• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Belajar Tatap Muka Ditargetkan Juli, Gubernur Banten Minta Sekolah Gelar Simulasi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 9 April 2021 - 12:47
in Nusantara
indoposco

Gubernur Banten Wahidin Halim

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Wahidin Halim menargetkan belajar tatap muka bisa dilaksanakan pada bulan Juli 2021. Untuk mempersiapkannya, sekolah diminta menggelar simulasi belajar yang sesuai standar protokol kesehatan.

Pria yang kerap disapa WH itu, menghimbau orangtua agar tidak menyerahkan anak sepenuhnya kepada guru.

BacaJuga:

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Kabupaten Serang Dibangun di Era Andra Soni

Dukung Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata, Bea Cukai dan DJP Luncurkan Program Kompas Raja Ampat

Pacu Investasi di Jepara, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat PT Miren Outdoor Industry Indonesia

Anak harus diberikan pemahaman agar tidak berkerumun sehingga tidak jadi korban penularan Covid-19.

“Mungkin di sekolah, orang tua jangan menyerahkan semua pada guru, tapi dari rumah ke sekolah juga ini perlu diperhatikan. Yang namanya anak-anak kan nggak gampang ngaturnya. Ini juga pra kondisi, makanya saya ingin segera coba terapkan (simulasi) sebelum bulan Juli,” kata mantan Wali Kota Tangerang dua prioede ini, Jumat (9/4/2021).

Di samping itu juga, lanjut Wahidin, Kepala Sekolah diminta jangan memaksakan menggelar simulasi, jika fasilitas protokol kesehatan di sekolah belum menunjang. Terlebih hingga kini, masih ada sekolah yang masih kekurangan ruang kelas.

“Tidak seluruh sekolah, tapi sekolah-sekolah yang dianggap ruangnya, lingkunganya, masyarakatnya, terus pengawasanya dan yang memonitoring segala warganya. Bisa kita katakan ini sebaga pra menuju pelaksannaan sekolah tatap muka,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Tabrani menuturkan, pada prinsipnya sekolah akan menggelar tatap muka jikadi wilayahnya dinyatakan aman dari penyebaran Covid-19.

Yang menjadi persoalan, kasus corona di Banten masih belum stabil dan sering terjadi flukuatif. Bahkan hingga kini, mayoritas daerah berada di zona oranye dan satu darah masuk zona merah.

“Kami bersyukur kemarin sudah kuning, oranye 2 daerah, sekarang oranye semua, merah 1. Tapi kami tetap minta sekolah mempersiapkan diri untuk memlakukan simulasi tatap muka,” tuturnya.

Tabrani berujar, target sekolah menggelar simulai awalnya pada bulan ini. Namun pada kenyataanya bentrok dengan bulan puasa, ditambah siswa akan libur semester setelah ujian akhir sekolah.

“Sekolah itu wajib memberikan daftar isi, kalau sekolah nggak siap jangan lakukan simulasi. Yang paling penting sekolah siap, orangtua juga setuju. Kalau orangtua nggak setuju, tidak menjadi wajib. Saya mentargetkan bulan akhir puasa ini, April. Tapi bentrok bulan puasa jadi libur. Karena semsteran, ya habis lebaran (bisa simulasi),” ujarnya.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan pendataan sekolah yang siap menggelar simulasi. Pembelajaran tatap muka di masa pandemi akan berbeda seperti biasanya. Mulai dari murid, jam belajar, mata pelajaran akan dibatasi.

“Jumlah tatap muka kita batasi dua atau 3 hari dalam seminggu. Jumalh siswa dibatasi maksimal 50 persen, durasi belajar dikurani 2-4 jam. Mata pelajaran materi esensial, materi pokok. Sekolah diminta ada luring dan daring. Tenaga pendidik sudah divaksin, sekarangkan sudah,” jelasnya. (son)

Tags: belajar tatap mukaGubernur Bantenpembelajaran tatap mukasekolah tatap mukaWahidin Halim

Berita Terkait.

soni
Nusantara

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Kabupaten Serang Dibangun di Era Andra Soni

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:47
bc3
Nusantara

Dukung Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata, Bea Cukai dan DJP Luncurkan Program Kompas Raja Ampat

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:06
bc2
Nusantara

Pacu Investasi di Jepara, Bea Cukai Terbitkan Izin Kawasan Berikat PT Miren Outdoor Industry Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:15
bc
Nusantara

Bea Cukai Malang Terbitkan Izin NPPBKC Milik CV Wahyu Agung Dewantoro

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:05
Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Terdakwa Ratu Investasi Bakal Jalani Sidang Lanjutan
Nusantara

Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Terdakwa Ratu Investasi Bakal Jalani Sidang Lanjutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:30
lebak
Nusantara

Ketua DPRD Lebak Dukung Polda Banten Usut Kasus Penculikan Aktivis oleh Oknum Ormas

Senin, 20 Juli 2026 - 20:12

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3179 shares
    Share 1272 Tweet 795
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2738 shares
    Share 1095 Tweet 685
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.