• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pembelajaran Tatap Muka di Antara Kerinduan Orang Tua, Murid, dan Guru

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 31 Maret 2021 - 07:52
in Nasional
Mohamad Bayuni

Mohamad Bayuni

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Mohamad Bayuni

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman serius keselamatan warga. Belum ada tanda-tanda yang menggembirakan pandemi Covid-19 akan mereda.

BacaJuga:

Kementerian UMKM Kawal Revisi UU Kadin, Pengusaha Mikro Didorong Jadi Anggota

Jadi Kebutuhan dari Kesehatan Perempuan, DPR: Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pembalut

Mendagri Tito Sebut Daerah Terdampak Bencana Susulan Boleh Tetapkan Lagi Tanggap Darurat

Namun Pemerintah Pusat dan Daerah baik provinsi maupun kabupaten dan Kota sudah memiliki rencana untuk Pembelajaran Tatap Muka pada Musim Pembelajaran Tahun Ajaran Baru. Walaupun harus di mulai dengan simulasi pembelajaran tatap muka terlebih dahulu dan melihat kesiapan sekolah di seluruh wilayah provinsi, kabupaten, dan kota dalam kepatuhan dan kesiapan sarana dan instrumen pendukung penerapan protokol kesehatan.

Contoh konkret dilakukan oleh Gubernur Banten Pak Wahidin Halim dalam kunjungannya ke Lebak dalam rangka Silaturahmi dengan Kepala Sekolah SKhN, SMAN, dan SMKN tentang kesiapan belajar tatap muka sangat menekankan faktor keselamatan Siswa dan Guru serta warga belajar yang terlibat menjadi perhatian serius.Begitupun dengan kepala daerah baik gubernur, bupati dan wali kota telah siap dengan pembelajaran tatap muka tapi dengan kesiapan prokes yang serius.

Tentu kita semua sepakat, keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam pertimbangan kebijakan pemerintah dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Pertimbangannya bukan hanya karena semua guru sudah di vaksin. Sebab perkembangan virus Covid-19 pun terus mengalami metamorfosis yang berubah-rubah.

Sehingga perlu kecermatan dan ketelitian di lapangan selama PTM berlangsung. Ini agar semua yang sudah dipersiapkan dalam rangka implementasi kebijakan proses belajar mengajar bisa berjalan sesuai dengan Protokol Kesehatan dan mencapai target pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum.

Sebagai warga yang turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tanah jawara ini, rencana Pemerintah terhadap program pembelajaran tatap muka, faktor keselamatan siswa dan guru serta warga belajar yang terlibat dalam semua proses harus menjadi titik fokus kebijakan pemerintah.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua satuan Tugas Covid 19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban sebagaimana dilansir oleh media, beliau mengatakan selama positivity rate di bawah 5 persen  beliau setuju diadakan Pembelajaran Tatap muka. Apa itu positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

Namun beliau juga mengatakan, sayangnya positivity rate-nya rata-rata masih tinggi.

Sebab kita tidak ingin, program pembelajaran tatap muka belajar di kelas menjadi klaster baru penyebaran virus Covid-19.

Ada pepatah yang pas untuk menjadi pertimbangan pengambil kebijakan. Mencegah Kemadharatan lebih baik daripada melaksanakan kebaikan yang berujung pada kemadharatan yang lebih luas.

Meskipun harus juga dilaksanakan program proses belajar mengajar di kelas, pemerintah daerah harus benar-benar memastikan kesiapan dalam segala hal. Mulai dari ruang kelas yang disetting untuk PBM, siswa dan guru harus dipastikan sehat, lingkungan sekolah yang steril atau masuk zona hijau, dan daya pendukung lainnya jika dikemudian hari ada hal-hal yang terjadi tanpa terduga yang tidak kita inginkan.

Hal senada diungkapkan oleh Mendikbud Nadiem Makarimpada Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI Kamis (18/3/2021) sebagaimana dilansir oleh berbagai media. “Saat sudah divaksinasi, sekolah segera memberikan opsi tatap muka terbatas. Pembelajaran Tatap Muka ini pun harus dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh atau hydbrid model. Kombinasi pembelajaran ini mau tidak mau harus terbatas dilakukan karena kapasitas kelas cuma diisi 50 persen dari total siswa,” tegas Mendikbud.

Lebih lanjut Mendikbud menjelaskan, saat sudah selesai divaksinasi satuan pendidikan wajib memenuhi daftar periksa sekolah mulai layanan embelajaran tatap muka secara terbatas. Namun ketika pelaksanaannya ada yang terkonfirmasi positif, maka pembejaran tatap muka harus dihentikan sementara.

Secara teknis pelaksanaan Mendikbud menjelaskan, untuk sekolah SMA,SMK serta SMP dan SD ruang kelas diisi 18 begitupun SKh dan PAUD maksimal lima peserta didik. “Semua warga belajar wajib memakai masker dan cuci tangan. Untuk kantin dan eskul belum diperbolehkan,” tegas Mas Nadiem.

Untuk memenuhi harapan dan standar arahan dari Mendikbud, sebaiknya pemerintah daerah perlu keseriusan dan memiliki pedoman konkret tentang kerinduan masyarakat untuk Pembelajaran Tatap Muka ini segera dilaksanakan.

Program Simulasi proses pembelajaran tatap muka selama masa Pandemi Covid-19 harus mendapat perhatian serius dari seluruh stakholder pendididkan sebagaimana masyarakat sudah mendambakan PBM ini berlangsung.

Sebab hal tersebut bisa menjadi membuka peluang dan kesempatan dari para pengambil kebijakan dan seluruh komponen masyarakat secara lebih luas agar sama-sama ikut terlibat dalam merumuskan PTM yang efektif dan aman bagi keselamatan warga belajar.Karena sejatinya keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi di saat pandemi ini.

Sungguh, situasi Pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman keselamatan warga negara membuat kita semua menjadi gamang dan tentu saja jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka untuk tidak saling menyalahkan.

Untuk itulah, saya kira pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota tetap harus memberikan keterlibatan secara aktif kepada Masyarakat melalui sumbang saran yang terbuka, dan harus memiliki kesiapan skenario yang terbaik.

Saya sebagai warga, sebenarnya menginginkan Program Pembelajaran Tatap Muka bisa dilaksanakan di tahun ajaran baru pada Juli 2021.

Sebab ada sebuah kerinduan yang tak terkatakan bahwa sejatinya pola pendidikan di sekolah secepatnya bisa berjalan secara wajar dan alami. Ini agar pola interaksi siswa, guru, warga belajar yang terlibat serta peran orang tua bisa optimal dalam mencerdaskan generasi bangsa di era Revolusi Industri 4.0 dalam menghadapi tantangan masa depan.

Untuk itulah, menurut hemat saya, peran keterlibatan orang tua dalam menentukan daring atau luring sangat penting dalam suatu pembelajaran tatap muka di sekolah. Apakah orang tua mengizinkan Pola Belajar Daring Atau Luring. Hemat saya, Izin orang tua sangat penting sebagai bukti kesetujuan dan ikut bertanggungjawab dalam sebuah pembelajaran tatap muka.

Namun itu kita harus bersabar dan menunggu arahan selanjutnya dari gubernur, bupati, dan wali kota melalui Dindikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan). Apakah pembelajaran tatap muka bisa dilanjut atau ditunda? Masih tergantung dari situasi Pandemi covid-19 yang belum juga reda.

Kita semua RINDU melihat keceriaan dan semangat anak bangsa dalam mewujudkan harapannya untuk kemajuan bangsa.

Semoga kita sehat selalu! (*)

*Praktisi Pendidikan, Banten

Tags: belajarcoronacovid19pendidikantatap muka

Berita Terkait.

maman
Nasional

Kementerian UMKM Kawal Revisi UU Kadin, Pengusaha Mikro Didorong Jadi Anggota

Selasa, 3 November 2026 - 23:13
soptek
Nasional

Jadi Kebutuhan dari Kesehatan Perempuan, DPR: Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pembalut

Selasa, 3 November 2026 - 21:11
tito
Nasional

Mendagri Tito Sebut Daerah Terdampak Bencana Susulan Boleh Tetapkan Lagi Tanggap Darurat

Selasa, 3 November 2026 - 20:13
udin
Nasional

Gaet Barantin, KP2MI Perluas Jangkauan Pelindungan PMI di Bandara dan Pelabuhan

Selasa, 3 November 2026 - 18:18
bnpb
Nasional

Agrinas Palma dan BNPB Perkuat Deteksi Dini untuk Cegah Karhutla

Selasa, 3 November 2026 - 17:37
dikti
Nasional

Penguatan Riset hingga Integritas Jurnal Ilmiah, Kemendiktisaintek Bakal Gelar Tiga Forum Nasional

Selasa, 3 November 2026 - 17:17

OLAHRAGA

piala
Olahraga

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 3 November 2026 - 23:23

INDOPOSCO.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengundur jadwal penyelenggaraan Piala Asia 2027. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada...

SelengkapnyaDetails
noc

2 Atlet Muda Wafat di Porprov Jateng, NOC Indonesia: Tak Ada Medali Seharga Nyawa

Selasa, 3 November 2026 - 21:21
sty

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Selasa, 3 November 2026 - 16:26
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    2396 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    1918 shares
    Share 767 Tweet 480
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1867 shares
    Share 747 Tweet 467
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.