• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dibuka Melemah, Rupiah Diprediksi Tertekan Sentimen Stimulus AS

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 15 Maret 2021 - 10:35
in Ekonomi
Uang pecahan rupiah dan dolar AS. Foto: Antara

Uang pecahan rupiah dan dolar AS. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada pekan ini, diprediksi masih dibayangi sentimen disahkannya paket stimulus di Amerika Serikat.

Pada perdagangan Senin (15/3/2021) pagi, rupiah bergerak melemah 25 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.410 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.385.

BacaJuga:

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026

Dari Pangkalan Gas Jadi Mesin Cuan, BRILink Agen Buka Peluang Tambah Penghasilan Baru

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

Analis ICDX Nikolas Prasetia seperti dikutip Antara, Senin, menyatakan untuk pekan ini, isu stimulus AS yang menghangatkan iklim investasi juga terlihat masih memengaruhi kinerja rupiah walau terlihat dolar AS masih dapat lanjut menguat lagi.

“Dengan berkibarnya isu stimulus, dalam jangka panjang bisa saja nilai dolar AS menguat tinggi karena stimulus ini menjadi efek booster dari inokulasi sebagian besar penduduk AS yang berujung pada perbaikan ekonomi AS lebih cepat dari harapan,” ujar Niko.

Niko menuturkan, sentimen rupiah pada pekan lalu mayoritas datang dari sisi Internasional, terutama pada pergerakan dolar AS yang terpengaruh oleh sentimen disetujuinya paket stimulus AS dengan jumlah yang cukup masif yakni sebanyak 1,9 triliun dolar AS.

Sentimen disetujuinya stimulus itu memberikan pengaruh pada naiknya jumlah uang beredar dan membuat nilai dolar AS melemah terhadap hampir seluruh mata uang, termasuk rupiah. Penguatan rupiah sendiri, lanjutnya, mulai terjadi sejak Senat AS mulai menyetujui paket tersebut.

“Selain itu, sentimen stimulus ini juga berdampak pada harapan bahwa ekspektasi kondisi ekonomi akan membaik dalam waktu dekat karena juga disertai dengan inokulasi pada sebagian besar penduduk di dunia. Hal ini menghangatkan aliran investasi di Indonesia,” kata Niko.

Pada Rabu (10/3) lalu, rupiah ditutup menguat 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.385 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.405. (wib)

Tags: dolarASkursrupiah

Berita Terkait.

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026
Ekonomi

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:45
Dari Pangkalan Gas Jadi Mesin Cuan, BRILink Agen Buka Peluang Tambah Penghasilan Baru
Ekonomi

Dari Pangkalan Gas Jadi Mesin Cuan, BRILink Agen Buka Peluang Tambah Penghasilan Baru

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:31
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
Ekonomi

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47
Soroti KEK Kura-Kura bali, Inilah Catatan Kritis Komisi VII dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC
Ekonomi

Soroti KEK Kura-Kura bali, Inilah Catatan Kritis Komisi VII dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06
99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi
Ekonomi

Rupiah Melemah dan Harga Minyak Naik, UU Perampasan Aset Jadi Solusi Tambal Defisit

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:16
Awang-Lazuardi
Ekonomi

Tekanan Global Mengguncang, Pertamina Andalkan Disiplin HSSE

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3687 shares
    Share 1475 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.