• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dompet Dhuafa dan UGM Tandatangani Kerjasama Teknologi Pertanian, Peternakan dan Perikanan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 29 April 2021 - 20:41
in Nasional
indoposco

Dompet Dhuafa menggandeng Universitas Gadjah Mada dalam menciptakan berbagai inovasi pertanian.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gemah ripah loh jinawi, julukan bagi Indonesia, negeri agraris kepulauan dengan perairan dan lahan pertanian yang begitu luas. Namun, sayangnya nasib sebagian besar petani atau petani tambak maupun nelayan, masih belum masuk di level sejahtera. Biaya tinggi dan manajemen penghasilan yang tak seberapa, membuat banyak petani kelimpungan.

Ada sejumlah masalah yang mengintai pertanian kita di saat krisis pandemi. Pertama, lahan sawah kian menyusut. BPS mencatat, luas lahan baku sawah menurun dari 8,1 juta hektare pada 2015 menjadi 7,5 juta hektare empat tahun setelahnya. Kedua, upah sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan turun 5,95% akibat pandemi Covid-19.

BacaJuga:

DPR Soroti Anggaran Latsarmil SPPI, Sebut Negara Bisa Hemat Triliunan Rupiah

Banggar DPR Setuju Sekolah Swasta Gratis, Tantangan Terbesar Kini Soal Anggaran

Kemenko PMK Dalami Penyebab Ribuan Peserta SNBP 2026 Batal Kuliah

Menjadi yang turun kedelapan terbesar dari seluruh lapangan usaha. Rata-rata upah pekerja di sektor tersebut sebesar Rp 1.907.188,- per bulan atau kedua terendah dari 12 lapangan pekerjaan utama yang ada. Artinya, sektor ini belum mampu sepenuhnya menjadi bantalan ekonomi dalam masa resesi.

Minimnya kesejahteraan petani di kala pandemi tergambar dari nilai tukar petani (NTP) yang sempat menyentuh titik terendah pada Mei 2020 menjadi 99,47. Penyebabnya adalah penurunan indeks harga yang diterima petani (IT) lebih besar dari harga yang dibayar petani (IB). IT menurun 0,86% dan IB turun 0,01%. Petani terbilang sejahtera jika NTP menyentuh 100. (Sumber: Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian).

Dompet Dhuafa sebagai lembaga sosial kemanusiaan yang salah satu fokusnya dalam pemberdayaan masyarakat pra sejahtera, terutama di pedesaan, turut menyasar sektor pertanian, peternakan dan perikanan. Di mana para pelakunya banyak terhimpit masalah ekonomi (saat ini). Berbagai upaya dan inovasi dilakukan untuk menciptakan produktivitas hasil pertanian yang optimal.

Dengan mengembangkan dan menumbuhkan skala ekonomi mereka dari aspek pertanian, peternakan dan perikanan yang digeluti secara lebih baik. Sehingga dampaknya lebih optimal.

Dengan pengelolaan program zakat produktif untuk pembiayaan beragam program pemberdayaan tersebut, nantinya diharapkan berdampak untuk menstabilkan rantai pemasaran termasuk harga hasil panen. Sehingga para petani dan peternak dapat memasuki level yang lebih baik.

Hal tersebut tentu tak dapat bergulir dengan kerja sendiri saja. Sangat membutuhkan kolaborasi yang terukur, berupa pengembangan teknologi pertanian, peternakan dan perikanan yang maksimal. Kemudian juga tenaga pendamping yang handal dan hasil kaji dampak (riset) yang teruji menjadi tolok ukur keberhasilannya. Oleh karena itu, Dompet Dhuafa menggandeng Universitas Gadjah Mada dalam menciptakan berbagai inovasi yang dapat membantu merealisasikan tujuan tersebut.

“Tentu kami tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh dukungan banyak pihak dari para expert di bidangnya masing-masing. Untuk itu kami merangkul banyak pihak, salah satunya UGM yang memiliki experties di banyak disiplin ilmu,” ungkap Nasyith Majidi, selaku Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, saat menyampaikan sambutannya di Yogyakarta, Rabu, 28 April 2021.

Senada dengan Nasyith, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng, selaku Rektor UGM menyatakan, UGM terbuka dan siap membantu dan bersinergi dengan Dompet Dhuafa di berbagai bidang. Sehingga dapat meluaskan manfaat bagi masyarakat. (adv)

Tags: Dompet Dhuafaugm

Berita Terkait.

Latsarmil
Nasional

DPR Soroti Anggaran Latsarmil SPPI, Sebut Negara Bisa Hemat Triliunan Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:21
Program 3 Juta Rumah Dapat Suntikan Lahan, Purbaya: Proyek Pro Rakyat Diprioritaskan
Nasional

Banggar DPR Setuju Sekolah Swasta Gratis, Tantangan Terbesar Kini Soal Anggaran

Senin, 29 Juni 2026 - 23:57
Kemenko PMK Dalami Penyebab Ribuan Peserta SNBP 2026 Batal Kuliah
Nasional

Kemenko PMK Dalami Penyebab Ribuan Peserta SNBP 2026 Batal Kuliah

Senin, 29 Juni 2026 - 23:41
Trauma Dieksploitasi di Kamboja, Korban TPPO: Jangan Tergiur Gaji Besar
Nasional

Beasiswa Doktor Bakal Melimpah, LPDP Ungkap Strateginya

Senin, 29 Juni 2026 - 23:31
Belanda vs Maroko: Koeman Klaim Duel Unggulan yang ‘Kepagian’
Nasional

Bawaslu Minta Aturan Pidana Pemilu, KUHP, dan KUHAP Diselaraskan

Senin, 29 Juni 2026 - 23:21
Belanda vs Maroko: Koeman Klaim Duel Unggulan yang ‘Kepagian’
Nasional

Belanda vs Maroko: Koeman Klaim Duel Unggulan yang ‘Kepagian’

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1726 shares
    Share 690 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Julio-Enciso
Olahraga

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41

INDOPOSCO.ID - Timnas Jerman harus mengakui ketangguhan Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Los Guaranies, julukan Paraguay menang...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Brasil

Hasil Piala Dunia: Brasil Susah Payah Bekuk Jepang, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:20
Ancelotti

Brasil Lolos ke 16 Besar, Carlo Ancelotti Sanjung Perlawanan Sengit Jepang

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:10
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Senin, 29 Juni 2026 - 22:11
Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.