• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Harapan Cadangan Oksigen di KRI Nanggala-402 Masih Ada

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 23 April 2021 - 23:35
in Headline
Prajurit TNI AL menyiapkan posko terkait dengan operasi pencarian KRI Nanggala-402 di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (23/4/2021). Foto: Antara/Fikri Yusuf/foc.

Prajurit TNI AL menyiapkan posko terkait dengan operasi pencarian KRI Nanggala-402 di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (23/4/2021). Foto: Antara/Fikri Yusuf/foc.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memperkirakan kemampuan oksigen KRI Nanggala apabila berada dalam kondisi blackout mampu bertahan 72 jam atau kurang lebih tiga hari.

“Jadi, kalau kemarin (Rabu, 21/4/2021, red) saat hilang kontak pukul 03.00 Wita, sampai Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 Wita. Mudah-mudahan ini segera ditemukan, sehingga cadangan oksigen masih ada,” kata Laksamana Yudo dalam konferensi pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Bali, Kamis (22/4/2021).

BacaJuga:

23 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Arab Saudi, 67 Orang Dirawat

Misi Penyelamatan Gunung Dukono Selesai: 3 Pendaki Meninggal, 2 Diantaranya WNA

Persib Jaga Kans Juara Usai Menangi El Clasico Indonesia, Kubur Mimpi Gelar Persija

Kasal mengatakan bahwa kapal KRI Nanggala ini dalam keadaan siap, baik personel maupun material. Selan itu, sudah mendapat surat kelaikan. Bahkan, sertifikat kelaikan itu berlaku hingga 25 Maret 2022. Untuk itu, masih layak melaksanakan kegiatan operasi.

“Riwayat kapal ini sudah menembak torpedo latihan sebanyak 15 kali dan menembak torpedo perang dua kali dengan sasaran kapal eks KRI, keduanya tenggelam. Jadi, KRI Nanggala ini dalam kondisi siap tempur sehingga kami libatkan untuk latihan penembakan torpedo latihan maupun perang,” jelasnya.

Artinya, waktu tinggal beberapa jam lagi hingga Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 Wita. Namun, indikasi keberadaan KRI Nanggala-402 yang dibuat 1977 dan diterima TNI Angkatan Laut delivery pada 1981 buatan HDW Jerman itu agaknya mulai ada petunjuk.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Tentara Nasional Indonesia Mayor Jenderal TNI Achmad Riad menyampaikan KRI Rimau telah mendeteksi satu titik magnet cukup kuat di wilayah pencarian, yaitu di perairan utara Pulau Bali. Pihaknya akan mengejar dan menindaklanjuti temuan tersebut.

“Ada satu titik magnet yang cukup kuat, mudah-mudahan itu tidak berubah dan akan dikejar. Mudah-mudahan itu menjadi titik terang,” katanya Riad saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (23/4/2021).

Kasal Yudo sebelumnya, Kamis (22/4/2021) sempat menyebut KRI Rimau menemukan titik-titik magnet berkekuatan cukup tinggi pada kedalaman kurang lebih 50-100 meter dalam kondisi melayang.

“Temuan dari KRI Rimau itu rencananya akan turut ditindaklanjuti oleh KRI Rigel, yang kemungkinan akan tiba di lokasi pencarian pada Jumat siang atau sore,” ujar Riad.

Ia lanjut menerangkan sejauh ini wilayah pencarian KRI Nanggala-402 masih terkonsentrasi di perairan utara Bali. “Wilayahnya masih 65 mil dari perairan utara Bali,” kata Kapuspen TNI saat jumpa pers.

Pencarian yang berlangsung sejak beberapa hari lalu, telah mendapatkan beberapa petunjuk, di antaranya tumpahan bahan bakar minyak, yang diduga berasal dari KRI Nanggala-402.

Riad mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha memaksimalkan pencarian, terutama pada hari ini, menggunakan seluruh kapal milik TNI yang memiliki kemampuan deteksi bawah laut menggunakan sonar.

“Untuk saat ini, diutamakan kapal-kapal yang memiliki kemampuan membaca sonar, memang tidak semua kapal yang memiliki kemampuan membaca sonar, kapal-kapal yang ini diharapkan dari data awal akan digelar, yang jelas digelar di wilayah-wilayah tersebut,” kata Kapuspen TNI.

Sublock, Submiss, Subsar

Terkait dengan kemampuan oksigen dalam kapal yang bertahan 72 jam hingga Sabtu (24/4/2021), Kapuspen mengatakan bahwa pencarian ini melalui tahapan sublock, submiss, dan subsar.

“Saat ini, proses masih ada di posisi submiss, ya, jadi istilahnya hilang posisinya. Karena ini teknis, saya belum tanyakan sampai ke situ, ya. Kami upayakan saja dahulu, dan tidak bisa memberikan spekulasi terkait itu, dengan batal waktu sampai besok. Kami maksimalkan hari ini untuk segera bisa menangkap posisi-posisi,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya telah mengerahkan 21 KRI, termasuk KRI Alugoro dalam pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di Perairan Bali bagian utara.

“Adapun perkembangan terbaru bahwa KRI yang dikerahkan pada pencarian disebutkan ada 21 KRI. Jumlah ini sudah termasuk KRI Alugoro. jadi total jumlahnya 21 KRI,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya mendapat perbantuan dari kepolisian sebanyak empat kapal. Adapun kapal tersebut adalah Gelatik, Enggang, Barata, dan Balam.

“Kapal-kapal kepolisian ini juga dilengkapi dengan unit drone yang juga termasuk memiliki kemampuan sonar dua dimensi,” ujarnya.

Selanjutnya, ada juga perbantuan terkait dengan kapal-kapal dari negara sahabat, salah satunya kapal MV Swift Rescue dari Singapura, yang diperkirakan tiba pada sore atau malam ini.

“Ada Mega Bakti dari Malaysia masih dalam perjalanan, HMAS Ballarat dari Australia, kemudian HMAS Sirius Australia, satu kapal dari India, dan kami harapkan Poseidon bisa merapat,” tuturnya dikutip Antara.

Tidak tanggung-tanggung, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pun mengikuti serta memantau langsung pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 dari atas KRI Suharso, Jumat (23/4/2021).

Sebelumnya, Kamis (22/4/2021), Hadi Tjahjanto memimpin langsung pencarian kapal dari atas KRI Suharso. Selain Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono juga akan mengikuti pencarian KRI Nanggala-402 dari atas KRI Suharso.

“Bapak Panglima Jumat siang ini juga akan berangkat ke sana untuk memantau dan mengikuti pencarian secara langsung. Sebagai informasi, Bapak Kasal juga berangkat menuju KRI Suharso,” ucap Riad.

Dari rekaman video yang disiarkan oleh Puspen TNI, Kamis (22/4/2021), Panglima berjanji pihaknya akan terus mencari KRI Nanggala-402 beserta seluruh prajurit dan kru kapal, yang totalnya 53 orang.

“Kami akan terus melaksanakan pencarian dan pertolongan serta mengerahkan segenap kemampuan untuk membawa pulang kembali saudara-saudara kita prajurit KRI Nanggala-402 kepada keluarga mereka,” kata Panglima TNI kepada pasukan pencarian.

“Mari kita senantiasa berdoa semoga keluarga kita prajurit Nanggala-402 dalam kondisi selamat dan segera ditemukan. Tabah sampai akhir,” ujar Hadi. (aro

Tags: KRI Nanggala-402TNI AL

Berita Terkait.

jamaah
Headline

23 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Arab Saudi, 67 Orang Dirawat

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01
Misi Penyelamatan Gunung Dukono Selesai: 3 Pendaki Meninggal, 2 Diantaranya WNA
Headline

Misi Penyelamatan Gunung Dukono Selesai: 3 Pendaki Meninggal, 2 Diantaranya WNA

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:01
Persib Jaga Kans Juara Usai Menangi El Clasico Indonesia, Kubur Mimpi Gelar Persija
Headline

Persib Jaga Kans Juara Usai Menangi El Clasico Indonesia, Kubur Mimpi Gelar Persija

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:17
virus
Headline

Kasus Hantavirus Muncul di 9 Provinsi, DPR Minta Perkuat Deteksi Dini

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:01
fikri
Headline

Larangan Guru Honorer 2027 Harus Diiringi Skema Solusi Nyata, Begini Pesan DPR RI

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:09
Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Polri Waspadai Pergeseran Markas Judol Internasional dari Asia Tenggara ke Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:02

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.