• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Gubernur Jateng: Jangan Sampai Indonesia seperti India

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 28 April 2021 - 22:57
in Nasional
indoposco

Ilustrasi. Foto: Tribrata News Polri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengingatkan agar jangan sampai Indonesia mengikuti lonjakan kasus Covid-19 seperti di India, akibat dari momentum mudik hari raya Idulfitri 1442 Hijriah tahun 2021.

Di India kurva kasus Covid-19 dan jumlah kematian terus meroket akibat dua kejadian, yakni kegiatan keagamaan dan kegiatan politik. Sedangkan, kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini sudah bagus. Kurva kasus mengalami penurunan. Bahkan, Ganjar mengibaratkan kasus Covid-19 di Indonesia sudah mendekati garis finish.

BacaJuga:

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Pendidikan Dekatkan Murid dengan Alam, Begini Pesan Mendikdasmen

“Garis finish sudah kelihatan di depan. Jika kita lengah dan tidak disiplin, kita akan balik lagi. Bukan ke arah finish, melainkan ke arah penyesalan,” ujarnya pada Webinar yang digelar Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kominfo, Rabu (28/4/2021).

Ia mengatakan, sebenarnya tidak masalah tidak mudik pada hari raya selama dua tahun. Karena bertemu dengan orang tua atau keluarga dapat dilakukan bukan hanya pada konteks mudik hari raya.

“Kalau konteksnya mudik hari raya, maka beramai-ramai pulang ke kampung menjelang lebaran. Ada jutaan orang akan pulang. Ini masih pandemi, loh,” tegasnya.

Sementara, Kepala Bagian Operasional Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komisaris Besar Polisi Rudi Anariksawan mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi masyarakat yang akan mudik pada hari raya Idulfitri tahun ini dengan pencegatan, baik dijalur jalan tol, jalan arteri, maupun jalan alternatif.

“Kami juga mencegat selama 24 jam di jalan-jalan tikus,” sebutnya.

Bahkan, pencegatan bukan hanya bagi kendaraan roda empat, melainkan juga kendaraan roda dua. Masyarakat yang kedapatan mudik akan diputar balikkan untuk kembali ke asal. Belajar dari hari raya tahun lalu, jika pemudik lolos di pos pencegatan pertama, maka tidak akan lolos di pos pencegatan selanjutnya.

Ketua Bidang Data dan Informasi dan Teknologi Satuan Tugas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, ada korelasi kuat antara mobilitas dan libur panjang dengan peningkatan kasus aktif Covid-19. Pelaksanaan libur panjang mengakibatkan kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya, dengan adanya libur panjang, maka kenaikan kasus Covid-19 terjadi pada 10-14 hari setelah libur panjang.

“Dampak kenaikan kasus terlihat minimal selama 3 pekan, setelah libur panjang. Perkembangan angka kematian cenderung mengikuti jumlah penambahan kasus, semakin tinggi penambahan jumlah kasus maka akan berisiko meningkatkan jumlah kematian,” pungkasnya. (arm)

Tags: covid-19Ganjar PranowoLarangan Mudikmudik dilarangMudik Lebaranpemprov jateng

Berita Terkait.

Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19
Peragaan
Nasional

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07
Abdul-Mu'ti
Nasional

Pendidikan Dekatkan Murid dengan Alam, Begini Pesan Mendikdasmen

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:25
Azran
Nasional

DPD: Digitalisasi Jadi Kunci Masa Depan Masyarakat Betawi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:44
Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri
Nasional

Ingatkan Mitra Kerja, Komisi XIII Minta Anggaran 2027 Fokus pada Program Berdampak

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:31
Kemenhaj Pastikan Arus Pulang Haji Berjalan Mulus, 245 Kloter Sudah Diterbangkan
Nasional

Kemenhaj Pastikan Arus Pulang Haji Berjalan Mulus, 245 Kloter Sudah Diterbangkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:02

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7105 shares
    Share 2842 Tweet 1776
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.