• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pembangunan TBBM di Wae Kelambu Labuan Bajo Resmi Dimulai

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 26 Maret 2021 - 18:37
in Nusantara
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama pembangunan Terminal Multipurpose di Labuan Bajo, Jumat (26/3) (BKIP Kemenhub).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama pembangunan Terminal Multipurpose di Labuan Bajo, Jumat (26/3) (BKIP Kemenhub).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembangunan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) yang menjadi salah satu bagian dari pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu di Pelabuhan Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dimulai.

Keberadaan TBBM di Terminal Multipurpose Wae Kelambu ini, diharapkan akan dapat mengoptimalkan distribusi dan pasokan BBM untuk wilayah sekitar Labuan Bajo.

BacaJuga:

Bea Cukai Ternate Sikat 1,29 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Selamatkan Rp1,6 Miliar

Digagalkan di X-Ray Bandara, 1,4 Kg Sabu Diamankan Bea Cukai Tanjungpinang

Windfall Fiskal di Sumbawa: 4 Tembus Rp1,44 Triliun di Tengah Transisi Hilirisasi

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat menghadiri kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking), yang menandai dimulainya pembangunan TBBM di Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Labuan Bajo, Flores, NTT, Jumat (26/3/2021).

Turut hadir secara virtual dalam groundbreaking TBBM tersebut yakni Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, dan hadir secara langsung Wakil Gubernur (Wagub) NTT Josef Nae Soi, Dirut PT Pelindo III Boy Robyanto, dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati.

Menhub mengatakan, dimulainya pembangunan TBBM dapat menjadi salah satu pijakan dalam upaya pemerintah bersama para pemangku kepentingan terkait untuk memulihkan ekonomi nasional yang terdampak pandemi covid-19.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian BUMN, PT. Pertamina, PT. Pelindo III, serta Pemda NTT yang telah mendukung terwujudnya pembangunan TBBM sebagai bagian dari pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu, dalam rangka mendukung sektor pariwisata di Labuan Bajo,” ujar Menhub.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, pembangunan TBBM yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2023 ini merupakan usaha untuk meningkatkan ketahanan energi nasional dan mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas yang tengah dikembangkan.

“Dengan kapasitas 1.500 kl, ini akan meningkatkan stok BBM di Labuan Bajo dari 6 hari menjadi 17 hari. Selain itu diharapkan akan mendekatkan rantai distribusi BBM,” kata Menteri ESDM.

Wagub NTT Josef Nae Soi mengungkapkan, menyambut baik dibangunnya TBBM di Terminal Multipurpose Wae Kelambu. Adanya TBBM ini akan memperlancar pasokan BBM bagi masyarakat di Labuan Bajo dan sekitarnya.

“Pelabuhan ini sangat luar biasa dengan telah memenuhi standar internasional, terima kasih kepada pak Menhub, Menteri BUMN, dan Menteri ESDM. Ini kolaborasi yang luar biasa. Jarak yang ditempuh untuk BBM juga menjadi lebih dekat,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pembangunan TBBM ini merupakan bentuk sinergi ketiga kalinya yang dilakukan antara Pertamina dan Pelindo setelah hal yang sama dilakukan di Pelabuhan Patimban dan Kuala Tanjung sebagaimana arahan Menteri Perhubungan untuk melakukan sinergi dan kolaborasi.

Menurutnya, pembangunan TBBM ini sejalan dengan program pemerintah yang menjadikan Labuan Bajo sebagai daerah wisata premium, serta untuk memenuhi kebutuhan BBM, khususnya di Manggarai dan Manggarai Barat, NTT.

TBBM di Terminal Multipurpose Wae Kelambu memiliki kapasitas 1.500 kl dengan luas lahan kurang lebih mencapai 6.000 m2. Adapun varian produk yang disalurkan yakni avtur, gasoil (biosolar/dexlite/dex) dan gasoline (premium/pertalite/pertamax) dengan area distribusi Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai. Sedangkan untuk proyeksi volume penyaluran diperkirakan mencapai 29.000-43.000 kl per tahun.

Pembangunan Terminal Multipurpose di Wae Kelambu dilakukan pemerintah untuk memisahkan kegiatan logistik/barang, yang sebelumnya bercampur dengan kegiatan angkutan laut penumpang di pelabuhan eksisting Labuan Bajo yang berada di tengah kota. Pemisahan ini dilakukan dalam rangka mendukung sektor pariwisata di Labuan Bajo yang menjadi salah satu destinasi wisata super prioritas di Indonesia.

Terminal Multipurpose Wae Kelambu ini nantinya berfungsi sebagai terminal khusus logistik/barang, yang melayani lalu lintas logistik dan bongkar muat kontainer, kargo, dan curah cair. Sementara, pelabuhan eksisting Labuan Bajo dikhususkan untuk terminal penumpang, yang melayani kapal-kapal penumpang dan wisata sebagai pendukung sektor pariwisata di Labuan Bajo.

Kehadiran Terminal Multipurpose di Wae Kelambu yang dapat ditempuh sekitar 19 menit dari Bandara Komodo dan 30 menit dari Pelabuhan Labuan Bajo ini, akan sangat mendukung kelancaran pasokan dan distribusi logistik di Labuan Bajo.

Dengan beroperasinya kedua pelabuhan yakni pelabuhan eksisting Labuan Bajo dan Pelabuhan Multipurpose di Wae Kelambu secara keseluruhan, diharapkan akan dapat mendukung kelancaran kegiatan pariwisata dan kegiatan usaha logistik secara bersamaan, yang akan membawa kemajuan perekonomian di Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya. (dam)

Tags: budi karya sumadiMenhubTBBMTerminal Multipurpose Wae Kelambu

Berita Terkait.

bc
Nusantara

Bea Cukai Ternate Sikat 1,29 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Selamatkan Rp1,6 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 16:16
Sabu
Nusantara

Digagalkan di X-Ray Bandara, 1,4 Kg Sabu Diamankan Bea Cukai Tanjungpinang

Senin, 18 Mei 2026 - 12:02
BC-Sumbawa
Nusantara

Windfall Fiskal di Sumbawa: 4 Tembus Rp1,44 Triliun di Tengah Transisi Hilirisasi

Senin, 18 Mei 2026 - 11:21
Andra-Soni
Nusantara

Mövenpick Resort Carita Berdiri, Anyer-Carita Diproyeksi Kembali Jadi Primadona Wisata Banten

Senin, 18 Mei 2026 - 09:39
rinjani
Nusantara

Kawasan Geopark Rinjani dan Tambora akan Diitegrasikan dengan Budaya Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:23
Tersangka
Nusantara

Kampung Narkoba Samarinda Digulung: 13 Ditangkap, Omzet Rp200 Juta/Hari

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:26

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2493 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.