• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ini Cara Bea Cukai Tingkatkan Devisa Indonesia dari Desa

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 6 April 2021 - 19:41
in Nusantara
Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budy Kismulyanto, saat melaksanakan asistensi desa devisa.

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budy Kismulyanto, saat melaksanakan asistensi desa devisa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bea Cukai terus aktif berupaya meningkatkan devisa Indonesia dari sektor ekspor. Tak hanya mendorong ekspor dari industri besar, Bea Cukai pun menyasar IKM yang ada di pedesaan, hal ini dilakukan dengan harapan agar kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat ditopang oleh pengembangan produk unggulan daerah, yang kedepannya dapat meningkatkan ekspor nasional.

Salah satu program yang didukung Bea Cukai adalah desa devisa yang diinisiasi oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Progam pengembangan desa devisa merupakan rangkaian kegiatan berbasis community development yang dapat didefinisikan sebagai kegiatan pengembangan masyarakat yang diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat untuk mencapai kondisi sosial-ekonomi-budaya yang lebih baik, apabila dibandingkan dengan sebelum adanya kegiatan dan menghasilkan devisa. Upaya pengembangan yang diberikan melalui pelatihan, bantuan sarana produksi, informasi dan akses pasar, dan lainnya.

BacaJuga:

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Program ini diberikan kepada desa, komunitas, atau cluster tertentu yang berpotensi untuk melakukan aktivitas produksi secar berkelanjutan untuk ambil bagian dalam rantai pasokan ekspor. Membantu terlaksananya program ini, Bea Cukai Gresik melaksanakan asistensi desa devisa. Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budy Kismulyanto, pada Selasa (6/4/2021) mengatakan pihaknya bersama Kepala Desa Wedani, yang merupakan desa produksi sarung tenun khas Gresik yang terbuat dari bahan sutra dan menggunakan pewarna alami, bersama-sama untuk memfokuskan pembuatan desa devisa dengan menggandeng instansi pemerintah.

“Pada tanggal 02 Maret 2021 kami menggelar kegiatan di Balai Desa Wedani, Kecamatan Cerme dengan mengundang instansi pemerintah yang datang mempresentasikan program masing-masing untuk merealisasikan desa devisa. Ada Diskoperindag Gresik yang mempunyai program pendampingan pendaftaran merek secara gratis dan akan mengasistensi pembentukan koperasi produksi di Desa Wedani. Juga Kanwil LPEI Surabaya yang sudah meneruskan dua permohonan kepada LPEI Pusat di Jakarta mengenai penetapan Desa Devisa Gresik yaitu sarung tenun budaya Desa Wedani Cerme Gresik dan Legend Trend Desa Bungah Gresik,” jelasnya.

Untuk Bea Cukai Gresik sendiri dijelaskan Bier mempunyai program klinik ekspor dan KITE IKM (kemudahan impor tujuan ekspor industri kecil menengah), “Kami sudah mempersiapkan untuk penyediaan bahan baku benang impor dari Cina dan India sehingga para UMKM potensi desa devisa dapat mempersiapkan bahan baku murah. Diharapkan dengan adanya sinergi antar instansi dan terjun langsung ke lapangan realisasi desa devisa dapat segera terwujud.”

Upaya Bea Cukai Gresik dalam pendampingan desa devisa itu menurut Bier berlanjut dengan dilaksanakannya Sharing Session Potensial Pipeline Pengembangan Desa Devisa pada tanggal 24 Maret 2021 dan direncanakan dalam waktu dekat Bea Cukai dan LPEI akan melakukan MoU kerja sama sinergi koordinasi dalam mengembangkan desa devisa.

Tak hanya mendukung program desa devisa, Bea Cukai pun menunjukkan dukungannya terhadap program devisa dari desa yang diinisasi oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus sebagai upaya nyata realisasi program “#DevisaDariDesa, Maju Mandiri Modern”. “Bea Cukai Lampung turut serta dalam kegiatan Bimbingan Teknis Registrasi Packing House dalam Rangka Ekspor Manggis yang diselenggarakan pada 2 Maret 2021 di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Lampung, Esti Wiyandari.

Menurutnya, tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk memberikan edukasi sekaligus motivasi kepada para petani/pedagang manggis di Kabupaten Tanggamus untuk meningkatakan kualitas produk manggis melalui registrasi packing house agar dapat memenuhi standarisasi produk di negara buyers dan bersaing di pasar ekspor.

Esti menjelaskan Bea Cukai Lampung sebagai instansi pemerintah yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menangani/mengawasi kegiatan ekspor di wilayah Provinsi Lampung berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam upaya mendorong ekspor di Provinsi Lampung dan bersedia memberikan asistensi kepada pada petani/pedagang manggis di Kabupaten Tanggamus selama proses eksportasi sampai berhasil. Komitmen tersebut juga sejalan dalam medukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di wilayah Provinsi Lampung yang sedang gencar dilakukan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.

“Lampung merupakan salah satu provinsi dengan wilayah pertanian yang luas dan mampu menghasilkan produk yang menjanjikan. Berbagai produk hasil pertanian seperti pisang, nanas, dan jambu telah berhasil bersaing di pasar dunia dan menjadi komoditi ekspor unggulan di Provinsi Lampung. Belajar dari keberhasilan tersebut, dengan semangat dari para petani/pedangan dan didukung komitmen yang kuat dari instansi pemerintah bukan tidak mungkin manggis akan mengikuti kesuksesan tersebut,” tutupnya. (ipo)

Tags: Bea CukaiDevisaIKMLPEI

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37
bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1113 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.