• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Prancis, Jerman dan Inggris Kecam Industri Uranium Iran

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 13 Februari 2021 - 10:55
in Internasional
Sebuah bangunan yang rusak setelah kebakaran di Fasilitas Nuklir Natanz Iran, di Iran, 2 Juli 2020. (ANTARA/REUTERS)

Sebuah bangunan yang rusak setelah kebakaran di Fasilitas Nuklir Natanz Iran, di Iran, 2 Juli 2020. (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Prancis, Jerman, dan Inggris menyalahkan keputusan Iran untuk memproduksi logam uranium, yang mereka sebut melanggar komitmen yang dibuat oleh Teheran kepada komunitas internasional.

Pengawas nuklir PBB mengatakan bahwa Iran telah menindaklanjuti rencananya untuk membuat logam uranium, yang menurut Teheran akan digunakan untuk membuat bahan bakar reaktor penelitian tetapi juga dapat digunakan sebagai senjata nuklir.

BacaJuga:

Business Gathering di Montreal Harapkan Ratifikasi ICA-CEPA

Hancurkan Misi Kemanusiaan, Israel Bajak Armada Global Sumud dan Tahan 2 Aktivis

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam

Langkah tersebut merupakan pelanggaran terbaru Iran atas kesepakatan nuklir 2015 dengan negara-negara besar dunia. Teheran memulai pelanggaran bertahap terhadap pakta tersebut, yang juga dikenal dengan akronim JCPoA, setelah Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan tersebut pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran.

“Kami mendesak Iran untuk menghentikan kegiatan ini tanpa penundaan dan tidak mengambil langkah baru yang tidak patuh pada program nuklirnya. Dalam meningkatkan ketidakpatuhannya, Iran merusak kesempatan untuk diplomasi baru yang sepenuhnya mewujudkan tujuan JCPOA,“ kata tiga negara Eropa itu (E3), seperti dikutip Antara, Sabtu (13/2/2021).

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menolak pernyataan E3 dan menyatakan posisi Iran dalam melanggar pakta itu sejalan dengan paragraf 36 dari kesepakatan yang mengatur tindakan yang dapat diambil satu pihak, jika pihak ini yakin bahwa pihak lain tidak memenuhi kewajiban. “Apakah mitra E3 kami pernah membaca paragraf 36 dari JCPOA dan banyak surat Iran atas dasar itu?,” kata Zarif di Twitter.

“Dengan logika apa tanggung jawab Iran untuk menghentikan langkah-langkah perbaikan yang dilakukan setahun penuh setelah AS menarik diri dari dan terus melanggar JCPOA? Apa yang telah E3 lakukan untuk memenuhi tugas mereka?” katanya. (wib)

Tags: InggrisIranJermanPrancis

Berita Terkait.

Business Gathering di Montreal Harapkan Ratifikasi ICA-CEPA
Internasional

Business Gathering di Montreal Harapkan Ratifikasi ICA-CEPA

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:06
kapal
Internasional

Hancurkan Misi Kemanusiaan, Israel Bajak Armada Global Sumud dan Tahan 2 Aktivis

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:11
Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam
Internasional

Turki Tutup Wilayah Udara Dilewati Pemimpin Israel, Penerbangan Isaac Herzog Dialihkan hingga 8 Jam

Selasa, 28 April 2026 - 23:49
Abbas-Araghchi
Internasional

Menlu Iran Temui Putin di Rusia, Bahas Solusi Konkret Konflik Timur Tengah

Senin, 27 April 2026 - 11:01
Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta
Internasional

Temui Wakil Wali Kota Seoul, Pramono Bahas K-Food hingga K-Pop dan Konser BTS di Jakarta

Minggu, 26 April 2026 - 23:54
Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata
Internasional

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata

Minggu, 26 April 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3628 shares
    Share 1451 Tweet 907
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1287 shares
    Share 515 Tweet 322
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2565 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.