• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wacana Periodesasi Presiden Sudah Usang

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 16 Maret 2021 - 12:43
in Nasional
Ilustrasi. Foto: Ist

Ilustrasi. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Politik Dedi Kurnia Syah menuturkan, wacana periodesasi presiden sudah menjadi diskusi usang. Isi periodesasi presiden tersebut pernah muncul juga pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Setiap rezim wacana ini sudah beberapa kali didengungkan, seperti pada masa Presiden SBY. Tapi kondisi saat ini lebih tepat, karena kekuasaan sekarang dominan. Presiden dari PDI Perjuangan, Ketua DPR PDI Perjuangan dan Ketua MPR dari Golkar yang menjadi mitra PDI Perjuangan,” ujar Dedi Kurnia Syah melalui gawai, Selasa (16/3/2021).

BacaJuga:

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Warga Sampaikan Terima Kasih Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

Soroti Ketimpangan Dokter di Daerah, DPR: Masalahnya Bukan Kekurangan, tapi Distribusi

Kendati munculnya periodesasi presiden tersebut, menurut Dedi, akan membawa dampak negatif pada regenerasi politik. Sementara regenerasi politik penting agar demokrasi tumbuh.

“Kalau diperlukan wacana merubah masa kerja presiden akan lebih jauh penting bukan periodenya yang dirubah. Tetapi durasi kepresidenannya,” katanya.

Ia menjelaskan, kalau masa presiden saat ini lima tahun. Maka durasi tersebut bisa diusulkan misalnya delapan atau sepuluh tahun. Dengan pembatasan setiap presiden satu periode.

“Ini akan lebih baik. Presiden sekarang, dengan 2 periode, hanya memiliki efektivitas tidak sampai 8 tahun. Kenapa? Karena, satu tahun menjelang masa habis, dia akan mempersiapkan dengan kontestasi politik. Dan 1 tahun setelah pilpres disibukkan dengan susunan kabinetnya. Jadi dari 5 tahun yang efektif hanya 3 tahun,” terangnya.

Namun dengan durasi presiden yang lebih lama, maka ujar Dedi, akan jauh lebih efektif. Selain itu, penggunaan anggaran untuk pelaksanaan Pilpres dan pemilu pun jauh lebih sedikit.

Ia mengingatkan, ambisi periodesasi presiden akan menuai polemik di masyarakat. Karena, konsep tersebut sudah cukup ideal. Kendati, masa durasi jabatan presiden saat ini terlalu singkat.

“Saya kira bukan wacana periodesasi presiden ya. Tapi lebih, bagaimana wacana durasi presiden,” ucapnya. (nas)

Tags: Periodesasi Presidenpresiden

Berita Terkait.

to
Nasional

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:53
enang
Nasional

Warga Sampaikan Terima Kasih Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:06
Dokter
Nasional

Soroti Ketimpangan Dokter di Daerah, DPR: Masalahnya Bukan Kekurangan, tapi Distribusi

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:44
Program-Dauroh
Nasional

61 Guru dan Dosen Indonesia Perdalam Bahasa Arab di Universitas Ummul Qura Makkah

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:24
Pelajar
Nasional

Generasi Muda Terancam Adiksi Nikotin, FKBI Beber 5 Langkah Atasi Rokok Anak

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:04
Menkeu
Nasional

APBN 2025 Dinilai Kredibel, DPR Beri Lampu Hijau Pembahasan RUU Pertanggungjawaban

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:43

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2289 shares
    Share 916 Tweet 572
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Hossam-Hassan
Olahraga

Jelang Lawan Argentina, Pelatih Mesir Curi Perhatian Lewat Pesan Solidaritas Palestina

Editor Dilianto
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:58

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan mengalihkan fokus dari laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Argentina demi...

SelengkapnyaDetails
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.