• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Perempuan sebagai Motor Penggerak Perlindungan Awak Kapal Perikanan

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 8 Maret 2021 - 17:13
in Nusantara
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perempuan merupakan mitra sejajar laki-laki yang memiliki peran dalam pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Hasil studi SAFE Seas Project Filipina tentang “Pengaruh Kerja Paksa dan Perdagangan Orang Awak Kapal Perikanan Pada Kerabat Perempuan” turut menunjukan bahwa perempuan dalam rumah tangga Awak Kapal Perikanan (AKP) memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan terkait keuangan rumah tangga termasuk dalam pengajuan negosiasi pinjaman.

BacaJuga:

Resmi Efektif, Slamet Riyadi Jabat Direktur Bisnis Bank Banten Mulai 1 Juli 2026

MWT di Jatim, Iwan Bule Tekankan Layanan Humanis dan Pemberdayaan Berkelanjutan

Perangi Rokok Ilegal, Bea Cukai Cilacap Musnahkan Barang Bukti Bernilai Rp1,31 Miliar

Hari Perempuan Internasional dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 8 Maret untuk memperingati perjuangan perempuan di seluruh dunia dalam mendorong perdamaian, keadilan, kesetaraan dan pembangunan.

Stefi Hiborang adalah seorang istri dari AKP asal Pulau Lembeh, Sulawesi Utara. Sebagai istri AKP, Stefi terbiasa untuk ditinggal suaminya karena tuntutan sebagai AKP yang harus melaut selama berbulan-bulan. Stefi mengetahui pekerjaan AKP berat, berbahaya dan pemenuhan hak tenaga kerjanya masih sering terabaikan.

Sebagai perempuan modern, Stefi percaya bahwa dirinya memiliki peran yang penting untuk memperjuangkan kesejahteraan keluarganya dan juga istri AKP lainnya yang memiliki nasib sama dengan dirinya.

Stefi bergabung di Serikat Awak Kapal Perikanan Sulawesi Utara (SAKTI) sejak Oktober 2020 untuk lebih mengetahui tentang isu-isu yang dihadapi AKP terkait hak dan kewajiban kerjanya, dan mengadvokasi ke pemerintah daerah untuk lebih banyak memberikan perhatian terkait perlindungan ketenagakerjaan.

Selama bergabung di dalam SAKTI, Stefi menjadi lebih paham tentang perlindungan AKP, dan dapat menyuarakan hak-hak suaminya. Pengetahuan yang didapatkan Stefi dijadikan aksi kolektif bersama dengan istri dan kerabat perempuan AKP lainnya untuk menyebarluaskan informasi hak AKP secara lisan dan juga melalui Facebook dan WhatsApp.

Melalui aksi ini, hak AKP yang hilang dapat terpenuhi – dan untuk suami Stefi, kini hak Tunjungan Hari Raya (THR) sudah didapatkan.

“Memang dulunya kami tidak tahu apa-apa soal aturan maupun undang-undang terkait perlindugan awak kapal perikanan dan hanya pasrah menerima keadaan yang terjadi dan tidak tahu pada siapa akan kami adukan persoalan suami kami sebagai pekerja AKP,” jelasnya.

Di Jawa Tengah, perjuangan perlindungan AKP juga dilakukan oleh Taruni, istri seorang AKP migran di kapal asing Peru, Amerika Serikat asal Desa Kramat, Kabupaten Tegal.

Suaminya berangkat sejak bulan Maret 2019 dan baru kembali ke Indonesia pada Januari 2021 karena perusahaan menahan suami dan kru lainnya selama setahun akibat pandemi coronavirus disease (Covid-19). Selama penahanan, suami Taruni tidak mendapatkan jaminan sosial dan harus menunggu gaji cair dalam 6 bulan dengan dibayarkan secara cicilan.

Taruni berjuang mencari jalan keluar agar suaminya bisa pulang ke Indonesia dengan mendatangi Fishers Center, tempat informasi, edukasi dan rujukan perlindungan AKP yang berlokasi di Kota Tegal. Melalui bantuan rujukan dari Fishers Center, Taruni melaporkan masalah yang dialami suaminya ke pemerintah dan KBRI Peru untuk membantu proses pemulangan.

Melalui pendekatan inklusif yang dilakukan SAFE Seas Project, Stefi, Taruni, istri dan kerabat perempuan AKP lainnya dapat menginspirasi semua orang untuk menjadi penggerak perubahan untuk perlindungan AKP, dan mendorong perempuan untuk bisa memperjuangan keadilan untuk perempuan dan juga laki-laki.

Keberadaan SAFE Seas Project berdampak besar untuk peningkatan pengetahuan terkait payung hukum untuk menjamin kesejahteraan AKP baik pengupahan, kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja.

“Sosialisasi dan edukasi yang kami dapatkan terus kami galakkan kepada para kelompok dan AKP di kota Bitung guna mencegah terjadinya kerja paksa dan perdagangan orang di kapal penangkapan ikan,” tegas Stefi. (ibs)

Tags: AKPSAFE Seas Project

Berita Terkait.

Slamet-Riyadi
Nusantara

Resmi Efektif, Slamet Riyadi Jabat Direktur Bisnis Bank Banten Mulai 1 Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:10
MWT di Jatim, Iwan Bule Tekankan Layanan Humanis dan Pemberdayaan Berkelanjutan
Nusantara

MWT di Jatim, Iwan Bule Tekankan Layanan Humanis dan Pemberdayaan Berkelanjutan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:13
Pemusnahan
Nusantara

Perangi Rokok Ilegal, Bea Cukai Cilacap Musnahkan Barang Bukti Bernilai Rp1,31 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:55
Barbuk
Nusantara

Aksi Cepat Bea Cukai Pantoloan Hentikan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:25
BC-Jateng
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Daya Saing Industri Garmen Lewat Fasilitas Kawasan Berikat

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:33
Rokok
Nusantara

Operasi ASAP Berhasil, Bea Cukai Ambon Amankan Rokok Ilegal Bernilai Rp43,3 Juta

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2151 shares
    Share 860 Tweet 538
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1646 shares
    Share 658 Tweet 412
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
Ramos
Olahraga

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Editor Juni Armanto
Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Kroasia Zlatko Dalic memilih irit bicara setelah timnya tersingkir secara tragis akibat kekalahan 2-1 dari Portugal...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:02
Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Portugal Singkirkan Kroasia untuk Tantang Spanyol

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Portugal Singkirkan Kroasia untuk Tantang Spanyol

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:52
Hasil Piala Dunia: Babat Austria, Spanyol Melenggang ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Babat Austria, Spanyol Melenggang ke 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:11
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.