• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ada Pandemi Covid-19, Jangan Abaikan Imunisasi Rutin Anak

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 23 April 2021 - 12:01
in Gaya Hidup
indoposco

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 juga berimbas pada jadwal imunisasi anak. Tidak sedikit orang tua yang ragu membawa anaknya ke rumah sakit atau puskesmas untuk melakukan imunisasi karena takut tertular virus covid-19 yang sudah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia.

Imunisasi merupakan layanan kesehatan yang penting untuk melindungi orang-orang yang rentan dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Dengan memberikan imunisasi secara tepat waktu, orang-orang tersebut dan masyarakat dapat tetap terlindungi dan kemungkinan terjadinya wabah PD3I berkurang.

BacaJuga:

Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Jatim, Bridgestone Hadirkan Produk Unggulan di IIMS Surabaya 2026

Kuliner Lokal hingga Internasional Hadir di Swiss-Kitchen Swiss-Belresort Dago Heritage

Pentingnya Menjaga Skin Barrier, Vaseline Hadirkan Inovasi Pro Derma

Dokter Spesialis Anak/ITAGI Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA (K), Msi menyatakan, semua negara mengakui imunisasi itu aman dan bermanfaat, untuk mencegah sakit berat, cacat, dan kematian.

“Oleh karena itu, negara-negara berusaha memberikan vaksin gratis kepada rakyatnya, supaya bayi balita anak hingga remaja terhindar dari kesakitan dan kematian,” ujar Soedjatmiko dalam keterangannya, Jumat (23/4/2021).

Menurut dia, penyakit seperti difteri, campak, pneumonia, masih ada dan perlu ditekan penularannya. Sebelum pandemi Covid-19 banyak bayi yang terancam oleh penyakit tersebut, sementara di masa pandemi Covid-19 seolah-olah penyakit tersebut berkurang.

“Tapi sebenarnya apabila vaksinasi tidak dilakukan lengkap, terutama bagi bayi-bayi yang lahir sejak tahun 2020, bisa berpotensi ada wabah baru selain Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Communication for Development Specialist UNICEF Rizky Ika Safitri, Indonesia telah melakukan survei di awal pandemi bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Menurut survei, ada lebih dari 5000 posyandu dan puskesmas yang sudah, mengaku mengalami gangguan seperti misalnya sebagian layanan imunisasi rutin terhenti, orang tua juga khawatir membawa anak untuk diimunisasi karena di masa pandemi Covid-19 seperti ini,” ungkapnya.

Untuk itu, pemerintah melalui Kemenkes mengeluarkan panduan tentang pelayanan imunisasi di puskesmas dan posyandu. Ada empat hal yang menjadi poin penting, “Harus jaga jarak, dipisah antara pasien Covid-19 dan bukan, jadwalnya diatur agar datang tidak berkerumun, dan ditekankan untuk menjaga protokol 3M kepada semua nakes dan pasien yang ada di puskesmas dan posyandu,” ujar Rizky.

Pekan imunisasi dunia yang dilaksanakan tiap pekan keempat bulan April menjadi momentum untuk mengingatkan kembali semua pihak baik pemerintah dan masyarakat tentang pentingnya imunisasi untuk mencegah kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat penyakit berbahaya yang sebenarnya bisa dicegah.

“Para tenaga kesehatan kita juga perlu intensif untuk mengingatkan masyarakat agar melengkapi imunisasi rutinnya. Apabila jumlahnya masih terbatas bisa kita bantu informasinya melalui kader, ibu-ibu PKK, bahkan melalui media sosial,” imbuhnya. (yah)

Tags: Imunisasipandemi covid-19

Berita Terkait.

ban
Gaya Hidup

Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Jatim, Bridgestone Hadirkan Produk Unggulan di IIMS Surabaya 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:20
dago
Gaya Hidup

Kuliner Lokal hingga Internasional Hadir di Swiss-Kitchen Swiss-Belresort Dago Heritage

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:30
Pentingnya Menjaga Skin Barrier, Vaseline Hadirkan Inovasi Pro Derma
Gaya Hidup

Pentingnya Menjaga Skin Barrier, Vaseline Hadirkan Inovasi Pro Derma

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:02
daging
Gaya Hidup

Ini Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Bebas Bau Prengus

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:07
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Gaya Hidup

Diam-Diam Donasi Rp6,6 Miliar, Aksi Sosial Wang Yibo Kembali Tuai Pujian

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:43
APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Gaya Hidup

Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:21

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5689 shares
    Share 2276 Tweet 1422
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3024 shares
    Share 1210 Tweet 756
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2750 shares
    Share 1100 Tweet 688
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2530 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2315 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.