• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Optimalkan Serap Gabah, Mentan: Kostraling Harus Menjadi Bulog-Bulog Kecil

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 26 Februari 2021 - 20:23
in Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pada Rapat Kostraling di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pada Rapat Kostraling di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Puncak panen raya padi berlangsung pada Maret 2021, diperkirakan seluas 2 juta hektar. Perihal ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat ini tengah menyiapkan upaya nyata untuk mengamankan produksi beras nasional dan harga di tingkat petani yang menguntungkan yakni menjadikan Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling) sebagai Bulog-Bulog kecil.

“Saya minta Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras,- red) bantu saya. Kita Kostralingkan penggilingan-penggilingan padi skala kecil untuk menyerap gabah, menghasilkan beras berkualitas dan harga jual tingkat petani agar memperoleh keuntungan. Karena itu, saya minta Kostraling menjadi Bulog-Bulog kecil,” ujar Syahrul, pada Rapat Kostraling di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

BacaJuga:

Skuad Final Timnas untuk Piala AFF Dirilis: Rizky Ridho, Marselino dan Beckham Masuk

Kemendagri Jalin Sinergi dengan KPK Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah

Pelayanan Publik Masuk Babak Baru, GNPP Usung Konsep Omni-Channel dan Digital

Dia menjelaskan Kostraling adalah pioner dari penggilingan-penggilingan padi skala kecil untuk serap gabah dan menjaga harga di tingkap petani. Oleh karena itu, selain sebagai Bulog-Bulog kecil, Kostraling juga harus naik kelas, dari mengamankan stok, harga dan kualitas, juga harus sampai pada tingkat melakukan ekspor sehingga harus bisa menghasilkan beras super premium dengan kemasan yang memenuhi standar pasar internasional.

“Pandemi Covid 19 ini memang membuat perekonomian semua negara ambruk. Tapi dibalik ini, ada manfaat yang bisa kita petik. Misalnya, harga beras dunia naik, sehingga ini yang menjadi peluang kita untuk melakukan ekspor,” bebernya.

“Oleh karena itu, saya minta kita semua yakni dinas pertaniam seluruh Indonesia dan Perpadi kita harus bersinergi. Kita tidak boleh saling menyalahkan, tidak yang merasa hebat sendiri, tapi semua butuh sinergi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan memotret masalah yang akan muncul,” pinta Syahrul.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi optimistis dengan bersinergi dengan Perpadi, perbankan dan pemangku kepentingan lainnya dapat meningkatkan kelas Kostraling. Sesuai arahan Mentan SYL, Kostraling segera dijadikan Bulog-Bulog kecil sehingga serap gabah petani untuk menjamin stok beras nasional terjamin dan harga beras petani pun ikut terjamin.

“Pemerintah memberikan dukungan bantuan Rice Milling Unit, mesin pengering dan pembiayaan melalui dana KUR yang memadai agar Kostraling berjalan profesional dan modern,” ujarnya.

“Bantuan ini utamanya untuk kelompok tani pengelola penggilingan skala kecil dengan tujuan meningkatkan kualitas produk beras yang dihasilkan dan tentunya menjadikan mereka lebih modern,” imbuh Suwandi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso mendorog upaya Kementan dalam membangun korporasi petani khususnya petani beras yang di dalamnya berperan Kostraling. Program korporasi petani padi dengan klaster 400 hingga 500 hektar sangat bermanfaat bagi penggilingan padi skala kecil.

“Impementasi sinerginya yakni antara petani dengan penggilingan, BUMDES, koperasi dan Bulog harus benar-benar dioptimalkan. Dengan begitu, korporasi petani dapat kita bangun dengan baik,” tuturnya. (arm)

Tags: KementanKomando Strategi Penggilingan Padi

Berita Terkait.

squad
Nasional

Skuad Final Timnas untuk Piala AFF Dirilis: Rizky Ridho, Marselino dan Beckham Masuk

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:13
to
Nasional

Kemendagri Jalin Sinergi dengan KPK Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:12
rini
Nasional

Pelayanan Publik Masuk Babak Baru, GNPP Usung Konsep Omni-Channel dan Digital

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:02
kopdes
Nasional

Kemenkop Tekankan Peran Strategis Manajer dalam Menentukan Keberhasilan KDKMP, Bukan Sekadar Modal

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36
sekjen
Nasional

Sekjen Kemendagri Ajak Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Berulang dan Hadirkan Inovasi Nyata

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:24
tito
Nasional

Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1375 shares
    Share 550 Tweet 344
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2842 shares
    Share 1137 Tweet 711
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.