INDOPOSCO.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso mendorong produsen pakan hewan peliharaan lokal terus meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk. Langkah ini dinilai penting agar pakan hewan peliharaan produksi dalam negeri mampu menjadi pilihan utama masyarakat di tengah derasnya produk impor.
Budi mengatakan, potensi pasar domestik pakan hewan peliharaan sangat besar. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi industri dalam negeri untuk memperkuat kapasitas produksi sekaligus menghadirkan produk berkualitas.
“Pasar domestik untuk pakan hewan peliharaan sangat besar dan kami dorong produsen lokal untuk memasuki pasar ini dengan lebih optimal,” ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, pengembangan industri pakan hewan peliharaan lokal tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. Peningkatan kualitas dan daya saing juga dapat membuka peluang bagi produk lokal untuk menembus pasar ekspor.
“Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong industri ini agar terus berkembang sehingga ekonomi kita juga tumbuh,” kata Budi.
Ia menjelaskan, besarnya pasar domestik menunjukkan adanya peluang yang perlu dimanfaatkan pelaku usaha lokal. Karena itu, produsen pakan hewan peliharaan perlu memperkuat kapasitas produksi, meningkatkan kualitas, serta menghadirkan produk yang mampu bersaing dengan produk impor.
Di sisi lain, menurutnya, peningkatan daya saing juga dinilai dapat memperbesar peluang ekspor. Produk pakan hewan peliharaan Indonesia memiliki kesempatan memasuki pasar berbagai negara seiring kepemilikan sejumlah perjanjian perdagangan dengan negara mitra.
Budi menyebut, salah satunya melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA). Perjanjian perdagangan tersebut diagendakan untuk ditandatangani pada tahun ini.
“Indonesia sudah memiliki banyak perjanjian dagang dengan berbagai negara, termasuk dengan Uni Eropa yang akan ditandatangani tahun ini. Dengan perjanjian dagang tersebut, peluang pasar bagi produk Indonesia makin terbuka,” jelasnya.
Dia berharap makin banyak produsen lokal mampu menghasilkan pakan hewan peliharaan berkualitas, memiliki nilai tambah, dan kompetitif sehingga tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.(nas)























