• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28
in Ekonomi
knecks

Ilustrasi - Nasabah generasi muda melakukan transaksi non-tunai menggunakan kartu debit di tengah meningkatnya tren layanan keuangan digital. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Transformasi digital yang melaju cepat menjadi tantangan serius bagi industri keuangan syariah di Indonesia. Di tengah perubahan perilaku masyarakat yang makin mengutamakan kecepatan dan kemudahan layanan, pendekatan berbasis label halal dinilai belum cukup untuk memenangkan persaingan.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat, menegaskan bahwa lembaga keuangan syariah harus segera berbenah dan menghadirkan layanan yang kompetitif di era digital.

BacaJuga:

Changan Kantongi 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Sumbang 78 Persen

15 Tahun Berlayar, BAg Terus Perkuat Keandalan Transportasi Energi Indonesia

Produksi Minyak Nasional di Kisaran 600 Ribu BOPD, 8 Insentif Hulu Migas Didorong

“Faktor religiusitas penting, tetapi itu saja tidak cukup. Lembaga keuangan syariah harus mampu menghadirkan layanan yang benar-benar kompetitif,” ujar Emir kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, pola pikir masyarakat kini telah berubah. Faktor praktis menjadi pertimbangan utama dalam memilih layanan keuangan, terutama di kalangan muda yang terbiasa dengan layanan serba cepat dan instan.

“Masyarakat sekarang memilih layanan yang cepat, mudah, nyaman, dan bisa diakses kapan saja. Jadi layanan syariah harus bisa setara, bahkan lebih baik dibanding layanan konvensional,” tegasnya.

Ia menilai bank-bank konvensional saat ini unggul karena berhasil membangun akses layanan hingga ke tingkat daerah melalui jaringan agen maupun platform digital. Kedekatan itulah yang membuat masyarakat lebih familiar menggunakan layanan konvensional dalam aktivitas sehari-hari.

“Kalau masyarakat merasa layanan konvensional lebih praktis dan lebih dekat dengan kebutuhan mereka, maka itu yang akan dipilih,” ucap Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) itu.

Karena itu, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tidak bisa hanya mengandalkan edukasi atau kampanye nilai-nilai religius semata. Menurut Emir, penguatan ekosistem dan kualitas layanan menjadi kunci utama agar industri syariah mampu tumbuh lebih luas.

Ia menekankan bahwa inovasi digital, kemudahan akses, hingga pengalaman pengguna harus menjadi perhatian utama lembaga keuangan syariah jika ingin menarik minat generasi muda.

“Edukasi penting, tetapi harus dibarengi dengan layanan yang benar-benar kompetitif. Industri syariah harus hadir sebagai solusi yang modern, praktis, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” tambahnya. (her)

Tags: Ekonomi SyariahIAEIIndustri SyariahKNEKS

Berita Terkait.

Changan
Ekonomi

Changan Kantongi 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Sumbang 78 Persen

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:06
Kapal-BAg
Ekonomi

15 Tahun Berlayar, BAg Terus Perkuat Keandalan Transportasi Energi Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:05
Perwira-Pertamina
Ekonomi

Produksi Minyak Nasional di Kisaran 600 Ribu BOPD, 8 Insentif Hulu Migas Didorong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:03
Petugas-Pertamina
Ekonomi

Jargas PGN Layani 4.545 Rumah di Sleman, Bantu Tekan Biaya Operasional Usaha

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:01
Agus-Haryoto-Widodo
Ekonomi

Saldo Simpeda Tembus Rp74,86 Triliun, Asbanda Dorong Transformasi ke Tabungan Digital

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20
omoda
Ekonomi

OMODA O4 Tawarkan Jarak Tempuh 611 Km dan Teknologi AI, Berapa Harganya di Indonesia?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:11

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.