• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Menguat Seiring Turunnya Data Manufaktur AS

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Mei 2021 - 10:30
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi. Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. Foto: Antara/Puspa Perwitasari/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi, 4 Mei 2021 menguat seiring turunnya data manufaktur Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 9.54 WIB, rupiah menguat 16 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.434 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.450 per dolar AS.

BacaJuga:

KemenP2MI Gagalkan Keberangkatan CPMI Ilegal yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha 776 Wirausaha Terdampak Bencana di Aceh

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi

“Dolar AS melemah dan tingkat imbal hasil obligasi AS turun karena dipicu oleh pesimisnya data ISM Manufacturing PMI AS,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (4/5), seperti dilansir Antara.

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turun ke level 1,6 persen setelah rilis data PMI Manufaktur AS pada April 2021 tercatat di bawah ekspektasi pasar sebesar 60,7 dan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya 65,7.

Sedangkan indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang lainnya turun ke posisi 90,95.

Pelaku pasar juga mencerna pidato Gubernur The Fed Jerome Powell yang cenderung longgar atau dovish dimana dia mengatakan bahwa meskipun ekonomi AS berkinerja lebih baik namun belum keluar dari masalah.

Selain itu, pelaku pasar mempertimbangkan memburuknya kasus Covid-19 global, khususnya di India.

Selanjutnya pada hari ini pasar akan mencari katalis dari data ekonomi AS seperti neraca perdagangan dan tingkat pesanan pabrik yang dirilis nanti malam pukul 19.30 WIB dan 21.00 WIB.

Pada Senin (3/5) lalu, rupiah ditutup melemah 5 poin atau 0,03 persen ke posisi Rp14.450 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.445 per dolar AS. (arm)

Tags: kursnilai tukar rupiah

Berita Terkait.

udin
Ekonomi

KemenP2MI Gagalkan Keberangkatan CPMI Ilegal yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:30
umkm
Ekonomi

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha 776 Wirausaha Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:23
ferry
Ekonomi

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:02
Pertamina dan Kemenkop Dorong Minyak Jelantah Jadi Sumber Energi Terbarukan
Ekonomi

Pertamina dan Kemenkop Dorong Minyak Jelantah Jadi Sumber Energi Terbarukan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:56
minyak
Ekonomi

Rig Pertamina Drilling Sukses, Sumur BNG-084 Alirkan Minyak dan Gas Alami

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:15
Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026
Ekonomi

Pertamina Gandeng Sonatrach dan Pemerintah Algeria, Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:05

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5154 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1112 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.