• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ejekan ‘Songek’ Jadi Motif Pembacokan Sadis di Kota Serang

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 24 Maret 2021 - 19:55
in Nusantara
Para tersangka yang berhasil ditangkap polisi.

Para tersangka yang berhasil ditangkap polisi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Polisi mengungkap misteri kasus pembacokan sadis yang menyebabkan juru parkir di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Banten meninggal dunia. Motif aksi itu ternyata berawal dari saling ejekan.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP M. Nandar mengatakan, pengolokan atau ejekan yang melatarbelakangi lima pelaku melakukan pembacokan kepada juru parkir Ahmad Setiadi alias Acil dan seorang pedagang Juli.

BacaJuga:

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis dalam Koper Penumpang dari Thailand

Bea Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp827 Juta

Perselisihan berawal dari Yani (rekan korban) mengolok saudara perempuan Jahidi alias Jibul dengan kalimat yang tidak sopan. Sakit hati dengan perkataan, Jibul bersama rombonganya (Nana, Apud, Hamdan, Ega) menantang Yani untuk menyelesaikan masalah di Terminal Cangkring, PIR.

“Peristiwa ini berawal dari permasalahan remeh temeh, hanya sekadar saling mengolok. Yang mana Yani salah satu korban berselisih dengan tersangka Jibul. Jumat (19/3) pada 20:00 WIB terjadi penganiayaan Jibul terhadap Yani,” katanya saat ekspose, Rabu (24/3/2021).

Tidak terima dianiaya, Yani mengadukan permasalahannya kepada Ahmad Setiadi alias Acil dan Juli. Kemudian keesokan harinya Sabtu (20/3), pengaduan itu berujung pada undangan provokasi tersangka Ega melalui media sosial Facebook, untuk datang ke Terminal Cangkring. Undangan provokasi dari Ega atas perintah Jibul.

“Undangan tersebut direspon rombongan korban. Korban almarhum Acil, Juli dan Yani datang ke Terminal Cangkring untuk menyelesikan masalah. Di situlah terjadi penganiayaan terhadap korban almarhum Acil dan Juli,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil introgasi, kata Nandar, senjata tajam berjenis golok didapatkan Apud dari pedagang di Pasar Rau secara spontan.

Tersangka Apud alias Emput berperan membacok korban Acil sebanyak 8 kali dan korban Juli satu kali. Kemudian Nana alias Bauk berperan memegang Acil dan membacaok 4 hingga 5 kali terhadap korban.

Tersangka Hamdan alias Bajing berperan ikut serta dalam memukul korban almarhum Acil di bagian muka dan memegangi korban di Pasar Rau.

“Jahidi alias Jibul memerintahkan Ega untuk menghubungi dan mengundang rombongan, memprovokasi serta ikut melakukan penganiayaan terhadap Yani,” jelasnya.

Akibat peristiwa itu, korban Acil dan Juli dirawat di rumah sakit. Namun sayangnya, nyawa Acil tidak tertolong karena mengalami luka robek di bagian tangan dan pipi.

“Meninggal dunia akibat luka bacokan di pipi dekat bibir dan luka bacokan tangan. Korban sempat kritis di ICU dan meninggal dunia pada Minggu (21/3),” paparnya.

Salah satu tersangka Jahidi alias Jibul menuturkan, olokan ‘songek’ dari Yani kepada saudara perempuanya membuatnya sakit hati. Pihaknya mengaku menyesal dengan perbuatannya kepada para korban.

“Ngatain saudara (perempuan) saya pak. Songek (sumbing). Nyesel. Ketemuan di Cangkring Ega,” tuturnya secara singkat. (son)

Tags: kota serangpembacokanSongek

Berita Terkait.

Pelayanan
Nusantara

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06
Pemeriksaan
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis dalam Koper Penumpang dari Thailand

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:25
BMMN
Nusantara

Bea Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp827 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:44
Latihan
Nusantara

Srikandi PLN Nusantara Power Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Perempuan di Koto Panjang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:04
opini
Nusantara

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45
sigit
Nusantara

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.