• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Hari Ini, Rupiah Masih Terkoreksi Dibayangi Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 9 Maret 2021 - 11:49
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi masih terkoreksi dibayangi kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS.

Pada pukul 9.58 WIB rupiah melemah 73 poin atau 0,5 persen ke posisi Rp14.433 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.360 per dolar AS.

BacaJuga:

PJM Panen Pengakuan, Transformasi Komunikasi Digital Diganjar Penghargaan Nasional

Di Era AI dan Informasi Serba Cepat, Digital PR Jadi Garda Terdepan Perusahaan

DPR Ingatkan Target Ekonomi 2027 Jangan Sekadar Angka

“Dolar AS masih berpeluang menguat di awal sesi Selasa bila melanjutkan sentimen beli dolar AS yang ditopang naiknya tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Telah disetujuinya stimulus fiskal pemerintah AS sebesar 1,9 triliun dolar AS oleh Senat AS di akhir pekan lalu dan janji Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell untuk mempertahankan stimulus moneter untuk menopang pemulihan ekonomi AS, telah menopang kembali naiknya tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Dolar AS naik ke level tertinggi dalam 3,5 bulan pada Senin (8/3/2021) kemarin karena meningkatnya tingkat imbal hasil obligasi AS yang membuat takut investor dan meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven dolar AS, dilansir Antara.

Setelah turun sekitar 4 persen pada kuartal terakhir 2020, dolar AS telah menguat hampir 2,5 persen pada tahun ini hingga hari ini karena investor memperkirakan kenaikan secara luas dalam tingkat imbal hasil obligasi AS yang dapat membebani penilaian ekuitas dan meningkatkan permintaan untuk mata uang AS.

Data ekonomi AS akhir-akhir ini juga mendukung penguatan dolar AS seperti laporan jumlah tenaga kerja di luar sektor pertanian yang menambahkan 379 ribu pekerja pada bulan lalu.

Indeks dolar AS pada pukul 20:46 WIB Senin (8/3/2021) terlihat menguat sekitar 0,3 persen di level 92,23, yang merupakan level tertinggi sejak akhir November.

Pada Senin (8/3) lalu, rupiah ditutup melemah 60 poin atau 0,42 persen ke posisi Rp14.360 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.300 per dolar AS. (arm)

Tags: NilaiTukarRupiah

Berita Terkait.

Kapal
Ekonomi

PJM Panen Pengakuan, Transformasi Komunikasi Digital Diganjar Penghargaan Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:49
Penghargaan
Ekonomi

Di Era AI dan Informasi Serba Cepat, Digital PR Jadi Garda Terdepan Perusahaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:09
Prabowo
Ekonomi

DPR Ingatkan Target Ekonomi 2027 Jangan Sekadar Angka

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:48
Purbaya
Ekonomi

Purbaya Soroti Kinerja APBN Jateng dan Akselerasi Program Prioritas Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:28
Tata Kelola ESG PHE Diakui, Raih Best ESG Governance dan Best ESG Project Management
Ekonomi

Tata Kelola ESG PHE Diakui, Raih Best ESG Governance dan Best ESG Project Management

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:06
Hidangan
Ekonomi

Ren & Reina Akan Temani Tamu Menikmati Japanese Street Food di The Grove Suites by Grand Aston

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:35

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2157 shares
    Share 863 Tweet 539
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1646 shares
    Share 658 Tweet 412
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
Ramos
Olahraga

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Editor Juni Armanto
Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Kroasia Zlatko Dalic memilih irit bicara setelah timnya tersingkir secara tragis akibat kekalahan 2-1 dari Portugal...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:02
Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Portugal Singkirkan Kroasia untuk Tantang Spanyol

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Portugal Singkirkan Kroasia untuk Tantang Spanyol

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:52
Hasil Piala Dunia: Babat Austria, Spanyol Melenggang ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Babat Austria, Spanyol Melenggang ke 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:11
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.