INDOPOSCO.ID – Sekelompok pemuda yang mengatasnamakan Forum Batak Intelektual (FBI) merusak mesin judi ketangkasan ‘ikan-ikan’ di Ruko Arihta, Jalan Jamin Ginting dekat Tugu Kol Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utra, Medan, Rabu (21/04/2021).
Selain di Brastagi, kelompok tersebut juga merusak mesin judi di Ruko Mulawari Mart, Kecamatan Tiga Panah. Mereka sangat resah dengan marak aksi judi di Kabupaten Karo, sementara oknum aparat polisi terkesan tutup mata karena diduga terima ‘upeti’ dari bandara judi.
Sekretaris FBI Hendra Suka Ginting SH mengatakan, bahwa keberadaan mesin judi bola tangkas jenis ‘ikan ikan’ ini sudah sangat meresahkan masyakarat. ”Banyak keluarga yang hancur karena mesin judi ini, ”kata Hendra.
Namun, aparat polisi terkesan ‘tutup mata’ terkait keberadaan judi yang ada di jantung Kota Berastagi ini. ”Tidak sedikit para pemain menggadaikan dan menjual hartanya karena mesin judi ini,”ungkapnya.
Setelah mengancurkan mesin judi ketangkasan di Brastasi, kelompok tersebut kembali bergegas ke Kecamatan Tiga Panah. Sesampai disana kelompok ini kembali merusak mesin bola tangkas di Ruko di Mulawari Mart.
Namun, beruntung perusakan itu tidak mendapat perlawanan dari pengelola bandara judi karena aparat polisi langsung datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo membenarkan kejadian tersebut. ”Benar, ada perusakan mesin judi oleh sekelompok pemuda yang mengatasnamakan FBI, “ kata Yustinus saat dihubungi Indoposco.id, Rabu (21/4/2021).
Kapolres mengaku tak berdaya untuk memberantas peredaran judi di Tanah Karo. Sayangnya, Alumni Akpol 2000 ini tidak menjelaskan secara rinci apa penyebabnya tidak bisa memberastasnya. “Ada kendala mas,“kata Yustinus.
Namun, dengan kejadian ini, kata Yustinus, pihaknya bisa melakukan penangkapan dan menyita mesin judi. ”Selama ini kita menangkap mesin judi, togel dan dadu,”ujarnya.
Saat disinggung apakah ada oknum polisi terima membekingi dan teruma ‘upeti’ dari bandar judi sehingga tak bisa diberantas, Kapolres Yustinus mengaku tidak tahu kearah sana. ”Saya tidak tahu, ”pungkasnya. (gin)









