• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bea Cukai Dorong Ekspor Produk Khas Daerah

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 10 Maret 2021 - 20:03
in Ekonomi
Kegiatan yang dilakukan Bea Cukai mendorong ekspor produk khas daerah.

Kegiatan yang dilakukan Bea Cukai mendorong ekspor produk khas daerah.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Daerah memegang peranan penting dan besar dalam pengembangan ekspor nasional. Terlebih di era desentralisasi saat ini, peranan dan inisiatif pemerintah daerah berpengaruh pada perkembangan ekonomi dan peningkatan ekspor. Menyadari hal tersebut, Bea Cukai kian gencar merangkul pemerintah daerah dalam mendorong potensi ekspor produk-produk khas daerah, termasuk hasil produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di Malang, pada tanggal 5 Maret 2021 Bea Cukai menggelar diskusi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang perihal pemberian fasilitas kepabeanan dengan tujuan untuk mendorong UMKM yang ada di Kota Malang dapat melakukan ekspor ke luar negeri.

BacaJuga:

Mendag: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Industri Kakao Indonesia

Bukan Offshore atau Onshore, Keekonomian Jadi Penentu Daya Tarik Investasi Migas

Hilirisasi Sawit Dinilai Kunci Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Indonesia

“Malang terkenal akan sentra industri pengolahan tempe dan rotan di Indonesia, tetapi berdasarkan data yang dimiliki oleh Diskopindag Kota Malang, belum ada sentra industri UMKM yang melakukan ekspor secara langsung dari Kota Malang,” kata Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I Bea Cukai Malang, Dian Purwanto menjelaskan tujuan asistensi tersebut.

Dian pun menjelaskan tentang teknis pemberian fasilitas KITE IKM (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil Menengah), yaitu sebuah fasilitas yang diberikan untuk IKM yang melakukan pengolahan, perakitan, atau pemasangan bahan baku yang hasil produksinya untuk tujuan ekspor.

“Dengan diberikannya Fasilitas KITE IKM, yang diyakini mampu mengurangi biaya produksi, diharapkan dapat mendorong UMKM khususnya di wilayah Kota Malang untuk melakukan ekspor. Satu hal yang perlu diingat, pemberian fasilitas KITE IKM, hingga nantinya UMKM tersebut dapat melakukan ekspor tidak dikenakan biaya sepersenpun,” lengkapnya.

Tak berbeda, di Gresik, Bea Cukai bersama Diskopindag Kabupaten Gresik bersama membahas kiat-kiat meningkatkan ekspor di Gresik, termasuk mencari pembeli dan bantuan pembiayaan dari instansi terkait. Pada tanggal 17 Februari 2021 lalu pun kedua instansi mengunjungi dan mengasistensi UMKM Soe Art Jaya, produsen tas dari bahan alam, agar segera dapat melaksanakan ekspor produknya.

Koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah dan Bea Cukai memang diperlukan untuk membenahi hal-hal yang menjadi faktor pendukung bagi peningkatan daya saing produk-produk ekspor industri olahan dalam negeri.

Hal ini menjadi dasar terlaksananya kunjungan Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar, Kusuma Santi Wahyuningsih, pada tanggal 9 Februari 2021 ke Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Klungkung Bali. Bea Cukai Denpasar menggandeng Baperlitbang untuk meminta identifikasi UMKM yang berpotensi ekspor di daerah tersebut agar dapat dilakukan asistensi bersama.

“Tindak lanjut pertemuan ini adalah sinergi dan kolaborasi untuk memberikan asistensi bersama kepada UMKM potensi ekspor yang telah teridentifikasi sampai dengan realisasi ekspornya. Lewat layanan klinik ekspor Bea Cukai Denpasar, bersama LPEI dan Ditjen. Kekayaan Negara Kementerian Keuangan bersedia mengadakan pelatihan di desa-desa yang ada di Kabupaten Klungkung,” ujar Santi.

Pemetaan potensi ekspor daerah perlu dilanjutkan dengan aktifnya pemerintah daerah mempromosikan produk-produk ekspor industri potensial daerah masing-masing.

Seperti di Ambon, Bea Cukai dan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku telah memetakan beraneka ragam hasil produk yang perlu untuk dimitigasi dan digali lebih potensi ekspornya, khususnya produk hasil hutan seperti, damar, kayu barsa, madu, ply wood, gaharu.

“Dinas Kehutanan Provinsi Maluku memiliki Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan jadi mudah untuk mendatanya. Kami berharap sinergi antara Bea Cukai Ambon dan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku dapat membuka peluang peningkatan ekspor dari Ambon,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Ambon, Saut Mulia.

Ke depan, langkah kantor-kantor pelayanan Bea Cukai dalam menggandeng pemerintah daerah dalam rangka mendorong ekspor, khususnya UMKM akan terus berlangsung. Agar semakin banyak daerah yang dapat diandalkan sebagai pemain utama untuk ekspor produk khas daerah. (adv)

Tags: BeaCukaiUMKM

Berita Terkait.

mendag
Ekonomi

Mendag: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Industri Kakao Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:23
didi
Ekonomi

Bukan Offshore atau Onshore, Keekonomian Jadi Penentu Daya Tarik Investasi Migas

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:58
Mobil
Ekonomi

Hilirisasi Sawit Dinilai Kunci Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:28
Razali-Bin-Jaafar
Ekonomi

Proteksi Kebakaran Tak Cukup APAR, Saffire Hadirkan Ekosistem Digital Keselamatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46
APCI
Ekonomi

Lintas Asosiasi Desak Presiden Kaji Ulang Regulasi Turunan PP Kesehatan Demi Selamatkan Industri Tembakau

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:26
PYC
Ekonomi

PYC Dorong Hilirisasi Nikel Berkelanjutan untuk Perkuat Industri Baterai Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:23

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2818 shares
    Share 1127 Tweet 705
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.