• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Data Satgas Penanganan Covid-19 Kasus Aktif Jateng Dipertanyakan

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 27 Februari 2021 - 05:15
in Nusantara
Sejumlah pengunjung menikmati suasana senja di sekitar GBIP Immanuel atau Gereja Blenduk di tengah pandemi Covid-19 di Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). Foto: Antara/Aji Styawan/pras

Sejumlah pengunjung menikmati suasana senja di sekitar GBIP Immanuel atau Gereja Blenduk di tengah pandemi Covid-19 di Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/7/2020). Foto: Antara/Aji Styawan/pras

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Data yang digunakan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 terkait dengan jumlah kasus aktif di Provinsi Jateng dan Kota Surakarta dipertanyakan.

“Ini jangan-jangan beliau keliru, bahwa 7.354 itu mungkin seluruh Jawa Tengah, catatan saya yang di Solo itu hanya 278 kasus aktif sehingga tidak mungkin kasus aktif di Solo ada 7.354 kasus, sedangkan di Jateng hanya 6.881 kasus berdasarkan data di corona.jatengprov.go.id,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Semarang, Jumat (26/2/2021), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Erupsi Gunung Dukono

Operasi SAR 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono Dilanjutkan

Responsif dan Inklusif, PetroChina Jadi Contoh Praktik Ketenagakerjaan di Jambi

Menurut dia data yang disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covdi-19 Wiku Adisasmito itu semakin meragukan jika menilik angka kumulatif sejak Maret 2020 hingga Jumat (26/2) ini di mana jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Surakarta sebanyak 4.862 kasus.

“Maka sekali lagi, angka 7.354 rasa-rasanya harus dikoreksi. Kenapa? karena kalau itu nanti disampaikan ceritanya akan beda. Nanti bikin kepanikan baru warga di sana, wah… Solo tertinggi, padahal tidak gitu lho,” katanya.

Terkait dengan hal itu, ia berharap Satgas Penanganan COVID-19 lebih berhati-hati lagi dalam merilis data sebab hal ini sudah terjadi beberapa kali dan dirinya bahkan siap membantu untuk menyinkronkan data.

“Mudah-mudahan bisa menjadi koreksi bagi Prof Wiku dan teman-teman yang me-‘launching’ data, kalaulah perlu mengonfirmasi data kepada kami. Kami siap kok untuk membantu, maka agak berhati-hati sedikit,” katanya.

Terlepas dari itu, ia meminta pada warganya untuk memantau perkembangan kasus COVID-19 Jawa Tengah di laman resmi yang dikelola Pemprov Jateng yakni corona.jatengprov.go.id.

“Sebenarnya lihat saja di corona.jatengprov.go.id karena sebenarnya itu angka yang kami perbandingkan. Ada angka yang dari pusat, ada angka yang dari kami, dan tinggal diperbandingkan saja. Nanti selisih-selisih itu bisa kita konfirmasi,” kata Ganjar. (arm)

Tags: covid-19jatengSatgas Covid-19

Berita Terkait.

Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Erupsi Gunung Dukono
Nusantara

Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Erupsi Gunung Dukono

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:45
Operasi SAR 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono Dilanjutkan
Nusantara

Operasi SAR 3 Pendaki yang Hilang di Gunung Dukono Dilanjutkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:21
Responsif dan Inklusif, PetroChina Jadi Contoh Praktik Ketenagakerjaan di Jambi
Nusantara

Responsif dan Inklusif, PetroChina Jadi Contoh Praktik Ketenagakerjaan di Jambi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:02
Penyerahan
Nusantara

PetroChina Raih Platinum P2-HIV/AIDS, Bukti Dunia Usaha Bisa Pimpin Perubahan Kesehatan Pekerja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:10
Instalasi
Nusantara

Tak Lagi Jauh dari Air Bersih: NHM Peduli Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga Kobok

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:27
Tim-SAR
Nusantara

Hari Kedua Pencarian Korban Erupsi Dukono, 2 WNA Terdeteksi di Dekat Bibir Kawah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:07

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.