• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Miris! APS di Masa Pandemi Lebih dari 46 Juta Anak

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 18 April 2021 - 16:15
in Nasional
Ilustrasi anak putus sekolah yang sedang membaca buku di samping gerobak. Foto: Safar/INDOPOSCO.ID

Ilustrasi anak putus sekolah yang sedang membaca buku di samping gerobak. Foto: Safar/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengiat Pendidikan dari Universitas Gajag Mada (UGM) Muhammad Nur Rizal mengatakan, data dari world bank menyebutkan, angka putus sekolah (APS) anak meningkat selama masa pandemi Covid-19. Yakni naik 0,65 persen atau setara 46,6 juta anak.

“Sangat miris, banyak anak APS selama masa pandemi Covid-19. Ini salah satu penyebabnya karena faktor ekonomi. Sehingga mereka tidak siap dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ), dan memutuskan tidak sekolah,” kata Muhammad Nur Rizal melalui acara daring, Minggu (18/4/2021).

BacaJuga:

Dorong Pemerataan Pendidikan, Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Papua

Mendag Tegaskan Pengendalian Impor untuk Lindungi Industri Nasional

Jawab Krisis Lapangan Kerja Anak Muda, Kuota Magang Nasional 2026 Jadi 150 Ribu

Pendiri Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) ini menyebut, sedikitnya 76,7 persen anak tidak senang dengan PJJ. Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia, PJJ menyebabkan anak strees79,9 persen.

“Yang dibutuhkansebenarnya bukan hanya kurikulum atau kesiapan guru dengan kompetensinya. Tapi butuh sosialisasi perubahan paradigma pendidikan baru, agar masyarakat mengerti,” katanya.

Dalam duniapendidikan, menurutnya, anak harus diberikan ruang untuk menyesuaikan kebutuhan sesuai bakat dan minatnya. Karena, masalah besar pendidikan tak luput dari rasa bosan dan problem mental.

“Penyebab masalah itu karena kebijakan yang ada menyeragamkan potensi anak dan tidak ada fleksibilitas merdeka belajar,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, agar pembelajaran di masa pandemi Covid-19 menjadi titik balik paradigma dan perilaku pendidikan. Karena selama pandemi, menurutya, proses belajar berhenti.

“Yang ada itu hanya tugas dan tugas. Jadi tidak ada proses belajar. Kalau ini dibiarkan investasi tidak akan masuk, karena kompetensi sumber daya manusia yang diciptakan pendidikan kita rendah,” ucapnya. (nas)

 

Tags: anak putus sekolahpandemi covid-19

Berita Terkait.

belajar
Nasional

Dorong Pemerataan Pendidikan, Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Papua

Jumat, 29 Mei 2026 - 03:33
mendag
Nasional

Mendag Tegaskan Pengendalian Impor untuk Lindungi Industri Nasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:11
menaker
Nasional

Jawab Krisis Lapangan Kerja Anak Muda, Kuota Magang Nasional 2026 Jadi 150 Ribu

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:33
abdul
Nasional

Mendikdasmen: Pendidikan Papua Barat Daya Tidak Boleh Tertinggal

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:23
haji
Nasional

Kawal Jemaah di Hari Tasyrik, Kemenhaj Siapkan Tim MCR dan 1.356 Satgas Mina

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:12
menag
Nasional

Istiqlal Salurkan Lebih dari 10 Ribu Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5689 shares
    Share 2276 Tweet 1422
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3024 shares
    Share 1210 Tweet 756
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2750 shares
    Share 1100 Tweet 688
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2530 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2315 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.