• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Le Minerale Inisiasi Tingkatkan Serapan Daur Ulang Plastik PET untuk Dukung Pemerintah

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 24 Februari 2021 - 17:53
in Gaya Hidup
Diskusi Hari Peduli Sampah Nasional.

Diskusi Hari Peduli Sampah Nasional.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sampah plastik masih menjadi permasalahan besar yang harus segera ditangani di Indonesia. Faktanya, pada tahun 2020 lalu Indonesia memproduksi sebanyak 67,8 juta ton sampah. Dari jumlah tersebut, sekitar 15% nya merupakan sampah plastik.

Dalam industri daur ulang plastik, PET merupakan jenis plastik berkualitas tinggi yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan juga memiliki peran krusial dalam ekonomi sirkular. Untuk itu, Le Minerale bekerja sama dengan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) dan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) melakukan inisiasi pilot project Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional, Selasa, (23/02/2021).

BacaJuga:

Bikin Heboh! Kakak Jin BTS Muncul di YouTube, Netizen Korea Langsung Terbelah

Demi Istri atau Terlalu Protektif? Moon Heejun Akui Larang Soyul Gendong Bayi Selama 100 Hari

2 Aktor Ini Kembali Dipasangkan dalam Drama BL Bernuansa Hubungan Keluarga

Kerjasama multi stakeholder ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan angka daur ulang plastik PET nasional di atas 20% menuju masa depan yang lebih baik dengan mampu menjaga lingkungan, keamanan pangan dan sirkular ekosistem kehidupan berkelanjutan. Kerjasama ini juga akan mengedukasi dan mendukung waste management di rumah dan lingkungan masyarakat.

IPI berperan sebagai pengepul sampah yang mengoleksi sampah plastik dan galon. Saat ini IPI telah membina 3,7 juta orang anggota di 25 Provinsi seluruh Indonesia. Sementara ADUPI mempunyai peran melakukan pengolahan sampah plastik menjadi bahan baku untuk dijadikan produk baru yang bernilai ekonomi tinggi

Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rosa Vivien Ratnawati, SH., M.Sc, yang turut hadir dalam Konferensi Pers virtual, mengapresiasi kerja sama multi stakeholder dalam menggerakan ekonomi sirkular nasional tersebut. Ia memaparkan dalam pengelolaan sampah, KLHK mendukung tiga pendekatan yang dipakai dalam tema Hari Peduli Sampah Nasional tahun ini yakni zero waste, advance teknologi dan sirkular ekonomi.

Dalam pengelolaan sampah ini, lanjut Vivien, butuh komitmen semua pihak dan tidak mungkin diselesaikan hanya dengan single approach saja karena Indonesia adalah negara besar.

“Tidak bisa hanya 1 approach yang menjadi solusi, semua stakeholder harus mengandalkan dan mendukung 3 approach tersebut sebagai solusi nasional. KLHK merasa pendekatan Le Minerale, ADUPI dan IPI sudah tepat, karena menciptakan nilai tambah ekonomi baru dan bermanfaat secara sosial. Kita harus percaya bahwa semua langkah kecil yang kita lakukan akan berdampak besar pada lingkungan,” papar Vivien.

“MoU ketiga pihak ini menjadi langkah nyata dari Le Minerale, seperti halnya aksi membangun Bank Sampah. “Melakukan Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional dengan ADUPI & IPI untuk memastikan plastik PET masuk ke dalam ekonomi sirkular ini sangat sesuai dengan hari Peduli Sampah.” ungkapnya

Sustainability Director PT Tirta Fresindo Jaya, Ronald Atmadja, mengatakan, Le Minerale ingin berkontribusi meningkatkan daur ulang sampah plastik. “Termasuk berkomitmen tinggi untuk mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan sampah yang bersinergi. Kerjasama antar ketiga pihak ini diharapkan semakin luas dan bermanfaat,” tuturnya.

Inisiatif Le Minerale beserta para mitra ini juga diharapkan dapat menjadi solusi tepat dalam mengatasi permasalahan sampah plastik. Ronald menyebut bahwa komitmen Le Minerale untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan, dimana memberi manfaat bagi semua pihak yang tetap mengedepankan segala aspek, baik dari lini keamanan, kesehatan dan lingkungan.

Ketua Umum ADUPI, Christine Halim menyatakan bahwa Industri daur ulang memerlukan sampah plastik PET dalam jumlah besar. Dalam catatan ADUPI, setiap tahunnya permintaan PET meningkat rata-rata 7 Persen. Angka ini termasuk dalam kondisi saat pandemi Covid-19. PET menjadi primadona karena bernilai jual tinggi dan menjadi rebutan pemulung. Seperti botol dan gallon PET Le Minerale yang jernih, mudah di daur ulang untuk menjadi barang bermanfaat seperti polyester, dakron sintetis, geotextile, bantal, baju winter, kancing, dll.

Menurut Christine, plastik PET dapat didaur ulang hingga 50 kali dan menghemat bahan baku produksi. “Tren permintaan ekspornya pun terus naik. Ini sejalan dengan program pemerintah dalam menjadikan sampah bahan baku ekonomi dan plastik sekali pakai tidak masalah apabila manajemen sirkular ekonomi dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum IPI, Prispolly Lengkong mengatakan bahwa melalui kerja sama ini Le Minerale telah membantu menyejahterakan pemulung di tanah air, memanusiakan dan meningkatkan harkat pemulung secara berkesinambungan. “Sehingga ada sinergi antara produsen dan pelaku di bawah, terutama para pemulung yang merupakan pemeran utama dalam mengumpulkan sampah plastik untuk didaur ulang,” paparnya.

“Le Minerale meyakini, untuk masa depan inovasi tidak hanya sebatas dari kualitas barang yang diproduksi saja. Melainkan juga inovasi cara pengelolaan sampah plastik yang bersinergi dan optimal menjadi barang bernilai ekonomi tinggi,” tutup Ronald. (ibs)

Tags: ADUPILe MineralePlastik PETSampah plastik

Berita Terkait.

jin
Gaya Hidup

Bikin Heboh! Kakak Jin BTS Muncul di YouTube, Netizen Korea Langsung Terbelah

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:06
moon
Gaya Hidup

Demi Istri atau Terlalu Protektif? Moon Heejun Akui Larang Soyul Gendong Bayi Selama 100 Hari

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:27
an
Gaya Hidup

2 Aktor Ini Kembali Dipasangkan dalam Drama BL Bernuansa Hubungan Keluarga

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:30
kpop
Gaya Hidup

Grammy Buka Kategori Musik Pop Asia, BTS dan BLACKPINK Berpeluang Pecah Telur

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:20
suga
Gaya Hidup

Baru Dua Pekan Menghilang, Suga BTS Muncul Bak Binaragawan, ARMY Heboh

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:11
lion
Gaya Hidup

2 Ribu Pelari Diajak Berlari Sambil Berdonasi untuk Masa Depan Anak Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:36

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7124 shares
    Share 2850 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.