• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Indonesia-UEA Perkuat Kerja Sama Bidang Ekonomi Kreatif

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 6 Maret 2021 - 02:35
in Ekonomi
Indonesia-UEA perkuat kerja sama bidang ekonomi kreatif. (ANTARA)

Indonesia-UEA perkuat kerja sama bidang ekonomi kreatif. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sepakat melakukan kerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA) dalam pengembangan ekonomi kreatif, khususnya di subsektor arsitektur, fesyen, desain, seni rupa, dan publikasi.

“Saya yakin bahwa ikatan bilateral Indonesia dan Uni Emirat Arab akan makin kuat karena ada perjanjian G-to-G yang ditandatangani hari ini, dua di antaranya adalah kerja sama di bidang ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga Uno seperti dilansir Antara, Jumat (5/3/2021).

BacaJuga:

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dan Menteri Kebudayaan dan Pemuda UEA Noura bint Mohammed Al Kaabi yang diselenggarakan secara hybrid dari Manado dan Abu Dhabi.

Penandatanganan MoU juga disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis, dan Menteri Energi dan Infrastruktur UAE Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei dalam acara “Indonesia-Emirates Amazing Week (IEAW) 2021 di Jakarta.

IEAW 2021 diinisiasi oleh KBRI Abu Dhabi bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan berbagai kementerian/lembaga terkait sebagai upaya dalam meningkatkan kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara.

Pembahasan MoU Ekraf telah dirintis sejak penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2018 di Bali yang merupakan konferensi pertama tingkat dunia di bidang ekonomi kreatif yang diinisiasi oleh Indonesia sebagai payung hukum penyelenggaraan WCCE kedua di Dubai yang direncanakan berlangsung pada bulan Desember 2021 dalam rangkaian World Expo 2021.

Selain penandatanganan MoU bidang ekonomi kreatif, di acara IEAW 2021 juga dilakukan penandatanganan Technical Arrangement WCCE 2021 (TA WCCE 2021) oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya dengan Undersecretary MCY (Ministry of Culture and Youth) UAE Mubarak Al Nakhi secara virtual.

TA WCCE 2021 bertujuan untuk mendefinisikan peran dan tanggung jawab di antara para pihak terkait dengan persiapan dan penyelenggaraan WCCE 2021.

Sandiaga mengatakan bahwa Indonesia selaku pionir penyelenggaraan WCCE merasa bangga atas rencana UEA untuk menyelenggarakan WCCE berikutnya di Dubai dalam rangkaian World Expo 2021.
Oleh karena itu, baik MoU maupun Technical Arrangement dokumen WCCE sebagai momentum yang pas dengan situasi saat ini.

“Tidak hanya sebagai payung, tetapi sekaligus membuktikan komitmen kami untuk memperluas kerja sama ke bidang lain, seperti arsitektur, fesyen, desain, seni rupa, dan publikasi,” ujar Sandiaga.

Menparekraf mengemukakan bahwa penyelenggaraan WCCE 2021 juga bertepatan dengan peringatan International Year of Creative Economy 2021 (IYoCE 2021) yang merupakan inisiasi Indonesia dan disepakati sebagai Resolusi PBB pada tahun 2019, yang menekankan peran penting ekonomi kreatif dalam mendorong tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Saya sependapat bahwa WCCE 2021 dan program-program yang akan datang akan mengusung semangat inclusively creative. Ekonomi kreatif mendobrak semua batas lokasi geografis, modal, gender, dan di antara banyak kendala konvensional lainnya,” kata Sandiaga.

“Saya optimistis, ekonomi kreatif akan memimpin dan menawarkan berbagai solusi kepada kita dalam beradaptasi dengan dunia baru ini, terutama terkait dengan terakselerasinya digitalisasi yang kuat,” kata Sandiaga.

Menteri Kebudayaan dan Pemuda UEA Noura Bint Mohammed Al Kaabi mengatakan bahwa Uni Emirat Arab dan Indonesia merupakan contoh dari keberagaman agama dan budaya, toleransi, dan moderasi.

“Nilai-nilai tersebut yang mengikat kami dan memudahkan kami untuk bekerja sama mencapai kepentingan bersama, khususnya berkaitan dengan ekonomi kreatif, yang merupakan pilar dari pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Ia melanjutkan, “Sebagaimana saat ini dunia sedang menghadapi situasi yang menantang karena adanya pandemi Covid-19, kita perlu mengubah tantangan tersebut menjadi peluang untuk inovasi.”

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis percaya bahwa MoU kerja sama ekonomi kreatif antara Indonesia dan UEA akan membuka banyak kesempatan untuk saling bertukar ide dan pengalaman untuk industri kreatif di kedua negara. (wib)

Tags: Ekonomi Kreatifkemenparekraf

Berita Terkait.

knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28
Budianto-Chandra
Ekonomi

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:09
Penumpang-Pesawat
Ekonomi

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:18
Mata-Uang
Ekonomi

Tekanan Eksternal Mengganas, Rupiah Melemah di Tengah Alarm Krisis Energi

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:47
Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44
Transaksi
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1515 shares
    Share 606 Tweet 379
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.