INDOPOSCO.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersyukur rangkaian ibadah masyarakat mulai dari Kamis Putih, Jum’at Agung dan Malam Paskah serta puncak Perayaan Paskah yang dilaksanakan, Minggu (4/4/2021) siang, berjalan aman dan damai.
Sebab, TNI dan Polri melakukan pengawalan dan pengamanan dari awal ibadah sampai puncak perayaan Paskah.
”Hari ini merupakan puncak perayaan paskah yang dilaksanakan di beberapa wilayah di tanah air. Semua rangkaian ibadah tersebut berjalan aman dan damai karena anggota Polri dan TNI terus melakukan pengawalan dan pengamanan, ”kata Sigit Prabowo di Jakarta, Minggu (4/4/2021).
Mantan Kabareskrim Polri ini berharap rangkaian kegiatan pengamanan pelaksanaan ibadah paskah ini selesai seluruhnya karena masih ada beberapa kegiatan ibadah yang akan dilaksanakan setelah ini.
”Silakan seluruh gereja dan jamaat untuk melaksanakan rencana perayaan ibadah paskah yang telah disiapkan dan tidak perlu ada kekhawatiran. Kami dari unsur TNI-Polri akan selalu pengawalan dan pengamanan sampai seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tuntas,”ujar mantan Kapolda Banten ini.
Saat disingung terkait kasus terorisme, Sigit Prabowo mengatakan sampai saat ini seluruh Satgaswil yang berada di wilayah terus melaksanakan pergerakan terhadap seluruh kegiatan kelompok yang dicurigai.
”Sampai tadi malam Polri telah menangkap 60 terduga terorisme. Tim Densus 88 Mabes Polri masih terus melakukan pengembangan di beberapa daerah seperti daerah terakhir yaitu Makassar (30 tersangka teroris), DIY, Jawa Timur serta Bima agar tidak terjadi lagi peristiwa ledakan, ”pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Kapolri meninjau beberapa gereja di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Sigit memastikan bahwa telah dikerahkan seluruh kekuatan dan personel TNI-Polri demi memberikan rasa aman dari ancaman teror, bagi warga yang menjalankan ibadah.
Tak hanya ke Sulut, Ia dan jajaran juga mengunjungi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan DKI Jakarta. Semua itu demi memberikan kepastian masyarakat untuk beribadah dengan rasa tenang.
Belakangan memang terjadi aksi teroris di beberapa wilayah Indonesia. Misalnya seperti aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Tetapi, Sigit menekankan, masyarakat tidak perlu merasa takut atas beberapa rangkaian peristiwa tersebut. (gin)











