidakberhasilan Saya Memimpin Kabupaten Lebak

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Mei 2021 - 14:36
in Nusantara
indoposco

Bupati Kabupaten Lebak, Iti Octavia Jayabaya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aktivitas penambangan tambang emas ilegal di Gunung Liman yang masuk dalam kawasan wewengkon adat kasepuhan Cibrani atau hutan sakral adat Baduy, membuat Bupati Kabupaten Lebak Iti Octavia Jayabaya merasa sedih.

Sebab, hal itu mengganggu kehidupan komunitas adat Baduy menjadi resah dan terusik. Mengingat, aktivitas pertambangan itu bertentangan dengan semboyan serta perilaku hidup adat Baduy.

BacaJuga:

PHI Perkuat Akses Pendidikan Pesisir, Sekolah Terapung Panen Penghargaan

Modus Penipuan Mencatut Bea Cukai Terbongkar di Tasikmalaya

Kerja Ekstra Bea Cukai Amankan Berbagai Produk Ilegal

Iti menyebutkan, adanya aktivitas tambang ilegal di Gunung Liman merupakan bentuk ketidakberhaslan dirinya dalam memimpin Kabupaten Lebak. Pihaknya tidak dapat merangkul semua masyarakat untuk menahan diri, tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak alam.

“Pasti sedih, artinya ini ketidakberhasilan saya memimpin Kabupaten Lebak kan gitu. Ya inilah keterbatasan saya tidak bisa merangkul semuanya, tidak bisa menyelesaikan bersama,” katanya saat diwawancara di salah satu Hotel di Kota Serang.

Meskipun secara kewenangan, perizinan pertambangan ada di Kementerian Kehutanan, bukan lagi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Bahkan, Pemkab Lebak tidak memiliki fungsi pengawasan. Sehingga ketika ada kasus gurandil, Pemkab Lebak selalu disalahkan.

“Kami sudah menyampaikan ke Kementerian Kehutanan karena pertambangan bukan kewenangan kabupaten, tapi yang dimintai pertnggungjawaban kabupaten. Pengawasan pun kami tidak bisa karena bukan kewenangan kami,” paparnya.

Ia mengaku sangat konsen dalam hal perlindungan hutan di Kabupaten Lebak. Terlebih, pihaknya sadar ketika hutan sudah diekspliotasi, maka bencana besar akan menimpa masyarakat.

“Kenapa banyak bencana karena kita tidak menjaga alam. Kenapa sumber air berkurang karena hutan gundul. Mari evaluasi bersama, kami sesuai tufoksi kami bahwa kami tidak pernah mengizinkan, saya mengutuk, mengecam keras orang melakukan pertambangan di hutan adat,” tegasya.

Untuk itu, pihaknya  mendorong kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memburu oknum-oknum yang mengeksploitasi hutan demi keuntungan pribadi.

“Artinya pertambangan di hutan lindung sudah jelas merusak alam, mungkin di situ ada welayat Baduy yang dilndungi oleh negara dan Perda kami. Ranah kewenangananya di APH, karena saya tidak pernah meingizinkan. Kita menjaga alam, alam menjaga kita,” ujarnya. (son)

Tags: gunung liman baduyIti Octavia JayabayaKabupaten LebakPemkab Lebak

Berita Terkait.

phi
Nusantara

PHI Perkuat Akses Pendidikan Pesisir, Sekolah Terapung Panen Penghargaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:07
Modus Penipuan Mencatut Bea Cukai Terbongkar di Tasikmalaya
Nusantara

Modus Penipuan Mencatut Bea Cukai Terbongkar di Tasikmalaya

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:05
Modus Penipuan Mencatut Bea Cukai Terbongkar di Tasikmalaya
Nusantara

Kerja Ekstra Bea Cukai Amankan Berbagai Produk Ilegal

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:04
ary
Nusantara

Hardiknas 2026: Ary Ginanjar Raih Lencana Emas, Jatim Percepat Mesin Talenta

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:23
id
Nusantara

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:21
99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi
Nusantara

99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:10

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.