• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Sebut Larangan WNA Masuk Indonesia Jangan Dibuka Dulu

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 10 Februari 2021 - 16:26
in Nasional
Politisi Partai Demokrat Bramantyo Suwondo.

Politisi Partai Demokrat Bramantyo Suwondo.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Politisi Partai Demokrat Bramantyo Suwondo menegaskan, penanganan Covid-19 di Indonesia harus lebih fokus pada kasus di dalam negeri. Sebab, semakin tidak terkendalinya pandemi Covid-19 akan berdampak pada perekonomian di dalam negeri.

“Pemerintah harus fokus dulu pada penanganan Covid-19 ini. Dengan cara larangan masuk warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia tetap diberlakukan,” ujar Bramantyo Suwondo melalui gawai, Rabu (10/2/2021).

BacaJuga:

JPPI: Perombakan BGN Tak Selesaikan Akar Masalah MBG

Atasi Kebuntuan Organisasi, KOWANI Gelar KLB di Jakarta

Kepala BGN Berganti, DPR Ingatkan MBG Jangan Melebar dari Sasaran Utama

Anggota Komisi X DPR RI ini khawatir dengan masuknya WNA ke dalam negeri akan menimbulkan masalah, khususnya WNA untuk turis yang belum memiliki hak tinggal atau kitas di Indonesia. Tentu kedatangan WNA tersebut, menurutnya, akan terjadi transfusi atau impor virus Covid-19 dari luar negeri, khususnya WNA dari negara pandemi.

“Di dalam negeri saja angka Covid-19 masih tinggi, maka pemerintah harus fokus menanganinya. Bukan malah membuka larangan WNA masuk ke Indonesia,” tegasnya.

Lebih jauh Bramantyo menyebut, angka Covid-19 di wilayah Indonesia rata-rata masih tinggi. Dengan penanganan secara serius, dikatakannya, angka pandemi tersebut akan turun.

“Di Jakarta angka Covid-19 masih tinggi, di daerah lain mungkin ada yang rendah. Tapi dengan penanganan yang tidak serius, bisa saja angka pandemi di Jakarta turun, tapi di daerah lain malah naik,” terangnya.

Terkait program vaksinasi, ujar Bramantyo, masih banyak masyarakat yang khawatir untuk divaksinasi. Kendati, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang menerima vaksinasi tersebut.

“Vaksinasi masih dirisaukan masyarakat. Apalagi belum ada yang memastikan vaksin ini menjadi obat Covid-19. PR pemerintah itu banyak, ya salah satunya harus meyakinkan masyarakat terkait vaksin Covid-19,” terangnya. (nas)

Tags: DPR RILarangan WNA Masuk Indonesia

Berita Terkait.

Dadan
Nasional

JPPI: Perombakan BGN Tak Selesaikan Akar Masalah MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:26
Kowani
Nasional

Atasi Kebuntuan Organisasi, KOWANI Gelar KLB di Jakarta

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:24
Siswa
Nasional

Kepala BGN Berganti, DPR Ingatkan MBG Jangan Melebar dari Sasaran Utama

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:43
Dadan
Nasional

Sehari Pascapencopotan Pimpinan, Kantor BGN Digeledah Kejagung

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:23
Rini
Nasional

Pelayanan Publik Berbasis Life Event, Solusi untuk Layanan yang Lebih Cepat dan Terintegrasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:03
Polri
Nasional

Revisi UU Polri Dinilai Krusial untuk Antisipasi Modus Kejahatan Siber Modern

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:02

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3518 shares
    Share 1407 Tweet 880
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.