• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ragam Kuliner Kaya Rempah Khas Aceh, Sajian Pas Sambut Bulan Ramadhan

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 3 April 2021 - 15:27
in Gaya Hidup
indoposco

Mie Aceh yang terkenal hingga seluruh Indonesia (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tidak lengkap rasanya menyambut bulan suci Ramadhan tanpa mengintip sejumlah masakan khas Serambi Mekkah atau Aceh. Aceh dikenal dengan aneka kuliner dengan cita rasa penuh rempah yang “nendang” dan sedap.

Berikut rangkuman beberapa makanan khas Tanah Rencong seperti dikutip Antara yang mungkin saja menggugah selera Anda.

BacaJuga:

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

“Amazing 24: The Power of Comedy”, Pesta Komedi dan Kolaborasi Musik Spektakuler Meriahkan HUT ke-24 GTV

Absolute Batman #23 Punya Cover Khusus Indonesia, Karya Yasmine Putri Diburu Kolektor

Mie Aceh

Salah satu ikon makanan khas Aceh yang paling tersohor adalah Mie Aceh. Kini, jenis makanan ini sudah bisa ditemukan di beberapa kota di Indonesia. Namun, bagaimana rasanya merasakan Mie Aceh di Aceh?

Di Aceh, kedai mie ini mudah sekali ditemukan selayaknya kedai kopi yang tak kalah ikonisnya. Mie Aceh terdiri dari mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut seperti udang, kepiting, atau cumi. Mie disajikan dalam sup seperti kari yang rasanya gurih dan pedas.

Mie Aceh disajikan dalam tiga jenis varian, yaitu goreng (kering), tumis (dengan sedikit kuah) dan rebus (dengan kuah). Disajikan saat asap mengepul, Mie Aceh semakin terasa sedap dengan taburan bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, timun, dan jeruk nipis.

Sate Matang

Seperti layaknya daerah lain di Indonesia, Aceh memiliki sate khasnya, yaitu bernama sate matang. Sate ini dikatakan berasal dari daerah Matang, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Sesuai namanya, sate yang menggunakan daging kambing atau sapi ini disajikan matang — sebelumnya daging sudah diungkep dengan bumbu khas sebelum kemudian dibakar. Sate matang yang memiliki rasa pedas yang dominan ini semakin lengkap dengan kehadiran nasi putih dan kuah soto yang gurih.

Kuah Beulangong

Kuah Beulangong adalah masakan khas Aceh Besar, yang biasanya hadir di kenduri (perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, meminta berkah, dan lainnya) seperti pesta pernikahan, perayaan Maulid Nabi, dan sebagainya.

Masakan ini berbahan dasar daging kambing atau daging sapi yang dimasak dengan belangan dan juga sayur nangka atau batang pisang. Bahan-bahan dan bumbu dimasak di sebuah kuali besar, dan hanya boleh dimasak para pria — sesuai dengan tradisi turun temurun.

Kuah Beulangong atau sering disebut juga dengan gulèe sie kamèng ini memiliki cita rasa yang kaya — mulai dari gurih, pedas, asam, namun juga menyegarkan. Terlebih, jika bisa melihat proses memasak yang dilakukan secara bergotong royong, semakin menambah kelezatan hidangan ini. Mangat that! (Bahasa Aceh untuk “enak sekali!”).

Sie Reuboh

Aceh memiliki kuliner berkuah lainnya bernama Sie Reuboh. Makanan yang terbuat dari daging sapi rebus ini sedikit berbeda dengan hidangan khas Aceh lainnya.

Sie Reuboh dibuat dari rebusan daging sapi atau kerbau yang hanya dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah dan merica. Semua bumbu tersebut kemudian dihaluskan lalu dimasukkan ke dalam rebusan daging.

Sembari daging direbus dilakukan penambahan cuka enau ke dalam masakan, untuk menambah cita rasa. Pemberian cuka ini dilakukan secara bertahap sambil masakan diaduk-aduk perlahan sehingga semua bumbu meresap ke dalam daging.

Ayam Tangkap

Makanan khas Aceh yang juga layak untuk dicicipi adalah Ayam Tangkap. Nama Ayam Tangkap diambil dari kebiasaan masyarakat Aceh saat memasak daging ayam. Sebelum memasaknya, mereka harus menangkap ayam tersebut terlebih dahulu di pekarangan mereka.

Ayam Tangkap bukan sekadar ayam goreng biasa. Hidangan ini disajikan dengan berbagai rempah dan daun-daunan yang rasanya turut meresap ke dalam daging ayam.

Daun yang digunakan di antaranya adalah daun kari, potongan daun pandan, dan salam koja. Dedaunan ini selain sebagai daya tarik hidangan, sekaligus bisa dijadikan sebagai lalapan kering pelengkap potongan ayam. Jika masih dalam keadaan hangat, dedaunan ini bercita rasa kering seperti kerupuk.

Sambal Ganja

Meski bernama sambal ganja, sambal yang punya nama lain asam udeung ini tidak benar-benar menggunakan ganja. Sambal khas Aceh ini diberi nama ganja, karena dipercaya akan membuat siapa pun yang mencobanya ketagihan.

Sambal ganja menggunakan udang sebagai salah satu bahan utama. Sambal ini punya cita rasa bermacam-macam, dan wangi yang unik. Rasanya bercampur dengan pedasnya cabai, gurihnya udang, dan rasa asam segar dari belimbing wuluh muda, dan aroma wangi dari daun jeruk serta serai.

Keumamah Teuhep

Keumamah adalah tumis ikan kayu khas Aceh. Ikan kayu adalah ikan tongkol yang direbus, dijemur lalu ditaburi tepung. Seperti hidangan khas Aceh lainnya, rempah yang kaya menyatu dengan sempurna dan memiliki cita rasa yang menyegarkan.

Kopi Sanger

Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Aceh tanpa mencicipi ragam kopinya. Salah satu kopi khas yang harus dijajal adalah Kopi Sanger. Kopi ini dinamai Sanger — konon diambil dari singkatan “saling ngerti” untuk memadukan kopi dan susu dengan takaran yang pas.

Dari penampilan, sepintas Kopi Sanger mirip dengan kopi susu. Namun, komposisi susu tidak dominan, dan tidak menutupi cita rasa kopi Gayo yang khas. Campuran kopi saring dan susu kental ini kemudian dikocok hingga berbusa.

Pengolahan kopinya sendiri melalui proses roasting seperti kopi pada umumnya. Aromanya kuat dan rasa kopi hitamnya pun tak terlalu asam, sehingga aman untuk lambung, terutama bagi mereka yang tidak terlalu akrab dengan kopi.

Pulot

Kuliner legendaris Aceh lainnya adalah Pulot, yang merupakan cemilan khas dan biasanya digunakan sebagai pendamping saat menikmati secangkir kopi.

Pulot terbuat dari beras ketan, santan, gula dan daun pandan yang menghasilkan warna hijau. Bahan yang sudah diolah kemudian dibungkus dengan daun pisang, lalu dibakar dengan menggunakan arang, menghasilkan rasa gurih yang unik, dan membuat kita rasanya tak cukup memakan satu saja. Tamah saboh! (Bahasa daerah Aceh untuk “tambah satu lagi!”). (wib)

Tags: KulinerRamadan

Berita Terkait.

shopee
Gaya Hidup

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26
“Amazing 24: The Power of Comedy”, Pesta Komedi dan Kolaborasi Musik Spektakuler Meriahkan HUT ke-24 GTV
Gaya Hidup

“Amazing 24: The Power of Comedy”, Pesta Komedi dan Kolaborasi Musik Spektakuler Meriahkan HUT ke-24 GTV

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:44
Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Gaya Hidup

Absolute Batman #23 Punya Cover Khusus Indonesia, Karya Yasmine Putri Diburu Kolektor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:33
mobil
Gaya Hidup

Sokong Mobil Balap Kencang GEN4 Formula E, Bridgestone Buat Ban dari Sekam Padi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:28
bali
Gaya Hidup

Bali Jadi Pusat Edukasi Estetika Global, CGBIO Gelar Meet the Masters 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03
dbl
Gaya Hidup

AQUA DBL Dance Jadi Panggung Anak Muda Ekspresikan Wastra Nusantara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:40

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.