• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Soal Penggunaan Pinjaman Rp4,1 T, INDEF Sebut Pemprov Banten Tak Punya Skala Prioritas

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 6 Maret 2021 - 14:07
in Nusantara
Ilustrasi. Ist

Ilustrasi. Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dana pinjaman daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten senilai Rp4,1 triliun kepada PT. SMI dikritisi oleh Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

Pengamat INDEF Nailul Huda mengatakan, dana pinjam dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi yang dialokasikan khusus untuk insfratuktur, dinilai tidak efektif. Pemprov Banten bahkan disebut tak memiliki skala prioritas dan hati nurani dalam menentukan kebijakan. Sebab, banyak masyarakat yang kesusahan ekonomi akibat virus Corona. Sehingga, tingkat konsumsi masyarakat menjadi berkurang.

BacaJuga:

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis dalam Koper Penumpang dari Thailand

Bea Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp827 Juta

“Kalau Rp4,1 triliun itu digunakan untuk infrastruktur, tidak ke Bansos, UMKM, pekerja terdampak, secara hukum tidak apa-apa. Tapi menurut saya, kebijakan Pemprov tidak ada hati nurani dan tidak ada prioritas kebijakan. Saya rasa kebijakan insfratuktur tidak tepat sasaran dan menunjukkan bahwa Pemprov Banten tidak kredibel, tidak punya skala prioritas dalam penanganan pandemi,” katanya saat dihubungi, Sabtu (6/3/2021).

Ia menjelaskan, dalam dokumen pemerintah tentang pinjaman dana PEN, tidak disebutkan secara rinci peruntukan penggunaan anggaran. Namun seharusnya, Pemprov Banten dapat melihat skala prioritas masyarakat dalam menghadapi pandemi, seperti kesehatan, penanganan Covid-19, insentif tenaga kesehatan, biaya pengobatan pasien. Jika perlu, bangun rumah sakit darurat. Kemudian bantuan UMKM dan Bansos.

“Nggak ada multiyears efek dari pembangunan itu. Kecuali dana PEN dikhususkan Bansos, UMKM, serta pekerja terdampak, itu lebih efektif untuk meningkatkan perekonomian. PEN lebih efektif ke arah situ. Alasannya kalau kita lihat bahwa covid menyerang kesehatan. Di sisi lain UMKM bisa tertekan juga. Maka harus dibantu permodalannya. Itu yang harus dibantu oleh pemerintah,” jelasnya.

Nailul berujar, dana pinjaman untuk membangun sport center dan jalan yang menghabiskan anggaran besar, tidak menyentuh langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Padahal, tidak sedikit warga yang kehilangan mata pencarian akibat virus Corona.

“Yang penting membangun saja, seperti sport center gitukan. Proritas kebijakan buat orang kecil. Itulah sebenarnya yang terjadi. Saya berharap DPRD bisa mengimbangi dan bersuara, harus bantu masyarakat terdampak,” ujarnya.

Berdasarkan data secara nasional, lanjut Nailul, daya konsumsi masyarakat setelah dilanda pandemi minus tiga (-3) persen. Seharusnya, hal itu menjadi perhatian pemerintah daerah. Daya beli masyarakat dapat meningkatkan, dengan adanya bantuan langsung kepada masyarakat.

“Yang terdampak itu dari sisi pendapatan, konsumsi masyarakatnya. Konsumsi masyarakat terdampak cukup mendalam. Secara nasional minus 3 persen. Harusnya konsumsi masyarakatnya ditingkatkan lewat bantuan langsung, yang menunjang permintaan masyarakat,” terangnya. (son)

Tags: IndefPemprov Banten

Berita Terkait.

Pelayanan
Nusantara

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06
Pemeriksaan
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis dalam Koper Penumpang dari Thailand

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:25
BMMN
Nusantara

Bea Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp827 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:44
Latihan
Nusantara

Srikandi PLN Nusantara Power Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Perempuan di Koto Panjang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:04
opini
Nusantara

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45
sigit
Nusantara

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.